Home / Berita

Kamis, 9 April 2026 - 20:31 WIB

Ambon Susun Arah Pembangunan 2027, Wali Kota Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Ambon – Pemerintah Kota Ambon mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang digelar di Hotel Kamari, Kamis (9/4/2026).

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang menjadi momentum penting dalam merancang masa depan kota. Ia menilai, kualitas perencanaan saat ini akan sangat menentukan hasil pembangunan di tahun-tahun mendatang.

Menurutnya, forum tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah awal untuk memastikan setiap program kerja dirancang secara tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bodewin juga memaparkan sejumlah indikator positif pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Kota Ambon pada 2025 tercatat mencapai 4,87 persen, meski masih di bawah target 5 persen. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 5,13 persen pada 2024 menjadi 4,34 persen.

Baca Juga  Miris Insentif Tenaga Medis RSUD Piru Belum Di Bayar

Peningkatan juga terlihat pada kualitas hidup masyarakat, yang tercermin dari kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 83,37 menjadi 83,97. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan masih ada, terutama terkait kesenjangan sosial dan kondisi ekonomi masyarakat yang masih rentan.

Di sisi fiskal, pemerintah daerah dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Kebutuhan belanja yang terus meningkat belum diimbangi dengan pendapatan daerah, sehingga diperlukan strategi baru dalam pembiayaan pembangunan.

Wali Kota menekankan pentingnya terobosan dan pendekatan yang lebih kreatif dalam menjawab tantangan tersebut. Salah satu langkah yang didorong adalah membuka peluang investasi melalui kerja sama dengan pihak ketiga tanpa membebani APBD.

Baca Juga  Gubernur Murad Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Ikhlas

Untuk RKPD 2027, Pemkot Ambon menetapkan sejumlah fokus utama, di antaranya penentuan prioritas pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, penguatan inovasi dalam setiap program, serta peningkatan kolaborasi dengan sektor swasta dan berbagai pemangku kepentingan.

Selain itu, arah pembangunan juga akan difokuskan pada penguatan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, pengembangan UMKM, serta pemberian perhatian khusus kepada penyandang disabilitas.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Ambon berharap pembangunan ke depan dapat lebih inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat luas bagi seluruh masyarakat.

Share :

Baca Juga

Berita

Tinggalkan Pola Pengawasan Konvensional, Inspektorat Ambon Hadirkan SI-BAILEO Berbasis Digital

Berita

Lewerissa Perjuangkan Renovasi Total RSUD Haulussy dan 141 Puskesmas, Target Mulai 2027

Berita

17 Pejabat Eselon II Pemkot Ambon Digembleng PKN, 17 Inovasi Perubahan Ditargetkan Berdampak bagi Masyarakat

Berita

Bangunan Ilegal Ancam Tata Ruang Ambon, Hursepunny Siapkan SIKOPRU untuk Perketat Pengawasan

Berita

Tanpa Bebani APBD, Hendrik Lewerissa Bawa Pesona Maluku ke Panggung Pariwisata Dunia Lewat Bali

Berita

Jusuf Kalla kepada Wisudawan Unpatti: Jangan Hanya Jadi Pencari Kerja, Generasi Muda Harus Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

Berita

Wisuda 1.713 Lulusan Unpatti, Pemprov Maluku Tantang Sarjana Hadirkan Inovasi dan Perubahan

Berita

Vanath Ungkap Tantangan Ekonomi Maluku di Hadapan Jusuf Kalla, Investasi dan Lapangan Kerja Jadi Sorotan