Home / Berita

Rabu, 29 Maret 2023 - 12:36 WIB

Dishub SBB Temui Sejumlah Masalah Yang Menjadi Kendala Untuk Terminal Kairatu Beroperasi Secara Maksimal

GlobalMaluku.ID,PIRU-Upaya untuk mengfungsikan Terminal Kairatu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, untuk beroperasi secara maksimal, bukan hal yang mudah, pasalnya ada beberapa kendala yang ditemui Dinas Perhubungan Kabupaten SBB.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten SBB, Frentje Laturette, SSTP.saat ditemui dikantornya, Dinas Perhubungan SBB, Jalan Neniari, Kota Piru, pada Senin, (27/3/2023)mengungkapkan, sejumlah persoalan yang menjadi kendala sehingga Terminal Kairatu tidak dapat berfungsi secara maksimal adalah, Adanya terminal bayangan di Pasar Gemba, Desa Gemba atau Waimital, Desa Gemba atau Waimital dikenal sebagai pusat ekonomi yang sudah mapan, sehingga aktifitas didaerah tersebut sudah ramai “Karena itu , para supir angkot lebih memilih untuk memarkirkan kendaraannya di Pasar Gemba.
” Sebenarnya untuk mengurangi parkiran angkot, maupun kendaraan lainnya di badan jalan Pasar Gemba itu , Kita sudah bikin penertiban.Dan Kita sudah berkoordinasi dengan Pemdes Waimital ” ungkap Laturette.

Laturette juga menambahkan, sebelumnya Dinas Perhubungan Kabupaten SBB telah melakukan pertemuan dengan pengelola Pasar Waimital, dan Bhabinkamtibmas Desa untuk membicarakan penertiban parkiran di Pasar Gemba, setelah itu dua Minggu berikutnya Dishub SBB kemudian memasang tanda larangan parkir di badan jalan pasar Gemba.

Baca Juga  Benhur, Gagasan Politik Yang Kuat Lahir Dari Kedekatan Dan Dialog Nyata Dengan Masyarakat

Kepala Dinas Perhubungan SBB ini juga menyatakan, ketika melakukan pertemuan dengan para supir angkot untuk mengaktifkan Terminal Kairatu, para Supir tersebut ragu, sehingga Mereka mengatakan jangan sampai cuma bikin kebijakan panas – panas tai ayam .
Selain itu, kendala lain untuk memfungsikan Terminal Kairatu secara maksimal menurut Laturette adalah, kecendrungan para supir Angkot untuk mengangkut para Penumpang Ferry di Pelabuhan Waipirit, pasalnya letak dari Pasar Gemba lebih dekat ke Pelabuhan Waipirit daripada Terminal Kairatu.

Mantan Camat Inamosol ini mengkuatirkan, jika diberlakukan trayek khusus Waipirit – Kairatu, maka pengguna jasa transportasi umum Angkot akan terkena tambahan biaya transportasi , pasalnya untuk trayek Waipirit – Kairatu biasanya dipatok harga Rp 20.000 hingga 25.000.

” Sekarang ini mungkin Para Pedagang Pasar Kairatu yang keberatan, tetapi mungkin sesudah Katong terapkan kebijakan ini, maka giliran Para Penumpang yang demo Dishub SBB karena adanya penambahan biaya transportasi” cetus Laturette.
Laturette menjabarkan, untuk saat ini kebijakan yang sementara dilakukan oleh Dinas Perhubungan SBB adalah para angkot diperbolehkan masuk ke Terminal Kairatu, selanjutnya Mereka dibebaskan untuk parkir di Terminal Kairatu atau tidak terserah Mereka, selanjutnya Mereka juga dibebaskan untuk mengambil penumpang di Pasar Gemba maupun di Pelabuhan Waipirit .

Baca Juga  Peduli Generasi Muda, Satgas TMMD Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

Kadis Perhubungan SBB juga mengatakan, pihaknya juga telah melakukan dua kali pertemuan dengan Pihak Organda SBB , dimana Mereka (Organda) menyatakan akan mentaati kebijakan Dishub SBB yang terpenting adalah semua fasilitas dan harapan Mereka dapat dipenuhi.
“Jangan sampe nanti teman – teman supir dirugikan karena, dong merasa terbatasi lalu nanti membebani penumpang karena nanti turun naik angkot harus beberapa kali.” ungkap Kadis menyampaikan pernyataan dari Organda SBB.

Share :

Baca Juga

Berita

Pelayanan Kasih Klasis GPM Masohi Layani 938 Warga

Berita

Unpatti Gelar Seleksi Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Sistem Informasi

Berita

DPRD Maluku Minta Rencana Pembentukan Perusda Baru Dikaji Ulang, Soroti Keterbatasan Fiskal

Berita

Disperindag SBB Bantah Kelangkaan Minyak Tanah di Piru, Pastikan Stok Aman

Berita

Gubernur Maluku Canangkan Festival Marawai I 2026, Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Negeri-Negeri Hidupkan Kembali Budaya dan Adat Leluhur Lewat Maraway Festival

Berita

Kebakaran Lahan di BTN Lateri Indah, Damkar Ambon Kerahkan Tiga Unit Mobil Pemadam

Berita

Jubir Pemkot Tegaskan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas, Bukan Nepotisme