Home / Berita

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:46 WIB

Wali Kota Ambon Sambut Tim Komnas HAM: Tegaskan Komitmen Pemenuhan HAM dalam Pembangunan Daerah

AMBON – Pemerintah Kota Ambon resmi membuka rangkaian Entry Meeting Penilaian Hak Asasi Manusia (HAM) Tahun 2026 bersama Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Selasa (19/05/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kota Ambon, yang pada tahun ini terpilih sebagai salah satu daerah yang dinilai dalam program prioritas nasional tersebut.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Ambon menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ketua Komnas HAM RI, Ibu Anies Hidayah, SH., MH., serta Kepala Biro Dukungan Pemajuan HAM, Endang Sri Melani, yang hadir bersama tim penilai.

“Kehadiran Ibu Ketua dan jajaran adalah sebuah kehormatan besar. Ini memberi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan tanggung jawab dalam memajukan nilai-nilai hak asasi manusia dalam pembangunan daerah,” ujar Wali Kota dalam sambutannya.

Ambon Fokus Wujudkan Kota Inklusif dan Berkelanjutan

Wali Kota menegaskan bahwa penilaian HAM bukan sekadar agenda administratif, tetapi menjadi ruang refleksi dan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk mengukur sejauh mana kebijakan pembangunan telah sejalan dengan prinsip hak asasi manusia.

Baca Juga  Bupati Malteng Bilang Pelajar Tak Hanya Perlu Cerdas, Tapi Juga Harus Sehat

Menurutnya, sejumlah hak dasar harus menjadi prioritas, antara lain:

-Hak atas pendidikan

-Hak atas kesehatan

-Hak atas pekerjaan dan penghidupan layak

-Hak atas lingkungan hidup yang baik

-Hak atas perlindungan perempuan dan anak

-Hak kelompok rentan dan penyandang disabilitas

-Hak atas rasa aman dan keadilan sosial

Ia menegaskan bahwa seluruhnya telah masuk dalam 17 program prioritas Pemerintah Kota Ambon, yang diarahkan untuk mewujudkan Ambon yang manis, inklusif, toleran, dan berkelanjutan dalam lima tahun perencanaan daerah.

“Penilaian ini penting. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan benar-benar menyasar masyarakat, terutama mereka yang terpinggirkan atau rentan mengalami diskriminasi,” tegasnya.

Komnas HAM: Penilaian Ini Pertama Kali Dilakukan Secara Terukur dan Sistematis

Dalam sambutannya, Kepala Biro Dukungan Pemajuan HAM, Endang Sri Melani, menjelaskan bahwa penilaian kepatuhan HAM merupakan langkah strategis untuk mengukur komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan mandat konstitusi dan undang-undang HAM.

Baca Juga  Pemkot Ambon Gelar Doa Bersama Untuk Ambon

Ia menyebutkan bahwa penilaian ini mulai dilakukan sejak tahun 2024 dan menjadi program prioritas nasional. Pada tahun itu, Komnas HAM mulai membangun instrumen penilaian berupa pedoman, indikator, SOP, hingga uji coba pada beberapa kementerian lembaga serta dua pemerintah daerah.

“Penilaian kepatuhan HAM selama ini belum pernah dilakukan secara terukur. Tahun 2024 menjadi tonggak awal, dan tahun 2026 ini prosesnya diperluas ke lebih banyak kementerian, lembaga, dan daerah, termasuk Kota Ambon,” jelasnya.

Harapan Ambon: Kolaborasi, Perbaikan, dan Pendampingan

Wali Kota Ambon berharap kegiatan ini memberikan banyak masukan konstruktif untuk memperbaiki berbagai sektor pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan terkait pemenuhan HAM.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Komnas HAM, terutama dalam penyediaan data, pendampingan, dan penyusunan rekomendasi.

“Kami berharap pendampingan dari Komnas HAM dapat memperkuat kapasitas pemerintah kota. Tujuan akhirnya jelas: menghadirkan pembangunan yang semakin berorientasi pada pemenuhan hak asasi manusia bagi seluruh warga Kota Ambon,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209: Ajakan Bangkitkan Semangat Perjuangan untuk Maluku Gemilang

Berita

Unpatti Lepas 153 Mahasiswa dalam Program “The Journey to Kei Island 2026”

Berita

Wali Kota Bodewin Resmi Buka Soekarno Cup U-17: Dorong Kebangkitan Olahraga dan Bibit Muda Ambon

Berita

Rangkaian Pattimura Festival 2026 Resmi Dibuka, Ambon Canangkan HUT ke-451 dengan Semangat Pembaruan

Berita

Penutupan Peksimika Universitas Pattimura 2026

Berita

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Baru Lulusan Ke-38 Mei 2026

Berita

Rapat Kerja Senat Universitas Pattimura Periode 2026-2030

Berita

Ir. Bob Rachmat Tegaskan Amdal dan Dokumen Lainnya Bukan Formalitas: Pemrakarsa Wajib Bertanggung Jawab Hingga Akhir Operasi