Home / Berita

Selasa, 14 November 2023 - 21:36 WIB

Dugaan Penganiayaan Anak Di Bawa Umur, Akhirnya Di Selesaikan Secara Restorative Justice

GlobalMaluku,ID,Waesala-Polisi Sektor Kecamatan (Polsek)Waesla Polres Seram Bagian Barat(SBB) melakukan penyelesaian perkara di luar sidang pengadilan , yang menggunakan Restorative Justice dalam kasus penganiayaan anak di bawa umur, Selasa(14/11/2023)pukul.13.30.WIT.

Diketahui, dalam perkara ini, pihak pertama, yang merupakan pelapor/korban adalah LA DELFIN (lahir di Pasir Panjang, 26 Februari 2011), seorang pelajar yang tinggal di Dusun Pulau Osi, Desa Eti, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB).

Sedangkan pihak kedua yang merupakan terlapor adalah LA ODE SARNO (lahir di Pasir Panjang, 23 Maret 2000), yang beralamat di Dusun Pasir Panjang, Desa Buano Selatan, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten SBB.

Baca Juga  Sambut Hari Bhayangkara, Forkopimda SBB Gelar Olahraga Bersama

Selain itu,terdapat juga saksi-saksi dalam kasus tersebut, yaitu,LA SAID dan LA MARFEL, keduanya merupakan pelajar yang tinggal di Dusun Pasir Panjang, Desa Buano Selatan, Kecamatan Huamual Belakang.

“Perkara ini dilaporkan dengan nomor LP/B/15/XI/2023/SPKT/Polsek Waesala/Polres SBB/Polda Maluku pada tanggal 06 November 2023. Penyelidikan atas kasus ini dilakukan berdasarkan surat perintah penyelidikan nomor SP.Lidik/15/XI/2023/Polsek pada tanggal 06 November 2023.

Adapun dalam proses penyelesaian itu berakhir dengan damai dan terdapat surat permohonan pencabutan perkara, surat kesepakatan perdamaian, dan surat pernyataan yang menjadi bagian penting dari penyelesaian kasus ini.

Baca Juga  Dikukuhkan Menjadi Bunda GENRE Promal, Maya Beby:Organisasi Perempuan Dan Masyarakat Harus Berperan Aktif

Sehingga dalam menyelesaikan perkara ini, kedua belah pihak melibatkan keluarga mereka. Petugas pelaksana yang terlibat adalah PS.Kanit Reskrim AIPDA AHMAD SYAHFILANO sebagai penyidik pembantu.

Proses tersebut di saksikan oleh orang tua korban (WA ENO dan WA MARIAM) serta orang tua dari pelaku (LA ODE HASANI) dan pendamping hukum dari pelaku (ABDUSSUKUR KALIKY).

Penyelesaian perkara ini mencerminkan upaya penegakan hukum yang mengedepankan restorasi keadilan dan keterlibatan aktif dari keluarga serta individu terkait.

Polsek Waesala berkomitmen untuk melindungi hak-hak korban dan menegakkan keadilan dengan berbagai pendekatan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Hukum.

Share :

Baca Juga

Berita

Diduga Gunakan Identitas PGI Tanpa Dasar Organisasi yang Jelas, Jemaat Victorius Breaktrough Suli Diminta Diperiksa

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah, SP2D Online Jadi Langkah Menuju Smart City

Berita

DPRD Maluku Terima LHP BPK 2025, Benhur Watubun Tekankan Tata Kelola Keuangan Harus Transparan

Berita

DPRD Maluku Mulai Masa Sidang III, APBD hingga Temuan BPK Jadi Sorotan Utama

Berita

DPRD Maluku Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat di Malteng, Pastikan Program Pendidikan Nasional Tepat Sasaran

Berita

Rektor Unpatti Tegaskan Blok Masela Harus Sejahterakan Masyarakat Maluku, Bukan Sekadar Proyek Energi

Berita

Mahasiswa Seram Utara-Selatan Desak Pemerintah Tinjau Ulang Tapal Batas Hutan, Ancam Gelar Aksi Lanjutan

Berita

Kuba Boinauw: Jangan Hakimi Proyek dari Asumsi, Evaluasi Harus Berbasis Data dan Fakta