Home / Berita

Sabtu, 18 Mei 2024 - 01:48 WIB

Pj Gubernur Maluku Buka Sosialisasi Anti Korupsi, Nilai Indeks IPAK 3, 92 Masih Tinggi

GlobalMaluku.ID,Ambon-Sosialisasi Anti Korupsi Pemerintah Provinsi Maluku Tahun 2024, resmi dibuka oleh Penjabat Gubernur Maluku Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU, pada Jumat (17/5/2024) bertempat di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku.

Dalam sambutannya Penjabat Gubernur Maluku menyampaikan, Korupsi adalah Benalu Sosial yang merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk dalam struktur pemerintahan dan masyarakat, serta menjadi penghambat utama dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik, sehingga dibutuhkan langkah-langkah extraordinary untu mencegah dan memberantas korupsi.

“Upaya pencegahan tidak dapat dilakukan hanya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, tetapi harus juga melibatkan partisipasi dan peran serta seluruh elemen.” Terangnya.

Ia mengatakan berdasarkan survei Badan Pusat Statistik Tahun 2023, nilai Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) sebesar 3,92, dimana hal ini menunjukan perilaku antikorupsi masyarakat masih tinggi.

Baca Juga  Kapolres SBB Beserta Jajaran Menyampaikan Minal Aidin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir Batin

“Pendidikan/edukasi antikorupsi sebagai salah satu dari trisula strategi pemberantasan korupsi harus dilakukan secara masif dan sejak dini untuk membangun kesadaran akan bahaya korupsi.” Jelas Sadali.

Sosialisasi antikorupsi ini, disampaikan Sadali, akan terus digalakkan di seluruh Kabupaten/Kota dengan berkolaborasi bersama Forum Penyuluh Antikorupsi Energi Timur (PAKET) yang telah dikukuhkan pada 13 Mei 2024 sesuai keputusan Gubernur Maluku Nomor 2141 Tahun 2023.

“Tidak hanya melibatkan pejabat Pemerintahan Daerah dan ASN, tetapi juga seluruh elemen masyarakat termasuk di kalangan remaja, pemuda, pelajar, dan mahasiswa serta pelaku usaha, sehingga dapat memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Wilayah Maluku.” Pinta Sadali.

Baca Juga  Bawaslu Dan Panwas Serta Satpol PP Kota Ambon Tertibkan Atribut Parpol Pileg Yang Salahi Aturan

Ia berharap, semoga kolaborasi ini dapat menjadi instrumen dalam membangun kesadaran kolektif perilaku dan budaya antikorupsi.

“Mari kita manfaatkan sosialisasi ini sebagai forum diskusi, berbagi pengetahuan dan pengalaman agar tercipta pemahaman yang sama dalam membangun budaya dan perilaku antikorupsi.” Ajaknya.

Hadir pada kesempatan itu Anggota DPRD Provinsi Maluku, Asisten Sekda dan Para Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Ketua Forum Penyuluh Anti Korupsi Energi Timur, Awak Media, serta Para Pelaku Usaha.

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur Maluku Dukung Seram Opportunity, 400 Kluster Sawit Dibidik dan 20 Ribu Tenaga Kerja Ditargetkan

Berita

Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Bulog Capai Pengadaan 4 Juta Ton Beras, Gubernur Maluku Hadir di Ambon

Berita

Wattimena Tegaskan Penataan OPD Bukan untuk Tambah Jabatan, Tapi Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Kejati Maluku Ingatkan Kepala Sekolah: Kelola Dana BOSP, Jangan Campur Kepentingan Pribadi

Berita

Halidah Rahawarin Resmi Jabat Wakil Dekan FK Unpatti, Rektor Bidik Akreditasi Unggul

Berita

Tenaga Kerja Blok Migas Masela Jangan Dipolitisir, Pemerintah Diminta Bela Anak Maluku

Berita

Lewerissa: ASN Sehat, Solid, dan Profesional untuk Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Perubahan KUA-PPAS 2026, Maluku Tengah Dapat Tambahan Fiskal Rp68,76 Miliar