Home / Berita

Sabtu, 15 Februari 2025 - 10:58 WIB

Tarif Ojol Di Masohi Meresahkan Ojek Konvensional

MASOHI, Tarif ojek online (ojol) yang terlampau murah mulai membuat resah ojek konvensional. Hal itu didasarkan Bapak Nan Sahureka (47), salah satu tukang ojek  konvensional Masohi saat dikonfirmasi, Kamis (13/2/2025). Salah satu perusahaan Transportasi Online, Oke Gass misalnya diketahui menerapkan tarif paling murah yaitu sebesar Rp. 5.000  untuk perjalanan di dalam kota, sedangkan DRAIV menerapkan tarif sebesar Rp. 8000. Penetapan tarif ini di anggap terlalu murah jika dibandingkan dengan rata-rata tarif ojek konvensional.

“Kalo harga yang dipatok ojek online murah begitu bikin ancor katong. Katong ojek-ojek pangkalan ni jua mancari,par makan hari-hari saja ni sio su susah,” keluh bapak Nan. Ia pun berharap agar pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan dan instansi terkait bisa turun tangan memperhatikan  permasalahan ini karena menyangkut kehidupan banyak orang ni. “Ini par katong samua pung bae, harusnya kasih tarif jang murah sampe bagitu, apalagi ini harga minyak su naik ni, nanti orang zeng ada yang  mau pake ojek pangkalan lai kalo model bagitu“, lalu kalau su bagitu ya pasti nanti dong samua pangkalan tolak Ojek Online ni, pungkasnya.

Terpisah, Head Of Division MAXIM Masohi, Ronald Salawane saat ditemui menjelaskan kalau untuk tarif Maxim sendiri Rp. 10.200 sudah memenuhi regulasi yang berlaku yaitu Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KP. 667 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat Yang Dilakukan Dengan Aplikasi. “Disitu mengatur bahwa besaran biaya jasa wilayah Zona 3, Maluku, Sulawesi dan Papua, tarif minimal dengan rentang biaya jasa per 4 Km (Dalam Kota) adalah Rp. 9.200 sampai Rp. 11.000 dengan batas biaya bawah sebesar Rp 2.300/km dan batas biaya atas sebesar Rp 2.750/km,”.

Baca Juga  DPRD Maluku Siapkan Kuota BBM 2027, Komisi II Panggil OPD dan Soroti Ketimpangan Distribusi

Untuk tarif Maxim Motor Rp.10.200, mungkin kita di anggap mahal padahal ini kan sesuai regulasi, tapi kalau menetapkan tarif Rp. 8.000 bahkan ada yang sampai Rp. 5.000 ya memang keterlaluan itu, belum lagi ditambahkan potongan untuk aplikasi, Drivernya maudapat berapa, kasihan harga minyak sudah naik, perlu dipertanyakan dasar penetapan tarifnya, itu ownernya di suruh baca, pahami dan ikuti regulasinya jangan asal menetapkan tarif, jangan hanya berpikir mengejar untung tapi lupa kesejahteraan drivernya, kalau bersaing ituharus sehat, harus sesuai regulasi yang berlaku, biar aman dan bisa dipertanggungjawabkan.

Ditegaskan, tarif MAXIM untuk angkutan roda dua sudah sesuai regulasi. Karena kalau tidak sesuai regulasi itu kan ada sanksi administratifnya, izinnya bisa dievaluasi dan dicabut. Sekarang coba kita ambil dampak negatifnya, kalau tarifnya rendah seperti itu yah dampaknya luas, pasti ojek-ojek konvensional/pangkalan, angkot akan protes dan bisa saja memicu penolakan terhadap transportasi online, bisa menganggu kambtibmas. Makanya MAXIM di mana-mana itu selalu mengikuti ketentuan yang berlaku, tidak pernah sekalipun kita melanggar,” tutupnya.

Baca Juga  Dialog Interaktif Bersama RRI, Gubernur Maluku Tegaskan Hal Ini

Saat dikonfirmasi, Supardi (45) salah satu driver MAXIM yang ditemui di kawasan protokol, mengatakan kalau di MAXIM ini enak sekali, harga Rp. 10.200 ni su sesuai dengan aturan, katong jua nikmati akang pung untung,baru di MAXIM ni kalo perjalanan jauh katong harga lebih murah, boleh dibandingkan deng yang lain, makanya sampai sekarang banyak pelanggan yang su pake MAXIM. Rejeki ni kan Tuhan sudah atur, tinggal katong syukuri saja. Satu lagi katong jang tolak orderan supaya katong Rating seng jatuh. Katong sehari saja bisa dapat15 – 27 orderan, pulang bisa dapat ratusan ribu satu hari, paling sedikit Rp. 150.000, itu sudah pasti katong dapat dalam satu hari tuh, ujarnya. Ia juga menambahkan kalau kedepan semua Ojol di Masohi tarif bisa sesuai deng akang pung aturan, bagus sudah katong samua sejahtra.

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Ambon Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Gempa Bumi

Berita

Cabai Rawit Tembus Rp160 Ribu per Kg, Pemprov Maluku Jual Rp40 Ribu Lewat Pangan Murah

Berita

Maluku dan Ambon Raih TPAKD Terbaik Regional, Lewerissa Apresiasi Kinerja dan Sinergi dengan OJK

Berita

Pemkot Ambon Perkuat Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI, Aiko Health Disosialisasikan di 22 Puskesmas

Berita

Bupati Maluku Tengah dan Kemenkum Maluku Perkuat Perlindungan Produk Unggulan melalui Indikasi Geografis

Berita

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkot Ambon Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

Berita

Kebakaran di Ambon Tembus 157 Kejadian, Nusaniwe Catat Lonjakan Tertinggi

Berita

Rektor Unpatti dan Kapolda Maluku Perkuat Sinergi Keamanan Kampus dan Riset Ilmiah