Home / Berita

Kamis, 17 September 2026 - 19:10 WIB

Maluku Sabet Terbaik I Nasional, Rp2 Miliar Jadi Tantangan Perluas Akses Pendidikan

JAKARTA, GLOBALMALUKU.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku meraih Penghargaan Terbaik I kategori Akses Pendidikan dan Layanan Pendidikan Tingkat Provinsi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Prestasi tersebut disertai dana stimulan sebesar Rp2 miliar sebagai dukungan bagi peningkatan kinerja pemerintah daerah.

Penghargaan itu diterima Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Capaian tersebut menjadi pengakuan atas upaya pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan di wilayah Maluku yang memiliki karakteristik geografis kepulauan, dengan masyarakat tersebar di 11 kabupaten/kota.

Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas penghargaan dan dukungan dana stimulan tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat Maluku.

Ia menilai, upaya memperluas akses pendidikan di Maluku bukan perkara mudah. Kondisi geografis yang terdiri atas gugusan pulau, kawasan pegunungan, wilayah terpencil, hingga daerah perbatasan menjadi tantangan tersendiri dalam menghadirkan pelayanan pendidikan yang merata.

Baca Juga  HUT Lantas Yang Ke-68 ,Polres SBB Salurkan Bantuan Sosial Kepada Warga SBB

“Penghargaan ini sangat berarti bukan cuma bagi pemerintah, tetapi bagi masyarakat dan 11 kabupaten/kota di Maluku,” ujar Lewerissa.

Menurutnya, penghargaan tersebut tidak semata-mata menjadi kebanggaan pemerintah provinsi, tetapi juga harus menjadi motivasi untuk memperkuat pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan.

Dana Stimulan Rp2 Miliar, Fokus pada Pemerataan

Dana stimulan sebesar Rp2 miliar yang diterima bersama penghargaan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja pemerintah daerah dalam memperluas akses dan layanan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Dr. Sarlota Singerin, mengatakan penghargaan tersebut harus dijadikan pemacu semangat untuk terus menata dan meningkatkan layanan pendidikan, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menurut Sarlota, tantangan geografis Maluku menuntut kerja sama seluruh pemangku kepentingan agar transformasi dan digitalisasi pendidikan dapat menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.

Pemerintah daerah, kata dia, perlu terus mendorong pemerataan layanan agar keterbatasan geografis tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Maluku untuk memperoleh kesempatan pendidikan yang layak.

Baca Juga  Respon Keluhan Masyarakat, Prajurit Ajusta Bangun Jembatan Darurat di Daerah Operasi

Prestasi Harus Diikuti Hasil Nyata

Penghargaan dari Kemendagri tersebut menjadi momentum bagi Pemprov Maluku untuk memperkuat program pendidikan secara berkelanjutan.

Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan capaian di tingkat nasional benar-benar diikuti peningkatan layanan yang dirasakan masyarakat, termasuk ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, pemerataan tenaga pendidik, serta akses pembelajaran berbasis teknologi di wilayah terpencil.

Dengan kondisi Maluku sebagai provinsi kepulauan, pemerataan pendidikan membutuhkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan setiap wilayah, bukan sekadar pendekatan yang seragam.

Dana stimulan Rp2 miliar juga perlu dimanfaatkan secara terukur, transparan, dan sesuai ketentuan agar mampu mendukung peningkatan layanan pendidikan secara nyata.

Pemprov Maluku diharapkan menjadikan penghargaan Terbaik I ini sebagai titik penguatan kinerja, sehingga prestasi yang diraih tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut pada perluasan kesempatan belajar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di seluruh wilayah Maluku. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur Maluku Dukung Seram Opportunity, 400 Kluster Sawit Dibidik dan 20 Ribu Tenaga Kerja Ditargetkan

Berita

Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Bulog Capai Pengadaan 4 Juta Ton Beras, Gubernur Maluku Hadir di Ambon

Berita

Wattimena Tegaskan Penataan OPD Bukan untuk Tambah Jabatan, Tapi Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Kejati Maluku Ingatkan Kepala Sekolah: Kelola Dana BOSP, Jangan Campur Kepentingan Pribadi

Berita

Halidah Rahawarin Resmi Jabat Wakil Dekan FK Unpatti, Rektor Bidik Akreditasi Unggul

Berita

Tenaga Kerja Blok Migas Masela Jangan Dipolitisir, Pemerintah Diminta Bela Anak Maluku

Berita

Lewerissa: ASN Sehat, Solid, dan Profesional untuk Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Perubahan KUA-PPAS 2026, Maluku Tengah Dapat Tambahan Fiskal Rp68,76 Miliar