Home / Berita

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:54 WIB

Wali Kota Ambon Tekankan Pentingnya Literasi Keagamaan Lintas Budaya untuk Jaga Persatuan

AMBON–Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan pentingnya penguatan literasi keagamaan lintas budaya sebagai langkah konkret menjaga persatuan dan mencegah potensi perpecahan di tengah masyarakat yang majemuk.

Penegasan itu disampaikan Wattimena saat menghadiri Seminar Penguatan Karakter Bangsa yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga  Kekerasan terhadap terduga penembakan anggota polisi, dilaporkan ke KOMNAS HAM.

“Literasi keagamaan lintas budaya bukan untuk mempertentangkan perbedaan, tetapi membangun pemahaman lebih luas tentang perdamaian, cinta kasih, dan keadilan,” tegasnya.

Wattimena menilai, keberagaman yang dimiliki Indonesia, khususnya Maluku, harus ditempatkan sebagai kekuatan sosial, bukan sumber perpecahan.

Baca Juga  Pemberian Remisi Umum untuk WBP, H.M Anwar N Audiensi dengan Gubernur Maluku

Seminar tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama, akademisi, organisasi kemasyarakatan, serta pemangku kepentingan lainnya sebagai upaya kolektif memperkuat harmoni sosial di Maluku yang dikenal memiliki keberagaman budaya dan agama.

Share :

Baca Juga

Berita

Bimas Kristen Malteng: Klaim Bergabung dengan Sinode dan PGI Harus Melalui Prosedur Resmi

Berita

Diduga Gunakan Identitas PGI Tanpa Dasar Organisasi yang Jelas, Jemaat Victorius Breaktrough Suli Diminta Diperiksa

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah, SP2D Online Jadi Langkah Menuju Smart City

Berita

DPRD Maluku Terima LHP BPK 2025, Benhur Watubun Tekankan Tata Kelola Keuangan Harus Transparan

Berita

DPRD Maluku Mulai Masa Sidang III, APBD hingga Temuan BPK Jadi Sorotan Utama

Berita

DPRD Maluku Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat di Malteng, Pastikan Program Pendidikan Nasional Tepat Sasaran

Berita

Rektor Unpatti Tegaskan Blok Masela Harus Sejahterakan Masyarakat Maluku, Bukan Sekadar Proyek Energi

Berita

Mahasiswa Seram Utara-Selatan Desak Pemerintah Tinjau Ulang Tapal Batas Hutan, Ancam Gelar Aksi Lanjutan