AMBON, GLOBALMALUKU.ID | Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan pentingnya aparatur sipil negara (ASN) yang sehat, solid, berintegritas dan profesional sebagai modal utama dalam memperkuat pelayanan publik di Provinsi Maluku.
Penegasan tersebut disampaikan Lewerissa saat membuka rangkaian HUT KORPRI, Sosialisasi dan Pemberian Vaksin Human Papillomavirus (HPV), Liga KORPRI Provinsi Maluku Tahun 2026, serta penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.
Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (8/10/2026).
Menurut Lewerissa, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan peringatan HUT KORPRI, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kualitas ASN melalui perhatian terhadap kesehatan, kebersamaan dan profesionalisme.
Ia menilai kesehatan fisik memiliki hubungan penting dengan kemampuan ASN dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Kondisi fisik yang sehat dan bugar akan mendukung kejernihan pikiran, stabilitas emosi, serta semangat dalam menjalani aktivitas. Oleh karena itu, sebagai aparatur sipil negara, memiliki tubuh yang sehat dan bugar merupakan modal utama dalam menjalankan tugas pengabdian dengan optimal dan produktif,” ujar Lewerissa.
ASN Diajak Pahami Vaksin HPV
Dalam kegiatan tersebut, Lewerissa juga mengajak ASN meningkatkan pemahaman mengenai vaksinasi HPV.
Ia meminta ASN tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak berdasarkan fakta terkait vaksinasi. Menurutnya, pemahaman yang benar diperlukan agar masyarakat dapat mengambil sikap berdasarkan informasi yang memadai.
“Mari kita ubah pola pikir dari ‘takut karena tidak tahu’ menjadi ‘percaya karena memahami’. Untuk itulah, sosialisasi vaksinasi HPV saat ini merupakan edukasi yang sangat penting,” katanya.
Lewerissa berharap ASN dapat menjadi pelopor pola hidup sehat yang dimulai dari lingkungan keluarga. Edukasi mengenai vaksinasi, kata dia, perlu diikuti secara baik sehingga ASN mampu memahami manfaatnya dan meneruskan informasi yang benar kepada keluarga maupun lingkungan sekitar.
Liga KORPRI Bukan Sekadar Kompetisi
Selain kesehatan, Gubernur Maluku juga menyoroti pelaksanaan Liga KORPRI Provinsi Maluku Tahun 2026.
Ia berharap kegiatan olahraga tersebut tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi antarpegawai maupun organisasi perangkat daerah (OPD), tetapi menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan solidaritas ASN.
“Dalam semangat menyemarakkan HUT KORPRI ke-55, perhelatan Liga KORPRI Provinsi Maluku tidak menjadi ajang berkompetisi, tetapi menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan, membangun solidaritas antarpegawai ASN, antar-OPD, serta membangun semangat kerja sebagai satu keluarga besar Pemerintah Provinsi Maluku,” jelasnya.
PNS Baru Diminta Jaga Amanah
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Lewerissa menyerahkan SK Pengangkatan PNS kepada CPNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku.
Ia mengingatkan para PNS yang baru diangkat bahwa SK tersebut bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bentuk amanah dan kepercayaan negara yang harus diwujudkan melalui pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya tegaskan kepada saudara yang baru diangkat sebagai PNS, jadilah ASN yang berintegritas, disiplin, dan profesional. Harapan saya, saudara-saudara menjadi generasi baru birokrasi yang mampu membawa semangat perubahan,” tegas Lewerissa.
Ia juga meminta PNS baru menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan ketulusan dalam memberikan pelayanan.
“Bekerjalah dengan hati, layani masyarakat dengan tulus,” pesannya.
Resmi Buka Sosialisasi HPV dan Liga KORPRI
Di akhir sambutannya, Lewerissa menyampaikan apresiasi kepada Tim Kesehatan KORPRI Pusat yang hadir memberikan sosialisasi dan edukasi, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Liga KORPRI Provinsi Maluku.
Lewerissa kemudian secara resmi membuka Sosialisasi dan Pemberian Vaksin HPV serta Liga KORPRI Provinsi Maluku Tahun 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Mitra Vaksin Dewan Pengurus KORPRI Nasional, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku, peserta sosialisasi dan penerima vaksin HPV, serta CPNS yang baru diangkat menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku.
Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Maluku untuk mendorong penguatan kualitas ASN melalui tiga aspek, yakni kesehatan, kebersamaan, dan profesionalisme, yang pada akhirnya diarahkan untuk mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat.



































