Home / Berita

Rabu, 21 Mei 2025 - 08:23 WIB

Toekan Berharap Guru-Guru Swasta Dihidupkan Kembali, Karena Mereka Telah Lama Berkontribusi Bagi Pendidikan Di Maluku

AMBON-Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Maluku, Nizam Idary Toekan, angkat bicara terkait nasib ratusan guru kontrak yang terdampak kebijakan penghematan anggaran di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari edaran mantan Penjabat Gubernur Maluku, Sadli Ie, yang menginstruksikan pemutusan sejumlah kontrak kerja demi efisiensi anggaran.

Ia menyebutkan bahwa sebanyak 240 guru swasta yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Maluku, khususnya di daerah-daerah terpencil, kini tidak lagi menerima gaji sejak Januari 2025. Para guru ini sebelumnya digaji oleh pemerintah daerah dengan besaran Rp2.600.000 sesuai upah minimum provinsi. Mereka merupakan tenaga pendidik yang mengabdi di sekolah-sekolah yang dikelola oleh yayasan, yang telah lama berkontribusi dalam pelayanan pendidikan di Maluku.

Baca Juga  CKG Sekolah Diluncurkan, Investasi Kesehatan Anak dan Remaja

“Kami berharap gubernur Maluku yang baru dapat menghidupkan kembali perhatian terhadap guru-guru swasta ini. Mereka telah berjasa dalam pelayanan pendidikan di daerah-daerah terpencil,” ungkap Toekan.

Tak hanya guru swasta, sekitar 140 guru honorer di sekolah negeri juga turut terdampak. Mereka tidak lagi menerima gaji sejak Januari 2025 karena tidak tercatat dalam data Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca Juga  KENDALIKAN INFLASI, GUBERNUR MALUKU RESMIKAN BANGSAL PASCA PANEN BAWANG MERAH DI MALUKU TENGGARA

Menurutnya, bukan kesalahan guru, melainkan akibat kekeliruan sistem administrasi, ujar Toekan.

Dirinya mengatakan, PGRI Maluku telah mengirimkan surat resmi kepada DPRD dan Gubernur Maluku agar aspirasi para guru diperhatikan.

“Kami berharap adanya solusi nyata dari pemerintah daerah. Para guru ini adalah pahlawan pendidikan yang harus dihargai,” tegasnya.

PGRI menekankan pentingnya dukungan dan komitmen dari pemimpin daerah untuk menjamin kesejahteraan guru, demi keberlangsungan pendidikan di seluruh pelosok Maluku.

Share :

Baca Juga

Berita

Komisi II DPRD Maluku Dorong Penguatan Ekosistem Pertanian, dari Penyuluh hingga Industri Kelapa

Berita

Karantina Maluku Perkuat Sinergi Ekspor Komoditas Unggulan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita

Ustad Pepen Suherman Dorong Gerakan Literasi Alquran untuk Atasi Krisis Buta Aksara di Indonesia

Berita

Habib Rifqi Alhamid Dorong Gerakan Literasi Alquran untuk Atasi Krisis Buta Aksara di Indonesia

Berita

Bukan Sekadar Seminar, “Catatan Hati Anak yang Runtuh” Hadirkan Ruang Pemulihan dan Harapan bagi Pemuda Maluku

Berita

Wawali Ely Toissuta: UMKM dan Kebersihan Jadi Kunci Pengembangan Wisata Pantai Galala

Berita

Fraksi Gerindra Dorong Pemerataan Layanan Publik dan Percepatan Pemekaran Kecamatan Teluk

Berita

Unpatti dan PT TASPEN Sosialisasikan Peningkatan Manfaat Tabungan Hari Tua bagi ASN dan PPPK