Home / Berita

Minggu, 16 Februari 2025 - 22:31 WIB

Ketum FJPI Mendukung Jurnalis Perempuan Meningkatkan Kapasitas Advokasi Dan Perlindungan Bagi Jurnalis Perempuan

GlobalMaluku.ID,Ambon-Khairiah Lubis terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) periode 2025-2028, yang berlangsung dalam Kongres secara virtual, pada Sabtu (15/2/205).

Sebelumnya Khairiah Lubis yang adalah Executive Producer di DAAI TV Medan itu menjabat sebagai Sekjen periode 2021-2024.
Khairiah ditetapkan sebagai Ketum FJPI oleh majelis pimpinan sidang Kongres yang dipimpin oleh Ranggini, bersama anggota majelis Saniah dari FJPI Aceh dan Kornelia Mudumi dari FJPI Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Khairiah menyatakan kesediaannya untuk memimpin FJPI dengan tujuan melanjutkan program-program baik yang telah dirintis oleh pendahulunya, Uni Lubis, Pemimpin Redaksi IDN Times, yang menjabat sebagai Ketua Umum FJPI pada periode 2018-2021 dan 2021-2024.

“Saya ingin mendukung teman-teman jurnalis perempuan dalam meningkatkan kapasitas, menguatkan advokasi, dan perlindungan bagi jurnalis perempuan. Cita-cita ini harus dilanjutkan, karena jurnalis perempuan memerlukan wadah yang dapat menjadi naungan untuk saling mendukung,” ungkapnya.

Khairiah Lubis memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, dengan gelar Master dari Magister Ilmu Komunikasi FISIP USU. Ia juga menjabat sebagai Executive Producer di DAAI TV Medan, Sekretaris Ikatan Alumni Ilmu Komunikasi FISIP USU, dan dosen Ilmu Komunikasi di salah satu universitas di Medan. Selain itu, ia telah menulis beberapa buku biografi.
Khairiah menyoroti tantangan yang dihadapi jurnalis perempuan, termasuk kekerasan dan kekerasan seksual.

Baca Juga  Wakil Gubernur Hadiri Safari Ramadhan Di Kabupaten SBB

“Dengan adanya FJPI, kita memiliki wadah untuk berlindung dan belajar mengadvokasi diri, serta berperan dalam mengawal korban melalui pemberitaan agar mereka mendapatkan keadilan,” jelasnya.

Sebelumnya, Uni Lubis, Ketua Umum FJPI periode 2018-2021 dan 2021-2024, menekankan pentingnya menjaga prinsip-prinsip FJPI, seperti integritas.
“Kita berorganisasi bukan untuk mencari keuntungan, tetapi untuk meningkatkan kompetensi, apalagi sekarang zaman sudah membawa kita ke era AI. Kita harus banyak belajar dan terus belajar. FJPI harus berdaya di era ini, tanpa terjebak dalam hoaks,” tegasnya.

Uni mengungkapkan, saat ini, FJPI yang ada di 17 provinsi, sudah menjadi mitra lembaga-lembaga internasional dalam peningkatan kapasitas jurnalis perempuan. Dia berharap, prestasi ini dapat terus ditingkatkan sehingga FJPI semakin berkembang dan memberikan banyak manfaat bagi anggotanya.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI, Meutya Hafid, yang membuka Kongres FJPI 2025, memberikan apresiasi terhadap peran jurnalis perempuan di Indonesia. Ia menekankan bahwa jurnalis perempuan memiliki peran penting dalam menjaga kebebasan pers dan demokrasi, meskipun dihadapkan pada tantangan besar seperti misinformasi dan disinformasi.

Meutya juga berharap FJPI dapat terus menjadi mitra pemerintah dalam menyebarkan informasi yang valid dan menangkal hoaks. “Saya berharap FJPI dapat membantu masyarakat dalam menyaring berita-berita yang benar dan baik,” ujarnya.

Baca Juga  Kasrem 151/Binaiya Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Presiden.

Dalam kesempatan ini, Meutya mengapresiasi partisipasi FJPI dalam menyusun pedoman pemberitaan ramah anak dan perempuan bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan Dewan Pers. Ia menyoroti pentingnya perhatian terhadap isu-isu yang berkaitan dengan perempuan dan anak, terutama di era digital yang semakin kompleks.
Kongres FJPI 2025 juga menghadirkan pembicara Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional, Aqua Dwipayana, yang memberikan motivasi kepada para jurnalis perempuan.

Dalam materinya, Aqua menekankan pentingnya membangun kredibilitas, komitmen, dan konsistensi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Ketika jurnalis perempuan bersatu, kita tidak hanya berbagi cerita, tetapi juga membangun masa depan yang lebih kuat,” jelasnya.
Sementara itu Ketua Panitia Kongres, Tri Ambarwati yang merupakan Ketua FJPI Jawa Timur dan Producer MNC TV Jawa Timur mengungkapkan, Kongres FJPI 2025 diadakan secara virtual dan melibatkan semua anggota di seluruh cabang FJPI. Kongres ini juga membahas beberapa peraturan organisasi baru, perumusan SOP baru serta menganalisa kebutuhan anggota FJPI sehingga dapat ditingkatkan menjadi lebih baik lagi.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Komisi III DPRD Maluku Desak PD Panca Karya Segera Operasikan KM Bahtera Nusantara 02, Target Berlayar Lagi Pertengahan Agustus

Berita

Ketua Pansus DPRD Kepulauan Aru Sidak SMP Negeri Wokam, Gedung Rp1,4 Miliar dari APBN 2025 Delapan Bulan Terbengkalai

Berita

Api Berhasil Dipadamkan, Damkar Pastikan Kebakaran di Kelurahan Uritetu Dipicu Arus Pendek

Berita

Rumah di Kelurahan Uritetu Terbakar, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Berita

Gubernur Maluku Buka LK III HMI Nasional, Tegaskan Kader HMI Harus Jadi Solusi Krisis dan Penggerak Pembangunan

Berita

PLTS Puskesmas Ambon Disorot, Dinkes Buka Fakta: Anggaran Bukan Rp7 Miliar, Kerusakan Murni Persoalan Teknis

Berita

Wali Kota Ambon: LK III HMI Harus Cetak Pemimpin Bangsa yang Visioner dan Berkualitas

Berita

Saiful Chaniago: LK III HMI Harus Lahirkan Pemimpin Visioner untuk Kemajuan Maluku