Home / Berita

Senin, 4 Maret 2024 - 09:05 WIB

Miris Pj Bupati SBB Bungkam Dari Pertanyaan Wartawan, Budeh :Buku Belanja Uang Makan Minum Pendopo Bohong

GlobalMaluku.ID,Piru-Terkait dengan uang makan minum di Pendopo Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) ,kini terang-terangan di buka oleh mantan juru masak pendopo. Di sinyalir pemberitaan pertama media GlobalMaluku.ID, bahwa diduga ada pengeluaran anggaran yang tidak wajar di Pendopo Bupati, karena selama mulai kepemimpinan Pj Bupati jarang ada tamu yang datang di Pendopo, dan Pendopo sangat sepi.

“Akhirnya dari belanja anggaran makan minum yang tidak wajar ini secara terang-terangan di bongkar oleh mantan juru masak.

Pj Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB)Andi Candra As’adufdin tidak berkutik saat di WA wartawan tentang laporan buku belanja makan minum pendopo yang di duga bohong.

Orang nomor satu yang selalu menganggap dirinya paling bersih, kini mulai diam, dengan semboyang *piring yang kotor harus di bersihkan,* kini sikap ketegasannya mulai terlihat kendor saat kehadiran krimsus Polda Maluku ke SBB guna melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kasus dugaan korupsi yang sedang melanda Bumi Saka Mese Nusa.

Pasalnya dari sejumlah kasus dugaan korupsi yang sedang di tangani krimsus, ada sebagian kasus di duga kuat bisa menyeret istri Pj Bupati SBB Norma Riana, seperti kasus makan dan minum tamu di pendopo Bupati SBB.

Baca Juga  Penjaringan CPNS Akan Dihentikan Sementara Oleh Pemkot Ambon

Menurut keterangan dari budeh, mantan juru masak di pendopo Bupati yang telah di berhentikan oleh istri Pj Bupati SBB Norma Riana, budeh dalam pengakuannya kepada media Va telepon selulernya Senin( 4 /3/2024).

Saya telah di periksa oleh krimsus ucap budeh, saya di tanya begitu banyak pertanyaan, tetapi saya di tanyakan cuma di seputaran masak dan belanja dapur pendopo, saat itu saya kaget setelah saya lihat data yang telah di buat oleh pihak pengelola kalau untuk belanja beras di pendopo satu Minggu itu bisa mencapai 17 karung saya kaget, karena setau saya, untuk 1 bulan cuma 4 karung saja, lantas kalau mereka bikin laporan belanja dalam 1 Minggu habiskan 17 karung, lalu satu bulan sudah berapa banyak beras yang mereka beli, beber budeh.

Karena selama saya bekerja di pendopo sebagai jurumasak, tidak ada tamu yang datang makan di pendopo, yang sering datang ke pendopo cuma pak Sahban Pati dan istrinya saja, itupun juga mereka cuma minum kopi sama teh saja, ungkap budeh.

Lanjutnya selain itu, di Taruh di mana beras- beras sebanyak itu, karena saya sebagai juru masak, saya juga yang pegang kunci gudang makanan, makanya saya anggap semua laporan belanja mereka itu bohong, selain itu untuk uang belanja saja, ibu Pj Bupati terkadang kasih untuk 1 hari Rp 300 000, (tiga Ratus Ribu Rupiah) bahkan ada juga yang cuma Rp 50 000, itupun juga dikasih lewat ibu Nana Patty Baru ibu Nana kasihkan buat saya, ucap budeh.

Baca Juga  Pangdam XVI/Pattimura Bersama Forkopimda Maluku Basmi Sebanyak 723 Pucuk Laras Panjang Dan Pendek Milik Masyarakat

Dari keterangan budeh, Pj Bupati yang di tanyakan awak media Via Watsap, dalam pertanyaannya, pak Pj Bupati selaku kepala daerah apa tanggapannya tentang keterangan saksi yang menjelaskan semua laporan belanja makan minum di pendopo bohong, namun sampai dengan berita ini terbit, Pj Bupati tidak menjawab, alias bungkam.

Untuk di ketahui, terkait dengan makan minum tamu di pendopo Bupati, bukan saja budeh selaku mantan jurumasak yang telah di periksa, tetapi ada juga sejumlah saksi yang lain lagi yang telah di periksa krimsus, hal ini berdasarkan pengakuan budeh, karena menurut budeh kehadirannya di krimsus, sudah ada beberapa saksi yang lain lagi yang sementara dalam pemeriksaan.

Budeh dalam penjelasan akhir, saya sudah berjanji kepada krimsus, untuk keperluan penyilidikan saya selalu siap kapan saja saya di panggil untuk di mintahi keterangan, saya akan koperatif, tegas budeh .

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkot Ambon dan Dubes Belanda Gelar Nobar Meriah, Ribuan Fans Oranje Padati Lapangan Merdeka

Berita

Maluku Tenggara Genjot Peningkatan SDM, ASN Didorong Tempuh Pendidikan Pascasarjana

Berita

SMSI Bidik HPN 2026, Firdaus Minta Dewan Pers Terapkan Prinsip Keadilan bagi Seluruh Konstituen

Berita

Ambon Bersiap Jadi Lautan Oranye, Dubes Belanda Hadir Nobar Piala Dunia Bersama Warga di Lapangan Merdeka

Berita

Sekolah Laboratorium Unpatti Genap 5 Tahun, Rektor Dorong Lahirnya Generasi Kreatif dan Berdaya Saing Global

Berita

Kejari Malteng Cetak Sejarah, Plea Bargain Pertama di Maluku Disetujui Kejaksaan Agung

Berita

Ambon Perkuat Transisi Energi Berkeadilan, Kolaborasi Internasional Bidik Solusi Sampah dari Akar Masalah

Berita

Mahasiswa Maluku Turun ke Jalan, Ancam Gelombang Perlawanan Besar Jika Ketimpangan Pendidikan Terus Diabaikan