GlobalMaluku.ID,Ambon-Bakal Calon Walikota Ambon Jance Wenno mengembalikan berkas pendaftaran calon Walikota Ambon langsung Pada DPC Partai Nasional Demokrat(Nasdem) Kota Ambon, Selasa(7/5/2024).
Pengembalian berkas tersebut, berlangsung di Kantor Sekertariat DPC Partai Nasdem
Kota Ambon, yang diserahkan langsung Bakal Calon Walikota Ambon 2024,Jance Wenno dan diterima langsung oleh Tim Penjaringan yang didampingi Ketua DPC Partai Nasdem,Moriz Tamaela .
Wenno kepada Wartawan mengakui, dirinya sudah mendaftar diempat Partai.
Ia mengucapkan terima kasih dan ucapan syukur bahwa,tim penjaringan maupun DPD, DPC, Partai Nasdem Kota Ambon bisa menerima beta (saya)dengan baik, ucap Wenno.
“Yang pasti sebagai kandidat kota Ambon beta(saya)sangat berharap sungguh bisa mendapat kepercayaan dari partai Nasdem untuk berjuang bersama-sama ,yaitu dalam bentuk rekomendasi dan sebagai seorang kandidat politisi, beta(saya)sangat memahami soal politisi ini harus mengetahui dan memahami , bukan cuma tambah dan kali, tapi yang terpenting ,dia bisa tahu ,cara berbagi itu yang paling penting, ungkap Wenno
Dan karena itu sebagai seorang politisi, saya sangat berharap sungguh bisa mendapat kepercayaan dari Partai Nasdem dalam bentuk rekomendasi untuk berjuang bersama memenangkan pemilihan di Pilkada kota Ambon, pada tanggal 27 November tahun 2024.
Kata dia, Nantinya kalau mendapat kepercayaan dari Partai Nasdem tentunya, beta sangat siap untuk melaksanakan Visi-Misi dan eforum perjuangan dari Partai Nasdem,itu yang saya harapkan sehingga insya Allah sama dengan kandidat yang lain kita diberlakukan sama, harapnya.
Ketika ditanya awak media terkait calon Wakil Walikota, Weno mengatakan, semuanya ada melalui proses, karena waktunya masih panjang,Sampai dengan hari ini, kurang lebih 7 bulan , di politik ini ,satu hari bisa terjadi perubahan 24 kali, artinya setiap jam bisa terjadi perubahan.
Dan sebagai salah satu Kandidat, saya menyatakan kepada Partai Nasdem, bahwa saya sangat siap untuk bertarung di Pilkada yang akan datang.” Kesiapan ini telah saya lalui dengan tidak lagi mendaftar sebagai calon anggota legislatif di Provinsi Maluku. Oleh karena itu saya telah mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh untuk masuk dalam kontestasi ini, beber Politisi Partai Pelindo tersebut.
Lebih lanjut ia juga katakan, “Saya yakin dan percaya tidak ada yang Mustahil bagi orang-orang yang telah mempersiapkan diri secara baik. Jabatan ini tidak turun dari langit, harus di perjuangkan dan hanya orang-orang yang ulet, hanya orang-orang yang berdoa sungguh-sungguh yang akan memperolehnya. “Muda-mudahan saya salah satu dari orang-orang itu, ungkap Wenno.
Dirinya katakan, kalau Tuhan menghendaki saya terpilih sebagai Walikota Ambon, yang saya pastikan bahwa saya tidak akan ikut terlibat dalam mengurus proyek-proyek yang di biayai oleh APBN maupun APBD kota Ambon.
Saya pantang untuk menerima Vi satu rupiah pun dari para kontraktor dan apalagi kepala dinas di jajaran Perintah Kota Ambon.Kalau Tuhan berkehendaki saya terpilih sebagai Walikota Ambon,keluarga saya tidak akan mencapuri urusan pemerintahan.saya ingin menjadi Walikota yang berprofesi sebagai pelayan, untuk melayani semua warga kota Ambon tanpa melihat latar belakang, baik itu agama, suku, kaya atau miskin. Dan karena itu saya bersyukur sekali bahwa kebetulan Tuhan mempertemukan saya dengan orang-orang baik, yang mau membantu saya dengan visi kemanusiaan, karena itu saya dilarang untuk menerima satu rupiah dari para kontraktor atau para pengusaha di Kota Ambon
Tambahnya, “Saya optimis bahwa niat baik pasti Tuhan Akan memberkatinya.
Selain itu ditempat yang sama,ketua DPC Partai Nasdem Kota Ambon, Moritz Tamaela,memberikan apresiasi khusus buat bakal Calon Walikota Ambon bapak Jance Wenno, yang hari ini berkenan hadir langsung untuk mengembalikan formulir pendaftaran.Dan Kami juga memberikan apresiasi dan membuka ruang kepada siapa saja,terangnya.
Berdasarkan intruksi dari pimpinan Pusat, tidak ada calon spesial di Nasdem, semuanya harus berproses bersama.
Dan kami berharap pa Jance juga bisa mengikuti proses pertahapan sampai pada akhir uji Proper tes.Ada mekanisme yang kita lalui secara internal, komunikasi bahkan dialog, pintanya.

































