Home / Berita

Sabtu, 3 Mei 2025 - 19:16 WIB

Gubernur Maluku Canangkan Gerakan Sekolah Menanam Di SMK Pertanian Pembangunan Passo

AMBON-Sebagai bentuk penanganan inflasi di Provinsi Maluku, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mencanangkan Gerakan Sekolah Menanam, di SMK Negeri Pertanian Pembangunan Passo, pada Jumat (2/5/2025).

Hadir juga pada kesempatan itu Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Staf Ahli TP PKK Provinsi Maluku beserta jajaran pengurus, Sekretaris Daerah Maluku, Kepala BPS Provinsi Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Kepala SMK Negeri Pertanian Pembangunan Passo dan para siswa.

Dalam wawancaranya Gubernur mengatakan kunjungannya di SMK Negeri Pertanian Pembangunan ini, dalam rangka Pencanangan Gerakan Sekolah Menanam, dan komoditi yang ditanam saat ini adalah cabai.

Baca Juga  Wattimena Berharap Seluruh ASN Kota Ambon Harus Bijak Menggunakan Medsos

Hal ini menjadi penting, ujar Gubernur, dikarenakan cabai adalah salah satu komoditi yang memicu inflasi.

“Di sisi lain, di Maluku banyak lahan produktif yang tidak dimanfaatkan, jadi lewat Sekolah ini, diharapkan bisa menjadi contoh, agar yang punya halaman seperti begini bisa menanam cabai, atau kalau tidak punya lahan yang luas, bisa di tanam pada pot-pot bunga, hal ini dilakukan agar penanaman bisa dilakukan lebih produktif,” tambahnya.

Ia berharap dengan gerakan menanam ini, bisa menumbuhkan kesadaran siswa bahwa lahan produktif bisa digunakan untuk aktivitas penanaman.

Baca Juga  INI Kata SEKDA BUKA RAKOR PERSIAPAN PEMILU/PEMILUKADA SERENTAK TAHUN 2024

“Karena cabai merupakan komoditas yang mudah, dengan usia tanam yang pendek, sementara harga cukup bagus, jadi mari tanam cabai, Pemerintah juga sangat mendukung gerakan ini,” ungkapnya.

Ia berharap sekolah-sekolah terutama SMA/SMK maupun SLB yang berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Maluku, agar gerakan ini bisa ditindaklanjuti, karena nantinya akan dilakukan monitoring.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melakukan gerakan yang sama di sekolah-sekolah, yang berada di kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota, semoga ini menjadi satu gerakan yang berlaku secara umum di Maluku,” terangnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur Maluku Dukung Seram Opportunity, 400 Kluster Sawit Dibidik dan 20 Ribu Tenaga Kerja Ditargetkan

Berita

Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Bulog Capai Pengadaan 4 Juta Ton Beras, Gubernur Maluku Hadir di Ambon

Berita

Wattimena Tegaskan Penataan OPD Bukan untuk Tambah Jabatan, Tapi Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Kejati Maluku Ingatkan Kepala Sekolah: Kelola Dana BOSP, Jangan Campur Kepentingan Pribadi

Berita

Halidah Rahawarin Resmi Jabat Wakil Dekan FK Unpatti, Rektor Bidik Akreditasi Unggul

Berita

Tenaga Kerja Blok Migas Masela Jangan Dipolitisir, Pemerintah Diminta Bela Anak Maluku

Berita

Lewerissa: ASN Sehat, Solid, dan Profesional untuk Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Perubahan KUA-PPAS 2026, Maluku Tengah Dapat Tambahan Fiskal Rp68,76 Miliar