Home / Berita

Selasa, 25 November 2025 - 11:20 WIB

Wali Kota, Minta OPD Tindaklanjuti Temuan BPK

AMBON–Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengingatkan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bekerja disiplin. Dan profesional guna menindaklanjuti setiap catatan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Yang hari ini tengah dilakukan Pemerintah Kota Ambon (Pemkot).
Itu disampaikan Wali Kota, dalam apel pagi bersama ASN, dilingkup Pemerintah Kota Ambon, Senin pagi, (24/11/2025).

Dia menjelaskan BPK, telah menemukan sejumlah persoalan pada beberapa OPD. Yang mendesak sesegera mungkin diselesaikan.

“Saya minta keseriusan kita semua. Catatan perbaikan dari BPK itu wajib ditindaklanjuti. Apalagi kalau temuan itu bersifat material, jangan ditunda.

Kerja-kerja pihak ketiga, dan ASN yang menjadi temuan, juga harus segera diselesaikan,” ingatnya

Baca Juga  Lantik ASN PPPK, Ini Harapan Wakil Gubernur Maluku

Ia menekankan, seluruh ASN bekerja dalam bingkai aturan. Sehingga setiap pelanggaran memiliki konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan.

Lebih lanjut, Wali Kota mengingatkan, pemerintah daerah men memasuki akhir tahun anggaran 2025. Sebab itu seluruh OPD diminta segera memasukkan laporan pertanggungjawaban (SPJ) sejak Januari- Oktober untuk diverifikasi.

“Bukti yang belum lengkap harus dilengkapi, yang belum beres harus dibereskan. Penyusunan laporan keuangan pemerintah kota harus berjalan baik dan tepat waktu,” ingatnya.

Wattimena juga menyinggung penyusunan RAPBD 2026 yang diwarnai pengurangan transfer keuangan dari pemerintah pusat.

Kondisi ini tentu saja membuat sejumlah kebijakan efisiensi harus dilakukan. Salah satunya terkait potensi pengurangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TKD).

Baca Juga  Wali Kota Ambon Janji Selesaikan Sertifikasi Aset Daerah

“Pengurangan TKD bukan karena pemerintah tidak mendukung ASN. Tetapi kita menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Dan TKD diberikan sesuai kemampuan fiskal yang ada,” jelasnya.

Sebagai kompensasi, pemerintah akan menerapkan sistem kerja bergiliran. Yakni tiga hari bekerja di kantor dan dua hari bekerja di rumah.

“Ini bentuk relaksasi atas kondisi keuangan daerah. Banyak kementerian dan daerah lain juga melakukan hal yang sama,” jelasnya.

Wali Kota berharap seluruh ASN memahami situasi ini dan tetap menjaga komitmen untuk membangun Kota Ambon.

“Tidak ada kepala daerah yang ingin mengambil kebijakan tidak populer. Tapi kita harus menyesuaikan diri agar pembangunan tetap berjalan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Ambon Serahkan Bantuan Sarana Perikanan, Dorong Nelayan Tingkatkan Pendapatan dan Keluar dari Kemiskinan

Berita

Wali Kota Ambon Pastikan Korban Kebakaran Terima Bantuan Tanggap Darurat dan Dana Stimulan

Berita

Calon Paskibraka Kabupaten Kepulauan Aru Jalani Latihan Intensif, Bangga Kibarkan Merah Putih di HUT ke-81 RI

Berita

Ombudsman RI Pastikan Stok Beras Bulog Ambon Aman, Dorong Bulog Perkuat Daya Saing Produk

Berita

Dampingi Komisioner Ombudsman RI Tinjau Program MBG, Wali Kota Ambon Tegaskan Siap Benahi Semua Kendala

Berita

Komisi III DPRD Maluku Desak PD Panca Karya Segera Operasikan KM Bahtera Nusantara 02, Target Berlayar Lagi Pertengahan Agustus

Berita

Ketua Pansus DPRD Kepulauan Aru Sidak SMP Negeri Wokam, Gedung Rp1,4 Miliar dari APBN 2025 Delapan Bulan Terbengkalai

Berita

Api Berhasil Dipadamkan, Damkar Pastikan Kebakaran di Kelurahan Uritetu Dipicu Arus Pendek