GLOBALMALUKU.ID, AMBON | Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong lulusan Universitas Pattimura (Unpatti) agar tidak hanya mengandalkan ijazah untuk memasuki dunia kerja, tetapi mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan inovasi, solusi, dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah di era Society 5.0.
Pesan tersebut disampaikan Hendrik dalam sambutannya pada kegiatan wisuda Universitas Pattimura di Ambon, Rabu (29/7/2026). Ia menekankan bahwa perubahan teknologi dan dinamika kehidupan masyarakat menuntut lulusan perguruan tinggi untuk terus mengembangkan kemampuan, kreativitas, serta daya adaptasi.
Menurut Hendrik, era Society 5.0 menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda. Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
Karena itu, para lulusan tidak boleh berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal. Mereka harus terus memperbarui pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan membangun karakter agar mampu menghadapi perubahan dunia kerja.
Lulusan Harus Hadirkan Solusi
Hendrik menegaskan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Ia berharap para lulusan Unpatti dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama kuliah untuk menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat, mulai dari pengembangan ekonomi lokal, peningkatan kualitas pelayanan, hingga pemanfaatan teknologi bagi kemajuan daerah.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tinggi tidak semata-mata diukur dari banyaknya lulusan yang memperoleh gelar akademik, tetapi juga dari kontribusi mereka setelah kembali dan berkiprah di tengah masyarakat.
Lulusan juga didorong agar berani menciptakan peluang, mengembangkan usaha, serta tidak hanya bergantung pada ketersediaan lapangan kerja yang sudah ada.
Unpatti dan Masa Depan Maluku
Sebagai salah satu perguruan tinggi utama di Maluku, Universitas Pattimura diharapkan terus memperkuat perannya dalam menghasilkan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
Hendrik menilai sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat diperlukan agar pengetahuan serta hasil penelitian dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Di tengah tantangan pembangunan di wilayah kepulauan, kontribusi lulusan perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk mengembangkan potensi lokal, memperkuat inovasi, dan menciptakan solusi sesuai karakteristik daerah.
Ia berharap para lulusan dapat menjadikan ilmu pengetahuan sebagai modal untuk berkarya, sekaligus menjaga integritas dan tanggung jawab dalam setiap bidang pekerjaan yang digeluti.
Melalui momentum wisuda tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku mendorong generasi muda agar mengambil peran aktif dalam pembangunan. Para lulusan diharapkan menjadi penggerak perubahan yang mampu menghubungkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Dengan semangat inovasi, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian terhadap daerah, lulusan Unpatti diharapkan dapat ikut mewujudkan Maluku yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera.



































