Home / Berita

Sabtu, 5 September 2026 - 07:42 WIB

Deteksi Dini Rutan Ambon Diperketat, Balok Kayu dan Material Bangunan Diamankan dari Atas Plafon

AMBON, GLOBALMALUKU.ID – Upaya memperketat pengamanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus dilakukan. Jajaran Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) melakukan pemeriksaan intensif di sejumlah titik rawan pada blok hunian warga binaan, Jumat (4/9/2026).

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan Rutan.

Petugas menyisir sejumlah bagian bangunan, mulai dari teralis, plafon hingga area tersembunyi di atas plafon blok hunian.

Dalam pemeriksaan tersebut, jajaran KPR menemukan sejumlah balok kayu dan sisa ornamen atau material bangunan yang berada di atas plafon.

Material tersebut diduga merupakan sisa pekerjaan pembangunan atau renovasi blok hunian sebelumnya.

Temuan itu langsung ditindaklanjuti. Kepala Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Kelas IIA Ambon, Martial Tedi Marlissa, bersama jajaran KPR melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mengamankan material tersebut.

Proses penertiban melibatkan Staf KPR, Staf Bimbingan Kerja (Bimker) serta Regu Pengamanan (Rupam).

Balok kayu dan sisa material kemudian diturunkan dari atas plafon, didata, dan dipindahkan ke tempat penampungan material yang aman di luar blok hunian.

Tak Menunggu Gangguan Terjadi

Ka. KPR Rutan Ambon, Martial Tedi Marlissa, menegaskan bahwa setiap temuan yang berpotensi menimbulkan kerawanan harus segera ditindaklanjuti.

“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi gangguan baru melakukan tindakan. Setiap temuan yang berpotensi menimbulkan kerawanan langsung kami tindak lanjuti,” jelas Martial.

Baca Juga  Bupati Maluku Tengah 'Gebrak' OPD: Disiplin dan Akuntabilitas Jadi Prioritas

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara antisipatif, terutama terhadap titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi kerawanan.

“Balok kayu dan sisa ornamen yang ditemukan segera kami turunkan, data, kemudian diamankan di tempat yang telah ditentukan,” tambahnya.

Ia memastikan kegiatan deteksi dini akan terus ditingkatkan secara berkala dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif terhadap warga binaan.

Keamanan Tak Hanya Soal Pengawasan

Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Meta Putra, mengatakan deteksi dini merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas pengamanan.

“Deteksi dini merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas pengamanan. Setiap potensi kerawanan, sekecil apa pun, harus segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban,” ujar Meta Putra.

Ia menyebut kondisi fisik bangunan juga menjadi bagian yang harus mendapat perhatian dalam sistem pengamanan Rutan.

Karena itu, pemeriksaan terhadap plafon, atap, teralis dan area-area tersembunyi perlu dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

Namun, pengamanan tidak semata-mata dilakukan melalui pemeriksaan fisik.

Pendekatan persuasif dan humanis kepada warga binaan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana Rutan yang aman dan kondusif.

Komunikasi yang terbuka dan dialogis diharapkan mampu membangun hubungan harmonis serta rasa saling percaya antara petugas dan warga binaan.

Plh. Karutan Apresiasi Gerak Cepat Petugas

Sementara itu, Plh. Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Josepina Anita Mezack, mengapresiasi langkah cepat jajaran KPR dalam menindaklanjuti temuan material di atas plafon.

Baca Juga  Wagub Maluku Hadiri Pelantikan DPW LASQI NUSANTARA JAYA Promal 2025-2030

Josepina saat ini menjalankan tugas sementara selama Kepala Rutan Meta Putra mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA).

“Kami terus mendorong seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap seluruh area Rutan,” ungkap Josepina.

Menurutnya, material yang sudah tidak digunakan harus segera ditertibkan dan diamankan agar tidak menimbulkan potensi kerawanan di kemudian hari.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh jajaran serta komunikasi yang baik dengan warga binaan.

“Sinergi antarjajaran serta komunikasi yang baik dengan WBP menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan Rutan yang aman, tertib, nyaman, dan kondusif,” katanya.

Pengamanan dan Pembinaan Harus Berjalan Seimbang

Rutan Ambon menegaskan bahwa penguatan keamanan tetap harus berjalan beriringan dengan fungsi pembinaan.

Petugas tidak hanya dituntut meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan dan bangunan, tetapi juga membangun interaksi yang sehat dengan warga binaan.

Dengan pemeriksaan rutin, deteksi dini, penertiban material yang tidak digunakan serta pendekatan humanis, Rutan Kelas IIA Ambon berkomitmen menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib dan kondusif.

Seluruh rangkaian pemeriksaan dan pembersihan berlangsung aman, lancar dan tertib.

(GM)

Share :

Baca Juga

Berita

Maluku dan Ambon Raih TPAKD Terbaik Regional, Lewerissa Apresiasi Kinerja dan Sinergi dengan OJK

Berita

Pemkot Ambon Perkuat Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI, Aiko Health Disosialisasikan di 22 Puskesmas

Berita

Bupati Maluku Tengah dan Kemenkum Maluku Perkuat Perlindungan Produk Unggulan melalui Indikasi Geografis

Berita

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkot Ambon Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

Berita

Kebakaran di Ambon Tembus 157 Kejadian, Nusaniwe Catat Lonjakan Tertinggi

Berita

Rektor Unpatti dan Kapolda Maluku Perkuat Sinergi Keamanan Kampus dan Riset Ilmiah

Berita

Kapolres Malteng Kunker ke Polsek Amahai dan Masohi, Tekankan Disiplin Personel hingga Antisipasi Konflik Sosial

Berita

Hadapi Ancaman El Nino dan Karhutla, Pemprov Maluku Perkuat Cadangan Pangan, Cabai Didatangkan dari Luar Daerah