Home / Berita

Sabtu, 4 Januari 2025 - 00:13 WIB

Polres SBB Lakukan Penyelidikan Tenggelamnya Spead Boat Dua Nona, Ini Yang Dikatakan Kapolres

GlobalMaluku.ID,Piru-Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Dennie Andreas Dharmawan, SIK mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap motif utama dibalik peristiwa tenggelamnya speadboat Dua Nona di perairan Manipa, tepatnya di Dusun Samala, desa Luhutuban Kecamatan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), yang menewaskan 8 orang.

“Pertama-tama Polres SBB menyampaikan turut berduka cita dan belasungkawa atas wafatnya para korban meninggal dunia akibat tenggelamnya speadboat Dua Nona. Polres SBB saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dibalik peristiwa kecelakaan laut ini,”kata Kapolres kepada media di Mapolres SBB, Jumat (3/1/2025).

Menurut Kapolres, peristiwa kecelakaan laut speadboat Dua Nona di perairan Manipa, menjadi perhatian serius pihaknya.
“Untuk sementara pemilik, dan pengemudi termasuk ABK dan speadboat ini sudah kita amankan. Peristiwa laka laut ini akan kita usut secara tuntas,”tegas Kapolres.

AKBP Dennie mengatakan, pihaknya melalui Satuan Polair Polres SBB, akan memintai keterangan dari sejumlah pihak terkait.
“Termasuk para korban yang selamat juga akan kita mintai keterangan terkait musibah ini,”kata Kapolres.

Baca Juga  Kunjungi Mako Brimob Kompi 2 Yon B Pelopor Piru, Ini Yang Dikatakan Kapolres

Untuk orang nomor satu di Polres SBB ini berharap, agar peristiwa tersebut menjadi pelajaran berharga dalam memperbaiki sarana transportasi bagi wilayah kepulauan di kabupaten tersebut.
“Dalam kesempatan ini pula saya Kapolres SBB, berharap agar masyarakat maupun pemilik dari speadboat lebih memperhatikan keselamatan ketika hendak berlayar. Utamakan keselamatan ketika berlayar,”pesan perwira dengan dua melati dipundaknya.

Untuk diketahui, nasib malang menimpah speadboat dua nona yang melayari wilayah kepulauan Manipa, dan desa Tahalupu, Kecamatan Waisala, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), tenggelam di
di perairan Manipa, tepatnya di Dusun Samala, desa Luhutuban Kecamatan Manipa SBB. Speadboat naas itu membawa sekitar 28 orang termasuk pengemudi speadboat tersebut.

Peristiwa itu terjadi diperairan Manipa, tepatnya berjarak kurang lebih 1 mil dari pantai dusun Samala. Saat itu kondisi laut dalam keadaan tenang.

Baca Juga  Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI ,Menjadi Momentum Penting Untuk Para Pelaku Ekonomi Kreatif Lokal

Dijelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIT, Jumat pagi.
“Saat berada di perairan dusun Samala, tiba – tiba speadboat miring ke arah bagian kanan akibat dari sebagian besar penumpang duduk di atas kap seadboat, yang mengakibatkan masuknya air dari samping dan belakang spead membuat spead kemasukan air penuh dan terapung,”jelas dia

Menurutnya, setelah kemasukan air penumpang yang berada di dalam spead terperangkap dalam spead.
“Sementara sebagian penumpang yang berada di atas kap spead berenang dan berselang kurang lebih 15 menit beberapa bantuan jonson 15 PK dan 40PK dari Dusun Samala, tiba untuk melakukan pertolongan dan menarik seadboat ini ke tepi pantai dan mengangkat para korban yang terperangkap dalam spead ini,”bebernya.

Dalam peristiwa ini sekitar 8 penumpang meninggal dunia. Mereka merupakan penumpang yang terjebak didalam speadboat tersebut.

Share :

Baca Juga

Berita

Ely Toisuta Buka Festival Jukulele Sirimau 2026, Tegaskan Musik Jadi Perekat Persatuan dan Penggerak Ekonomi

Berita

DWP Bagian Umum Setda Kota Ambon Bekali Orang Tua dengan Pola Asuh Holistik, Siapkan Generasi Tangguh di Era Digital

Berita

Hotumese Choir Unpatti Siap Harumkan Indonesia di World Choir Games 2026 Swedia, Jadi Satu-satunya Wakil Tanah Air

Berita

Wagub Maluku Buka Rakerda II IWAPI, Tekankan Sinergi Pemerintah, Swasta dan Perbankan Dongkrak Ekonomi Daerah

Berita

Ketua IWAPI Maluku: Rakerda II Perkuat Peran Perempuan Pengusaha Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Berita

Hadiri Rakerda II IWAPI Maluku, Wakil Wali Kota Ambon Ajak Perkuat Kolaborasi Majukan UMKM

Berita

Wali Kota Ambon: Penataan Ruang Harus Jadi Fondasi Pembangunan Kota, Jangan Biarkan Ambon Tumbuh Tanpa Arah

Berita

Wali Kota Ambon Ajak Masyarakat Bangun Kesadaran Hidup Sehat dan Siapkan Perlindungan Finansial