Home / Berita

Jumat, 18 September 2026 - 13:29 WIB

KASIH Diluncurkan di Malteng, Bupati Ozan Dorong Pendampingan Ibu Hamil hingga Pelosok Kepulauan

MASOHI, GLOBALMALUKU.ID – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memperkuat komitmen terhadap peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui Rapat Koordinasi Implementasi Jejaring Layanan dan Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Gizi, dan Kesehatan Reproduksi Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Masohi, Rabu (16/9/2026), tersebut sekaligus dirangkaikan dengan peluncuran inovasi daerah KASIH (Kalesang Ibu Hamil). Program ini diarahkan untuk memperkuat pendampingan dan pemantauan ibu hamil secara terpadu hingga tingkat desa.

Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir dalam sambutan yang dibacakan Asisten I Setda Maluku Tengah, Umar Sopalatu, menegaskan bahwa kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, kondisi geografis Maluku Tengah yang terdiri atas wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata. Karena itu, pelayanan tidak boleh hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan, tetapi harus menjangkau daerah terpencil dan kepulauan.

Baca Juga  Gelar Peringatan Isra Mi'raj Di Polres SBB,Ini Harapan Kapolres SBB

Dalam Rakor tersebut, Pemkab Maluku Tengah menekankan sejumlah langkah strategis, antara lain memperkuat akses dan mutu layanan kesehatan, mempercepat penurunan stunting melalui intervensi gizi, memperkuat jejaring serta sistem rujukan dari Posyandu, Puskesmas hingga rumah sakit, dan meningkatkan edukasi masyarakat.

Penguatan jejaring layanan tersebut diharapkan dapat mendukung upaya menekan angka kematian ibu dan bayi sekaligus memastikan ibu hamil memperoleh pelayanan yang cepat dan tepat.

KASIH Jadi Gerakan Bersama

Peluncuran KASIH menjadi salah satu agenda utama dalam Rakor KIA 2026. Program Kalesang Ibu Hamil dirancang sebagai gerakan bersama untuk memberikan perhatian, pendampingan, serta perlindungan kepada ibu hamil sejak masa kehamilan hingga persalinan dan masa nifas.

Bupati menekankan bahwa semangat “kalesang” tidak sekadar menjadi istilah, tetapi harus diwujudkan dalam pelayanan nyata di Puskesmas, Posyandu maupun desa.

Baca Juga  Lapas Ambon Gandeng Puskesmas Passo Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Binaan

Setiap ibu hamil di Maluku Tengah diharapkan mendapatkan pendampingan yang layak sehingga proses kehamilan, persalinan, hingga tumbuh kembang bayi dapat dipantau secara berkelanjutan.

Selain tenaga kesehatan, Pemkab Maluku Tengah juga mendorong keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi perempuan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi dan pola asuh sehat.

Rakor tersebut dihadiri jajaran DPRD Maluku Tengah, Dinas Kesehatan, pimpinan perangkat daerah, para camat, kepala pemerintah negeri, TP-PKK, direktur rumah sakit, kepala Puskesmas se-Maluku Tengah serta tenaga kesehatan.

Dengan peluncuran KASIH, Pemkab Maluku Tengah menempatkan pendampingan ibu hamil sebagai bagian dari penguatan pelayanan kesehatan berbasis jejaring, terutama untuk memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh akses layanan yang lebih merata.

Share :

Baca Juga

Berita

Dukcapil SBB Bergerak Cepat, Dokumen Kependudukan Korban Kebakaran Patahuwe Dicetak Ulang

Berita

Target Pinjaman Rp1,5 Triliun Tak Tercapai, Pembiayaan Maluku Baru Rp296 Miliar

Berita

Bupati Kaidel Targetkan Alun-Alun Kota Dobo Rampung Tahun Depan

Berita

Kejagung Sosialisasikan LPSE Versi 6 dan Pengelolaan BMN di Maluku, Kajati Tekankan Tertib Administrasi

Berita

Rektor Unpatti Lantik 14 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Pelayanan dan Integritas

Berita

KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Diserahkan, DPRD Maluku Mulai Soroti Ruang Fiskal Daerah

Berita

Dubes Selandia Baru Kunjungi Unpatti, Perkuat Kolaborasi Energi Bersih dan Terbarukan di Maluku

Berita

DPRD Maluku Minta Nilai Pinjaman PT SMI Diperjelas, Penggunaan Dana Harus Transparan