Home / Berita

Selasa, 22 Oktober 2024 - 05:41 WIB

Terdapat 48 Kasus Baru ,Kusta Meningkat Di Kota Ambon

GlobalMaluku.ID,Ambon-Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Wendy Pelupessy, kepada Wartawan, di Ambon, Jumat (18/10) mengatakan penyakit kusta di Kota Ambon terdapat 48 kasus baru kusta meningkat di Kota Ambon

“Untuk penyakit ini, selama masih ada virusnya tetap penyakit itu ada, tinggal kita mau cari atau tidak. Dan ini hasil pencarian lapangan pegawai kami di Dinkes sehingga dapat (48 kasus baru kusta di Kota Ambon),”ujar Kadis.

menjelaskan Penyakit-penyakit menular seperti HIV, Kusta dan Malaria itu harus dicari dan
Diskrining untuk ditemukan dini agar bisa diobati.

Kadis menjelaskan, temuan dini kasus penderira kusta ini penting, demi menghindari kecacatan pada penderita kusta.

“Jadi kasus naik karena ada temukan kasus baru, kasus baru ditemukan karena pegawai turun lapangan. Jadi temukan dini dan mereka berobat, maka tidak akan terjadi cacat. Tetapi ketika kita biarkan dan kasus turun atau kasus nol, itu kita berdosa terhadap masyarakat,”tuturnya.

Baca Juga  Disdukcapil Ambon Pacu Transformasi Layanan Digital, Aktivasi IKD Tertinggi di Maluku

Terkait penanganan, Kadis menjelaskan bahwa ketika adanya temuan pihaknya kemudian mengambil langkah pengobatan langsung ketimbang harus menunggu penderita untuk melakukan pengobatan mandiri dengan mendatangi Puskesmas-puskesmas terdekat.

Menurutnya, sejauh ini, kebanyakan penderita kusta, lebih banyak memilih menutup diri Dengan itu turun lapangan yang dilakukan Dinkes bagian dari upaya untuk menemukan dan mengobati penderita kusta dan penyakit menular lainnya.

” Jadi penyakit-penyakit menular harus kita temukan dini sehingga ketika kasus naik itu syukur, karena kita punya petugas itu bergerak cepat, cari dan obati.

Kadang-kadang orang salah presepsi, dianggap ketika kasus naik, itu kita tidak kerja. Padahal justru kasus naik itu karena adanya kerja teman-teman di lapangan. Itu yang harus dipahami,”jelasnya.

Baca Juga  Siloam Hospitals Ambon Bersama PT. Jasa Raharja Cabang Maluku Gelar Media Gathering

terkait bagaimana mengenali awal mula penyakit kusta. Seperti munculnya Panu (penyakit kulit) yang mati rasa,” jelasnya

Yang mana ini harus dilakukan pemeriksaan sehingga bisa diobati Hal itu agar tidak terjadi penularan.Selain ith agar tidak menular dan menyebar sehingga tidak membuat cacat.

Leprosy atau kusta adalah salah satu jenis penyakit kulit yang dapat menyerang jaringan kulit, saraf tepi hingga saluran pernapasan. Penyebab kusta adalah infeksi bakteri Mycobacterium leprae dan berbeda dengan cacar air serta herpes yang disebabkan oleh virus.

Kusta dapat menular melalui percikan ludah penderitanya, misal saat terbatuk atau bersin.

kusta juga dapat menjangkit orang-orang dengan beberapa faktor, seperti,Sistem kekebalan tubuh terganggu,Berkunjung atau menetap ke kawasan endemik kusta
Bersentuhan dengan hewan yang dapat menyebarkan bakteri kusta, seperti armadillo.

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua DPRD Maluku Minta Patahuwe-Lisabata Akhiri Konflik, Jangan Ada Lagi Aksi Balasan

Berita

Penyerahan STL GSY Jobel Paso dan Pondok Daud Tepa, Kemenag Maluku Tekankan Tertib Administrasi dan Persaudaraan

Berita

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Berita

16.498 Keluarga di Kepulauan Aru Terima Bantuan Beras, Pemerintah Pastikan Tepat Sasaran

Berita

Sambutan Hangat di Semarang, Gubernur Maluku Apresiasi Dedikasi LO Jateng Dampingi Kafilah MTQ

Berita

Energizing Maluku 2026: Maluku Mulai Menatap Masa Depan dengan SDM Unggul, Ekonomi Berkelanjutan dan Teknologi AI

Berita

PLN Energi Gas Siapkan Infrastruktur Gas di 11 Kabupaten/Kota Maluku, Serap hingga 1.000 Tenaga Kerja per Unit

Berita

Gubernur Lewerissa Suntik Semangat Kafilah Maluku Jelang MTQ Nasional XXXI di Semarang