Home / Berita

Rabu, 24 September 2025 - 15:58 WIB

Jembatan Wai Besi Ambruk, Irawadi Harap BPJN Segera Perbaiki

AMBON–Jembatan Wai Besi IV Km 89 di Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) ambruk pada Minggu (21/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIT. Jembatan Wai Besi ini merupakan akses jalan utama penghubung antara Kabupaten Malteng, dan Seram Bagian Timur (SBT).

Ambruknya Jembatan Wai Besi, lantaran tingginya curah hujan, beberapa hari terakhir ini. Robohnya jembatan menyebabkan arus transportasi lintas Pulau Seram menjadi lumpuh. Jembatan ini dibangun oleh PT. Modern Widya Technical pada tahun 2001 silam.

Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Maluku dari daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Malteng, Irawadi meminta Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku, untuk segera memperbaiki jembatan tersebut, agar roda perekonomian masyarakat bisa kembali normal.

Baca Juga  Usai Melantik Mailuhu Sebagai Anggota Dewan Kota Ini Harapan Tamaela

”Jadi kemarin sekitar pukul 09.00 WIT saya mendapatkan informasi, bahwa Jembatan Wai Besi putus. Kebetulan saya juga sementara berada di Kecamatan Seram Utara. Jadi, saya langsung koordinasi dengan pihak BPJN, dan itu langsung di respon,” kata Irawadi kepada wartawan, di Rumah Rakyat, Karang Panjang, Selasa (23/09/2025).

Dia menilai, faktor yang menyebabkan Jembatan Wai Besi ambruk adalah, karena faktor usia dan adanya kendaraan dengan muatan berat, yang sering melintasi jembatan itu.

Menurutnya, Kepala BPJN Wilayah Maluku, Yana Astuti bersama stafnya telah turun ke lokasi. Bahkan, pihak BPJN telah menyiapkan jembatan darurat.

“Mudah-mudahan dalam jangka waktu 1 atau 2 hari kedepan jembatan darurat sudah bisa dibangun. Sebagai langkah antisipasi, sambil menunggu jembatan darurat dibangun, perlu ada timbunan diatas jembatan yang patah ini, agar kendaraan yang melintas bisa melintas,” harap Irawadi.

Baca Juga  Menggelar Pertemuan Bersama PT. Telekomunikasi Seluler, Gubernur Maluku Sampaikan Hal ini

Berdasarkan pantauannya, lanjut Irawadi, kendaraan yang bisa melintasi Jembatan Wai Besi yang ambruk, yakni kendaraan yang berukuran kecil, sementara kendaraan berukuran besar tidak bisa melintas. Hal ini menyebabkan kendaraan seperti truk menumpuk di kawasan SS.

”Jadi harapan kami sebagai perwakilan masyarakat di Kabupaten Malteng, agar pihak BPJN secepatnya melaksanakan pekerjaan di sana, utamanya itu adalah langkah darurat seperti penimbunan, agar kendaraan yang menumpuk ini bisa melintas,” tutup Irawadi.

Share :

Baca Juga

Berita

Solichin Buton Warning Pembebasan Lahan TPU Arbes: Status Tanah Harus Jelas, Hindari Masalah Hukum

Berita

Desakan Pemakzulan Abdullah Vanath Menguat, Watubun Tegaskan DPRD Tak Bisa Bertindak Sepihak

Berita

Wagub Maluku Dorong Perluasan Peluang Kerja bagi Pemuda, Solidaritas Jadi Kunci Datangkan Investasi

Berita

Ombudsman Maluku Soroti Pelayanan Publik SBB, Bupati Diminta Pastikan Perbaikan Nyata

Berita

Maluku Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa: Penghargaan Ini Milik Seluruh Rakyat dan Pemuda

Berita

Wali Kota Ambon Dorong TP-PKK Jadi Mitra Strategis, Bidik Optimalisasi PAD

Berita

Pemda SBB Bentuk Tim Khusus Bahas Aspirasi Warga Amaina, Renovasi Masjid Ditunda Sementara

Berita

Lepas 39 Calon Praja IPDN, Gubernur Lewerissa Tekankan Disiplin dan Jaga Nama Baik Maluku