Home / Berita

Kamis, 20 Juli 2023 - 11:20 WIB

Wattimena ,Komitmen Kita Bergerak Bersama Untuk Menurunkan Angka Stunting Di Kota Ambon

GlobalMaluku.ID,AMBON-Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena ,usai mengikuti Kegiatan Rembuk Stunting Kota Ambon Tahun 2023 di Hotel Marina pada ,Kamis (20/7/2023),menghimbau kepada seluruh Stakeholder terkait,untuk kita memperkuat komitmen untuk menurunkan Angka Stunting di kota Ambon.

Hal ini di sampaikan Pj Walikota Ambon pada sejumlah awak media bahwa , kita sajikan data Stunting, lalu komitmen kita untuk bergerak bersama menurunkan Stunting .”Saya rasa kota Ambon sudah cukup berupaya keras untuk melakukan berbagai intervensi pesefic maupun prefentid ,termasuk perbaikan tata kelola .

Menurut Wattimena , dari semua upaya yang dilakukan pemerintah kota, kita bisa mendukung Pemerintah Pusat(Pempus) soal angka prafelensi Stunting di tahun 2024 harus 14 % ,”harapnya.

Baca Juga  Pemkot Ambon Mengalami Peningkatan Jatah Bantuan Perumahan Swadaya dan Bantuan Subsidi di Tahun 2026

“Kita masi berada pada angka 20,1% ,kita berharap,mudah-mudahan kita mencapai target ,tutur Wattimena.

Kata dia, Pemerintah kota berharap seluruh jajaran pemerintah kota secara internal dari tim penurunan Stunting sampai di desa dan kelurahan ini ,bekerja dalam satu arak-arakan yang sama ,tentu melakukan intervensi sesuai dengan apa yang menjadi tugas masing-masing.”lalu di luar itu ,secara eksternal ,seluruh pihak TNI/Polri,Kejaksaan , BKBN Provinsi bahkan yang lainnya , turut bersama dalam mendukung aksi pemerintah kota ini ,supaya tujuan dari penurunan Stunting ,bisa tercapai,tandasnya.

Lebih lanjut ia juga katakan ,Jadi terkait dengan Anggaran Dana Desa(DD) yang masuk dalam Stunting itu,termasuk dalam lima kripicalpoin,yang di lakukan oleh Pempus ,salah satunya termasuk peran desa negeri dan kelurahan .

Baca Juga  Wattimena,Pemkot Ambon Siap Dalam Penyegaran Meteorollogi Legal

Dikatakan,Desa/ Negeri ini kan di berikan Dana Desa(DD)ada kewajiban untuk menggunakan sebagian anggaran Dana Desa(DD) itu,dalam rangka mewujudkan kebijakan prioritas Pempus ,penurunan Stunting ,penurunan angka kemiskinan ,dan ketahanan pangan inflasi termasuk di dalamnya .”Nah ini harus di maksimalkan oleh Pemerintah Desa/Negeri,supaya di tepat sasaran.Dalam rangka itu ,Pemerintah kota punya intervensi PKK se-kecamatan ,Desa/Negeri,kita harus berembuk supaya dia tidak tumpah tindih program intervensi itu,harapnya.

Ia juga berharap kebijakan apapun dari Pemerintah Kota dan Pemerintah Desa/Negeri dan kelurahan ,tanpa di dukung oleh Masyarakat semuanya akan mubasir. Jadi edukasi kepada masyarakat itu sangat penting dalam penurunan Stunting.”tutupnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Dukcapil SBB Bergerak Cepat, Dokumen Kependudukan Korban Kebakaran Patahuwe Dicetak Ulang

Berita

Target Pinjaman Rp1,5 Triliun Tak Tercapai, Pembiayaan Maluku Baru Rp296 Miliar

Berita

KASIH Diluncurkan di Malteng, Bupati Ozan Dorong Pendampingan Ibu Hamil hingga Pelosok Kepulauan

Berita

Bupati Kaidel Targetkan Alun-Alun Kota Dobo Rampung Tahun Depan

Berita

Kejagung Sosialisasikan LPSE Versi 6 dan Pengelolaan BMN di Maluku, Kajati Tekankan Tertib Administrasi

Berita

Rektor Unpatti Lantik 14 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Pelayanan dan Integritas

Berita

KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Diserahkan, DPRD Maluku Mulai Soroti Ruang Fiskal Daerah

Berita

Dubes Selandia Baru Kunjungi Unpatti, Perkuat Kolaborasi Energi Bersih dan Terbarukan di Maluku