Home / Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 21:44 WIB

Komisi III Bahas Penanggulangan Bencana Bersama Mitra

AMBON — Komisi III DPRD Provinsi Maluku menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait guna membahas penanganan bencana alam yang terus melanda sejumlah wilayah di Maluku, khususnya pasca cuaca ekstrem beberapa pekan terakhir.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Jafet Jemmy Pattiselanno, menghadirkan BPBD Provinsi Maluku, Dinas PUPR, dan Balai Jalan Nasional, dengan fokus utama membahas kesiapan dan langkah konkret menghadapi bencana alam serta pemulihan infrastruktur terdampak.

”Agenda rapat hari ini membicarakan secara khusus soal penanganan bencana. Karena itu, kami mengundang semua instansi teknis terkait, termasuk BPBD dan Balai Jalan,” ujar Pattiselanno, Selasa (16/7/2025).

Dalam rapat tersebut, Komisi III menyoroti minimnya stok bantuan darurat di BPBD Provinsi. Berdasarkan laporan, stok seperti tenda, terpal, dan logistik dasar yang saat ini sudah habis.

”Kami berharap pemerintah provinsi benar-benar fokus dan memberikan atensi penuh terhadap BPBD. Dana kebencanaan harus memadai, jangan sampai stok darurat habis ketika masyarakat sedang sangat membutuhkan,” tegasnya.

Baca Juga  Pemkot Ambon Gelar Sosialisasi Literasi Digital di MTs Negeri Ambon, Tekankan Pentingnya Bijak Bermedia Sosial

Ia menyampaikan bahwa Komisi III juga akan segera memanggil BPKAD dan Bappeda untuk membahas alokasi dana bencana dan melakukan simulasi anggaran mitigasi dalam perencanaan tahun berjalan.

Komisi III juga mendorong Gubernur Maluku agar segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) Status Darurat Bencana Provinsi, menyusul SK tanggap darurat yang telah ditetapkan oleh tiga kabupaten, yaitu Ambon, Seram Bagian Barat (SBB), dan Buru Selatan.

”Kalau SK Gubernur sudah keluar, maka dana tak terduga bisa langsung digunakan. Bahkan kita bisa segera minta bantuan ke pemerintah pusat melalui BNPB. Sekarang ini tinggal menunggu perhitungan waktu tanggap darurat dari kabupaten kota,” jelasnya.

Pattiselanno juga menyebut pentingnya koordinasi dengan BMKG untuk memantau dan memprediksi tren cuaca ke depan, sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.

Baca Juga  RAPAT BANGGAR DPRD KOTA AMBON DAN TAPD BAHAS LKPJ 2025

Jalan Putus Namrole – Leksula Tunggu Persetujuan Pusat

Salah satu persoalan mendesak yang turut dibahas adalah jalan nasional yang putus parah di ruas Namrole – Leksula, Kabupaten Buru Selatan. Balai Jalan Nasional menyampaikan bahwa kerusakan jalan tidak bisa diperbaiki sementara, dan membutuhkan pekerjaan permanen dengan biaya besar.

”Balai Jalan sudah bersurat ke pusat untuk minta persetujuan pekerjaan permanen. Karena lokasinya sangat berat, harus ada pemotongan gunung agar jalan bisa dilalui kembali,” jelas Pattiselanno mengutip penjelasan Balai.

Komisi III menegaskan bahwa proyek-proyek strategis untuk pemulihan infrastruktur pascabencana harus segera dipercepat, dan mendesak pemerintah provinsi serta kementerian terkait agar turun tangan langsung.

”Jangan tunggu sampai masyarakat benar-benar terisolasi baru bergerak. Kita ingin langkah antisipatif, bukan reaktif,” tutup politisi PDIP tersebut

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkot Ambon Cetak Sejarah, Raih Opini WTP dari BPK Setelah Bertahun-tahun Disclaimer

Berita

Wali Kota Ambon Gandeng FST Unpatti Tingkatkan Kualitas Guru dan Dorong Uji Emisi Kendaraan

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Kolaborasi dengan Unpatti, Perkuat Pendidikan dan Siapkan Uji Emisi Kendaraan

Berita

BNI Serahkan 10 Unit TPS Sampah untuk Ambon, Perkuat Gerakan Kota Bersih dan Sehat

Berita

Wawali Ambon Dorong Pendataan Pelaku Ekonomi Digital dalam Sensus Ekonomi 2026

Berita

BPS Kota Ambon Latih Petugas Sensus Ekonomi 2026, Siapkan Data Berkualitas untuk Ukur Pertumbuhan Ekonomi

Berita

Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Ambon: Pancasila Jangkar Moral Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita

Universitas Pattimura Rayakan Iduladha 1447 H: Rektor Ajak Sivitas Akademika Perkuat Nilai Ketaatan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial