Home / Berita

Rabu, 6 Maret 2024 - 23:32 WIB

Demi Mendapatkan Keuntungan Besar Andy Nur Akbar Mengatur Pihak Perencanaan

GlobalMaluku.ID,Piru-Tarik ulur kasus gedung PKK di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kini menjadi sorotan publik, pasalnya kasus tersebut telah menyeret orang dekatnya Pj Bupati kabupaten SBB.

Untuk di ketahui kasus Rehablitas gedung PKK di SBB yang di kerjakan oleh CV Aurora Marwange kuat dugaan ada indikasi kerjasama yang di lakukan oleh direktur CV Aurora dengan pihak Pokja untuk menentukan CV Aurora sebagai pemenang tender berdasarkan petunjuk dari Andy Nur Akbar, agar semua keuntungan dari pekerjaan itu di setor buat Andy Candra AS Aduddin selaku Pj Bupati kabupaten SBB.

Demi mendapatkan keuntungan yang besar, maka sekenaryo yang harus di lakukan ialah, mengatur pihak perencanaan untuk membengkak nilai pada proyek tersebut,

Baca Juga  Prajurit Korem 151/Binaiya Melaksanakan Latihan Menembak

Akibat dari permufakatan bersama itu lah, sehingga dapat di duga terjadi Mark up yang begitu besar, dan kasus ini langsung di tangani oleh krimsus Polda Maluku di Ambon, beberapa hari kemaring pihak krimsus datang ke sbb guna melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi,

Setelah semua saksi di periksa oleh krimsus di polres kabupaten seram bagian barat, kini muncul cerita yang tak sedap di dengar, kalau Andy Nur Akbar selaku direktur CV Aurora, siap untuk 86 kasus tersebut, bahkan Akbar di kabarkan telah menyerahkan sebagian dana kepada sala satu pimpinan partai politik di SBB yang ber inisial AH.

Akbar melakukan hal itu di karenakan ada kabar kalau AH yang di percayakan oleh Akbar memiliki hubungan baik dengan salah satu anggota krimsus yang ikut dalam pemeriksaan terhadap Akbar.

Baca Juga  Swiss-Belhotel Ambon menawarkan berbagai Promo Spesial Aneka Kopi dan Cake

Isu ini sontak Ramai menjadi perbincangan, kini warga kabupaten seram bagian barat masih terus berbesar harapan agar pihak krimsus Polda Maluku dapat mengusut tuntas kasus tersebut, selain kasus gedung PKK, krimsus juga sedang menangani sejumlah kasus dugaan korupsi yang lain lagi.

Dan kasus- kasus tersebut melibatkan semua orang dekat pj bupati sbb Andy Candra as adudin, termasuk istri pj bupati sbb Norma Riana, Norma Riana juga adalah ketua TP PKK SBB, dan Norma Riana di duga telah melakukan penyelewengan terhadap anggaran PKK, dan kasus itu juga sedang di tangani oleh krimsus Polda Maluku.

Share :

Baca Juga

Berita

Bimas Kristen Malteng: Klaim Bergabung dengan Sinode dan PGI Harus Melalui Prosedur Resmi

Berita

Diduga Gunakan Identitas PGI Tanpa Dasar Organisasi yang Jelas, Jemaat Victorius Breaktrough Suli Diminta Diperiksa

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah, SP2D Online Jadi Langkah Menuju Smart City

Berita

DPRD Maluku Terima LHP BPK 2025, Benhur Watubun Tekankan Tata Kelola Keuangan Harus Transparan

Berita

DPRD Maluku Mulai Masa Sidang III, APBD hingga Temuan BPK Jadi Sorotan Utama

Berita

DPRD Maluku Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat di Malteng, Pastikan Program Pendidikan Nasional Tepat Sasaran

Berita

Rektor Unpatti Tegaskan Blok Masela Harus Sejahterakan Masyarakat Maluku, Bukan Sekadar Proyek Energi

Berita

Mahasiswa Seram Utara-Selatan Desak Pemerintah Tinjau Ulang Tapal Batas Hutan, Ancam Gelar Aksi Lanjutan