Home / Berita

Kamis, 5 November 2026 - 06:37 WIB

Brigjen TNI Nainggolan Tegaskan TMMD Harus Berdampak Nyata, Enam Poin Jadi Penekanan Evaluasi di Ambon

AMBON,GlobalMaluku.ID | Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tidak boleh sekadar mengejar penyelesaian pembangunan fisik, tetapi harus mampu menghadirkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Penegasan tersebut menjadi salah satu pesan utama Panglima TNI dalam sambutan yang dibacakan Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev), Brigjen TNI Yanto Reinald Nainggolan, saat melakukan evaluasi TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 1504/Ambon, tepatnya di Dusun Seri,Kelurahan Urimeseng,Kecamatan. Nusaniwe,Kota Ambon, Rabu (4/11/2026).

Dalam sambutannya, Nainggolan menegaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang dilaksanakan bersama TNI, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh komponen masyarakat. Program ini memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik, melainkan juga dari kemampuannya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, menumbuhkan semangat gotong royong, serta membangun kesadaran masyarakat untuk memajukan wilayahnya.

Ia menekankan bahwa kehadiran TNI harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya selama program berlangsung, tetapi juga setelah seluruh kegiatan selesai dilaksanakan.

Terkait pelaksanaan TMMD ke-130 di Ambon, kegiatan Wasev dilakukan untuk mengetahui secara langsung sejauh mana program berjalan, mulai dari aspek perencanaan, pelaksanaan, pencapaian sasaran, penggunaan anggaran hingga manfaat yang dihasilkan.

Baca Juga  Pj Bupati Malra Dan Pj Wali Kota Tual Rencananya Akan Di Lantik 31 Oktober

Nainggolan juga memberikan sejumlah penekanan penting kepada seluruh personel Satgas TMMD dan unsur terkait.

Pertama, seluruh kegiatan harus dilaksanakan sesuai rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan serta menghindari penyimpangan dalam pelaksanaan maupun penggunaan anggaran.

Kedua, kualitas hasil pekerjaan harus menjadi prioritas karena pembangunan yang baik adalah pembangunan yang memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Ketiga, koordinasi dan kerja sama seluruh unsur harus terus ditingkatkan agar setiap kendala di lapangan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.

Keempat, kegiatan nonfisik perlu dioptimalkan agar memberikan dampak positif terhadap pengetahuan, kesadaran, dan kehidupan masyarakat.

Kelima, seluruh kegiatan dan administrasi harus didokumentasikan secara tertib sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program.

Keenam, setiap temuan dan masukan dari Tim Wasev harus dijadikan bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan TMMD pada masa mendatang.

Selain itu, Nainggolan mengingatkan seluruh personel Satgas agar tetap menjaga semangat, disiplin, dedikasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Komunikasi yang baik dengan masyarakat serta sikap humanis juga harus dikedepankan.

Baca Juga  Tiga Kandidat Sekkot Ambon Masuk Tahap Akhir, Wali Kota Siapkan Wawancara Terbuka

“Tunjukkan bahwa TNI selalu hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai kesulitan rakyat,” demikian salah satu penekanan dalam sambutan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan TMMD dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dengan TNI dalam mempercepat pembangunan.

Wattimena juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kawasan pegunungan di Kota Ambon. Pemerintah Kota Ambon, kata dia, tengah menyiapkan langkah dan terobosan baru agar pembangunan dapat menjangkau wilayah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pelayanan dasar.

Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dinilai menjadi modal penting untuk menjawab tantangan pembangunan, terutama pada wilayah dengan kondisi geografis yang membutuhkan perhatian khusus.

Evaluasi TMMD ke-130 ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan pengawasan administratif, tetapi juga momentum memperbaiki kualitas pelaksanaan program agar setiap anggaran, tenaga, dan sumber daya yang dikerahkan benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

Pesan utama yang ditegaskan dalam evaluasi tersebut jelas: TMMD bukan hanya program TNI, melainkan program bersama untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah. (Jos)

Share :

Baca Juga

Berita

Lindungi Masa Depan PPPK, Pemkab SBB Gandeng Taspen: Iuran Pensiun Bisa Disesuaikan Kemampuan

Berita

Soroti Pembangunan di Kali Waitomu, Komisi III DPRD Maluku Segera Panggil BWS: Perizinan Harus Jelas!

Berita

Benhur Watubun Sebut Kehadiran Jusuf Kalla di Wisuda Unpatti Jadi Momentum Istimewa, Pesan Ciptakan Lapangan Kerja Jadi Sorotan

Berita

AKSA HARMONI, Inovasi Oldrin Parinussa Perkuat Persaudaraan Lintas SARA Menuju Ambon Rumah Basudara

Berita

Wali Kota Bodewin Apresiasi TMMD ke-130, Sinergi TNI dan Pemkot Ambon Hadirkan Pembangunan bagi Masyarakat

Berita

Tinggalkan Pola Pengawasan Konvensional, Inspektorat Ambon Hadirkan SI-BAILEO Berbasis Digital

Berita

Lewerissa Perjuangkan Renovasi Total RSUD Haulussy dan 141 Puskesmas, Target Mulai 2027

Berita

17 Pejabat Eselon II Pemkot Ambon Digembleng PKN, 17 Inovasi Perubahan Ditargetkan Berdampak bagi Masyarakat