Home / Berita

Minggu, 3 September 2023 - 20:57 WIB

Pj Bupati SBB Tidak Tahu Aturan,Pensiunan Fakaubun Dan Patty Jadi Pegawai Honorer Dadakan

GlobalMaluku.ID,PIRU-Penjabat (Pj )Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB )sangat serakah dan tidak bijaksana dalam melihat Bumi Saka Mese Nusa ini dengan baik

Berhentikan Ratusan Honorer,tanpa menunggu waktunya, dan gaji pegawai honorer di tiadakan, seraka terhadap anak-anak kami yang berjuang demi hidup mereka. Tapi anehnya”,secara tidak etis menggantikannya dengan Honorer Baru.”yang anaehnya lagi,mereka adalah Pensiunan Abdulah Fakaubun Dan Saban Patty.

Mirisnya, jadi pegawai Honorer dadakan, yang secara diam-diam diangkat Pj Bupati SBB As’addudin.

Hal ini disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat yang enggan namanya di Publikasikan,pada media ini,Kamis(3/8/2023).

Baca Juga  Ini Yang Di Sampaikan Pj Gubernur Maluku Pada SOSIALISASI PERDA NOMOR 2 TAHUN 2024

Menurut sumber, masalah demi masalah yang terjadi di Bumi Saka Mese Nusa.”Sejumlah honorer petugas kesehatan di rumahkan oleh Rumah Sakit Umum(RSUD)Kota Piru ,karena kebijakan Penjabatj Bupati Kabupaten Serang Bagian Barat(SBB) ,akhirnya kekurangan tenaga medis pada rumkit tersebut, ujarnya.

Bukan saja itu,pelayanan dan suplay obat-obatan pada RSU Piru sudah tidak lagi memadai,sehingga di hari kemarin terjadi keributan di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Piru.

Pasien ribut karena tidak ada tenaga dokter dan obat-obatan.Hal ini bisa terjadi oleh karena kebijakan Bupati yang amburadul yaitu merumahkan sejumlah honorer di RSUD Piru.

Baca Juga  Putusan MK, Gegerkan Maluku, Benhur Watubun, Politisi Sontoloyo

Kata sumber, dia merumahkan sejumlah honorer di RSUD Piru, tapi dia diam-diam mengangkat honorer baru dengan gaji yang cukup fantastis. “Dia angkat honorer baru tersebut, sebagai staf khusus.
Miriisnya ,staf khusus sebelumnya dirumahkan, kemudian Fakaubun dan Saban Patty diangkat lagi menjadi staf khusus.

Honorer baru atau staf khusus baru alias Abdullah Fakaubun yang baru diangkat oleh Pj Bupati SBB, Kemudian memakai mobil dinas mantan wakil Bupati Husni(Almarhum), kan tidak etis tu, seorang honorer bisa pakai mobil dinas wakil bupati SBB, bebernya.

Share :

Baca Juga

Berita

Penutupan Peksimika Universitas Pattimura 2026

Berita

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Baru Lulusan Ke-38 Mei 2026

Berita

Rapat Kerja Senat Universitas Pattimura Periode 2026-2030

Berita

Ir. Bob Rachmat Tegaskan Amdal dan Dokumen Lainnya Bukan Formalitas: Pemrakarsa Wajib Bertanggung Jawab Hingga Akhir Operasi

Berita

BerikutUnpatti Tutup Peksimika 2026, Rektor Dorong Pengembangan Bakat Mahasiswa ke Level Nasional

Berita

Ambon Perketat Akurasi Data Bansos: 650 Agen Dikerahkan, Sistem Digital Terintegrasi NIK Segera Diterapkan

Berita

Perkuat Identitas Budaya dan SDM, Wagub Maluku Tekankan Urgensi Perlindungan Kekayaan Intelektual Daerah

Berita

Magister Ilmu Kelautan Unpatti Pertahankan Akreditasi Unggul, Jadi Role Model Mutu Pascasarjana di Maluku