Home / Berita

Sabtu, 7 September 2024 - 02:37 WIB

Lisaholith Ingkar Janji,Puluhan Honorer K2 Demo Di DPRD SBB

GlobalMaluku.ID,Piru-Adapun kisah Honorer K2 ini masih berlanjut pada tahun 2024 ketika Andi Chandra As’addudin mantan Pj Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB)meninggalkan kesan yang buruk pada puluhan Honorer K2 yang berada di Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) yang berjuluk Bumi Saka Mese Nusa.

Puluhan Honorer K2 melakukan aksi demonstrasi dengan membawa spanduk di Kantor DPRD Kabupaten SBB, Gunung Malintang, Kota Piru, pada Rabu, (4/9/2024.

Dalam aksinya yang dipimpin oleh Musa Nuruwe, mereka meminta Ketua DPRD SBB, Abdulrasyit Lisaholith,untuk merealisasikan janji-janjinya kepada para honorer tersebut.

Pasalnya dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya, banyak janji yang telah diumbar Lisaholith kepada para honorer itu, bahkan hingga akhir demo tersebut Lisaholit tidak menampakan batang hidungnya.

Selain itu, para Honorer juga menuding DPRD SBB tidak melaksanakan fungsi kontrolnya terhadap keputusan yang telah diambil oleh Mantan Penjabat Bupati SBB, Brigjen Andy Chandra As’Aduddin, S.E., M.H, sehingga menghasilkan jatah CPNS SBB Tahun 2024 menjadi 10 orang dan PPPK 90 orang sehingga total formasinya menjadi 100 orang.

Baca Juga  Finalis Jujaro dan Mungare 2025 Diminta Jadi Storyteller Otentik Ambon

Menanggapi tuntutan para pendemo itu, Penjabat Bupati SBB, Dr. Achmad Jais Ely, S.T., M.T, mengungkapkan, bahwa kouta CPNS Pemda SBB yang tidak bisa dirubah adalah 1600 jabatan di Pemda SBB yang belum terisi.

“Pemda SBB masih membutuhkan 1600 jabatan berdasarkan analisa jabatan dan analisa beban kerja, itu berarti kita masih kekurangan jabatan, sementara saat ini data honorer yang telah masuk ke BAKN ada sekitar 1.400 berarti kebutuhan akan jabatan masih melebihi,”jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah menggelar pertemuan dengan Sekda, Alvin Tuasuun, S.P., M.Si, dan Kepala BKPSDM SBB, Abdul Manan Tuarita untuk memasangkan 1400 CPNS kedalam kebutuhan 1600 jabatan tersebut sehingga dapat ditentukan apakah person ini cocoknya dimana, sehingga dapat diketahui berapa kekurangan formasi yang belum terisi.

Baca Juga  Ketua Pansus DPRD Maluku Noaf Rumau Targetkan Satu Bulan Tuntaskan Ranperda RPJMD

Terkait jatah CPNS SBB yang hanya 100 orang tersebut, Penjabat Bupati SBB itu sangat menyayangkan kouta terkecil, bahkan dirinya menyatakan, sempat melayangkan surat Ke Kemenpan-RB untuk menambah jatah kuota CPNS SBB sebanyak 250 orang, sehingga total menjadi 350 CPNS, bahkan dirinya menjamin, sanggup membayar gaji tambahan 250 CPNS tersebut dengan total anggaran Rp 21 Milyar, tetapi Kemenpan-RB dalam jawabannya mengatakan tidak bisa menerima revisi Kuota CPNS SBB Tahun 2024 itu, seperti yang diusulkan tersebut.

Dengan jatah jabatan 1600 di Pemda SBB yang belum terisi tersebut,pj Bupati mengatakan,butuh kesiapan anggaran, untuk itu dirinya butuh dukungan DPRD SBB dan TPAD sehingga kedepan dapat merealisasikan anggaran untuk gaji para CPNS tersebut,pinta Ely.

Share :

Baca Juga

Berita

Mangkir Dua Kali dari Panggilan DPRD, Komisi I Ancam Laporkan Oknum TNI ke Mabes

Berita

Wali Kota Ambon Lantik 59 Kepala Sekolah, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar Aturan

Berita

Benhur Watubun Konsolidasikan Kader PDIP di Seram Selatan, Tekankan Militansi dan Kedekatan dengan Rakyat

Berita

Unpatti Buka Seleksi Mandiri UTBK 2026, Lebih dari 3.100 Calon Mahasiswa Perebutkan Ribuan Kursi Tersisa

Berita

Unpatti Dorong Nelayan Ureng Naik Kelas, Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Tinggi

Berita

Wali Kota Ambon: ASN Harus Siap Melayani, Bukan Sekadar Mencari Pekerjaan

Berita

Unpatti Perkuat Jejaring Global, Duta Besar Prancis Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Riset di Maluku

Berita

Kunjungi Kejari SBT, Kajati Maluku: Jaga Integritas, Itu Mahkota Seorang Jaksa!