Home / Berita

Jumat, 30 Agustus 2024 - 01:15 WIB

AMO Gelar Asean Music Cities Forum 2024 Dalam Perayaan HUT Ambon City Of Musik

GlobalMaluku.ID,Ambon-Merayakan HUT Ke-5 Ambon City of Music tahun 2024, Ambon Music Office (AMO) dengan dukungan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku berencana melaksanakan ASEAN MUSIC CITIES FORUM 2024 pada tanggal 30 Oktober 2024.

Demikian disampaikan Direktur AMO, Roni Loppies, kepada Tim Media Center, Senin (26/8/24) di balai Kota.
Loppies menjelaskan, “Musik and Nature” menjadi tema pelaksanaan ASEAN MUSIC CITIES FORUM 2024. Keterhubungan antara musik dan alam menarik untuk didiskusikan dalam konteks kota-kota musik dunia UNESCO di wilayah ASEAN dengan menggunakan daftar solusi dari SDGs 2030 (tujuan 11, 13 dan 15) dan Mondiacult 2022 (kultur dan dimensi perubahan iklim).
“Konservasi alam dan lingkungan menjadi bagian penting dari membangun ketahanan budaya lokal yang didukung oleh komunitas budaya yang tinggal dan menetap didalam kota. Perhatian terhadap pertumbuhan kota-kota di dunia bukan saja tertuju kepada manusia tetapi juga kepada alam sekaligus lingkungan yang memberikan energi bagi perkembangan kota yang berkelanjutan (sustainable city),” bebernya.

Baca Juga  Irawadi : Transhipment Di Laut Mengakibatkan PAD Maluku Anjlok Drastis. Komisi II Kritisi KKP

Menurutnya, keberlanjutan ekosistim musik sangat vital dipengaruhi ketersediaan unsur alam baik yang biotik maupun abiotik. Imajinasi musik dapat dinotasikan dari keragaman alam yang sangat dipengaruhi oleh lanskap pulau kecil seperti Ambon City of Music.
Ia menambahkan, kota-kota musik di wilayah ASEAN memiliki kekayaan alam yang sangat tinggi terutama dari sisi biodiversitasnya. Hal ini menjadi penting karena ASEAN CITIES MUSIC FORUM 2024 ini menghadirkan juga City of Craft and Folk Arts di Korea Selatan yakni kota Jinju yang telah berkolaborasi dengan Ambon City of Music dan berbagai kota-kota kreatif lainnya di dunia serta Management Director DASTA, Suphanburi Thailand.
“Kota-kota musik ASEAN yang akan menghadiri forum ini berasal dari Ipoh (Malaysia), Suphanburi (Thailand), Da Lat (Vietnam) akan berkolaborasi juga dengan Jinju (Korea Selatan). Forum ini akan menjadi tonggak sejarah penting yang membangun jejaring dan memengaruhi dunia untuk terus membicarakan musik selaku kekayaan budaya dan alam yang diciptakan TUHAN dalam upaya membangun kota dan masyarakat yang berkelanjutan.

Baca Juga  Capaian Kinerja Imigrasi Kelas I TPI Ambon Tahun 2023 Baik ,Peningkatan Paspor Mengalami Peningkatan Positif

Dirinya menandaskan, Amboina International Music Festival/Convention 2024 dalam rangka The 5th Anniversary Ambon UNESCO City of Music juga memberikan peluang kolaborasi yang menghadirkan kreatifitas, inovasi dan kesetaraan selaras tema: Music and Nature.

Share :

Baca Juga

Berita

BNI Serahkan 10 Unit TPS Sampah untuk Ambon, Perkuat Gerakan Kota Bersih dan Sehat

Berita

Wawali Ambon Dorong Pendataan Pelaku Ekonomi Digital dalam Sensus Ekonomi 2026

Berita

BPS Kota Ambon Latih Petugas Sensus Ekonomi 2026, Siapkan Data Berkualitas untuk Ukur Pertumbuhan Ekonomi

Berita

Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Ambon: Pancasila Jangkar Moral Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita

Universitas Pattimura Rayakan Iduladha 1447 H: Rektor Ajak Sivitas Akademika Perkuat Nilai Ketaatan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial

Berita

Kejati Maluku Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Sosial

Berita

Audisi LASQI 2026 Kota Ambon Resmi Dibuka, Perebutkan “Golden Ticket” Menuju Nusantara Fest

Berita

Unpatti Kukuhkan Pusat Studi Pengelolaan Kawasan Berbasis Masyarakat: Tonggak Baru Riset dan Pemberdayaan di Maluku