GLOBALMALUKU.ID, AMBON | Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku sekaligus Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Maluku, Prof. Dr. H. Abdullah Latuapo, M.Pd., mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan, memperkuat kedamaian, dan merawat kerukunan sebagai fondasi penting bagi kemajuan pembangunan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Abdullah Latuapo saat diwawancarai di Kantor Gubernur Maluku, Ambon, Rabu (12/8/2026), menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-81 Provinsi Maluku.
Menurut Latuapo, kedua momentum bersejarah tersebut tidak boleh hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial, tetapi harus menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, serta komitmen seluruh masyarakat dalam membangun Maluku.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat Maluku, mari sama-sama kita menjaga keamanan dan kedamaian. Mari kita mendukung pemerintah, Gubernur dan Wakil Gubernur dalam menjalankan kepemimpinan, sehingga kehidupan kita di Maluku tetap aman, damai dan sejahtera untuk kelanjutan pembangunan di Provinsi Maluku,” ujar Latuapo.
Ia menjelaskan, stabilitas keamanan dan kerukunan masyarakat merupakan modal penting agar program pembangunan dapat berjalan dengan baik. Tanpa suasana yang aman dan kondusif, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan menghadapi berbagai hambatan.
Karena itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan, mengambil bagian dalam menjaga persaudaraan serta mencegah munculnya konflik yang dapat mengganggu kehidupan bersama.
Apresiasi Perkembangan Pembangunan Maluku
Selain mengajak masyarakat menjaga kedamaian, Latuapo juga mengapresiasi perkembangan pembangunan di Provinsi Maluku di tengah kebijakan efisiensi yang turut dirasakan pemerintah maupun masyarakat.
Ia menilai sejumlah indikator sosial ekonomi menunjukkan perkembangan positif, termasuk pertumbuhan ekonomi serta penurunan angka kemiskinan dan pengangguran.
Menurutnya, perkembangan tersebut perlu diapresiasi, sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja sama dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah.
“Walaupun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur masih relatif baru, alhamdulillah, puji Tuhan, kita dapat merasakan adanya perkembangan positif. Ekonomi Maluku semakin baik, sementara kemiskinan dan pengangguran juga menunjukkan penurunan. Ini merupakan langkah maju yang patut kita apresiasi bersama,” katanya.
Latuapo menegaskan bahwa pembangunan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Partisipasi masyarakat diperlukan agar berbagai program yang direncanakan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pandangan maupun kekurangan dalam proses pemerintahan harus disikapi secara bijaksana dan konstruktif. Kritik dan masukan, menurutnya, perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperbaiki pembangunan, bukan menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat.
Kerukunan Antarumat Beragama Harus Terus Dirawat
Sebagai Ketua MUI dan FKUB Provinsi Maluku, Latuapo menyatakan akan terus mendorong penguatan toleransi dan kerukunan melalui pembinaan keagamaan serta berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Baginya, keberagaman masyarakat Maluku merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama. Hubungan persaudaraan lintas agama dan kelompok masyarakat perlu terus dipelihara agar kehidupan sosial tetap harmonis.
Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus dan HUT ke-81 Provinsi Maluku pada 19 Agustus 2026 dapat membangkitkan semangat seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan sekaligus berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Saya tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk sepenuhnya mendukung pemerintah, menjaga keamanan, kedamaian dan ketenangan. Kalau Maluku aman dan damai, maka pembangunan dapat terus berjalan dan kesejahteraan masyarakat dapat kita wujudkan bersama,” tuturnya.
Latuapo pun mengajak seluruh masyarakat Maluku menjadikan persatuan dan kedamaian sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya pada saat peringatan hari besar, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap Maluku senantiasa berada dalam suasana aman, damai, dan sejahtera sehingga pemerintah bersama masyarakat dapat melanjutkan pembangunan serta memperluas kesempatan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Mudah-mudahan Maluku selalu aman, damai dan sejahtera, serta kita semua dapat terus bersama-sama mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya.
Dengan semangat persatuan dan kerukunan, dukungan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan penting bagi keberlanjutan pembangunan Provinsi Maluku.



































