DOBO, GLOBALMALUKU.ID – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menargetkan kawasan Tribun Lapangan Yos Sudarso, Dobo, dapat ditata dan dikembangkan menjadi alun-alun kota pada tahun depan.
Target tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, sebagai bagian dari rencana revitalisasi sejumlah aset daerah agar lebih tertata, produktif, sekaligus dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kaidel menyebut, kawasan Tribun Lapangan Yos Sudarso selama ini lebih banyak digunakan untuk kegiatan upacara dan acara seremonial. Ke depan, lokasi tersebut diarahkan menjadi ruang publik yang dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Selain sebagai alun-alun kota, kawasan itu direncanakan memiliki sentra kuliner dan ruang kreativitas bagi anak muda.
“Ke depan akan dijadikan alun-alun kota dan menjadi pusat kuliner serta beragam kegiatan anak muda untuk berkreasi di sana,” demikian keterangan Kaidel yang diberitakan RRI.
Rencana tersebut merupakan bagian dari penataan sejumlah aset Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru. Sebelumnya, Pemkab Aru juga menyampaikan rencana revitalisasi GOR, Pasar Jar Garia, Pelabuhan Rakyat Dobo, dan Tribun Lapangan Yos Sudarso.
Dorong Aktivitas Ekonomi Masyarakat
Pemanfaatan kembali aset-aset daerah tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki fasilitas publik, tetapi juga diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Untuk kawasan alun-alun, konsep pusat kuliner dan ruang aktivitas anak muda diharapkan dapat menciptakan ruang interaksi masyarakat sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha lokal.
Sementara itu, revitalisasi fasilitas lain seperti pasar dan pelabuhan rakyat diarahkan agar dapat memberikan kontribusi melalui pelayanan dan retribusi daerah. Pemkab Aru sebelumnya memperkirakan sejumlah fasilitas yang direvitalisasi dapat memberikan tambahan PAD sekitar Rp2–3 miliar per tahun.
Dengan konsep tersebut, penataan Tribun Lapangan Yos Sudarso diharapkan tidak sekadar mengubah wajah kawasan pusat kota Dobo, tetapi juga menjadikannya ruang publik yang dapat digunakan masyarakat untuk kegiatan sosial, ekonomi, rekreasi, dan kreativitas.
Target pembangunan alun-alun kota tersebut menjadi salah satu agenda penataan kawasan perkotaan Dobo yang tengah didorong Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru.






































