Home / Berita

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:22 WIB

Rektor Unpatti Targetkan 80 Persen Lulusan Terserap Dunia Kerja

AMBON – Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, menargetkan sedikitnya 80 persen lulusan Unpatti dapat terserap di dunia kerja, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, maupun menciptakan lapangan kerja melalui kewirausahaan.

Hal itu disampaikan Rektor usai mewisuda 1.036 lulusan Program Diploma, Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor pada Wisuda Periode Juli 2026 yang berlangsung di Auditorium Universitas Pattimura, Ambon, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan bagian dari Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi yang terus didorong oleh Unpatti melalui berbagai program strategis.

“Kalau rata-rata lulusan kita sekitar 5.000 orang setiap tahun, maka targetnya sekitar 80 persen atau kurang lebih 4.000 lulusan harus terserap, baik bekerja, melanjutkan studi, maupun menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

Baca Juga  Ini Yang Disampaikan Ketua DPRD SBB Pada Rapat Paripurna Ke II Masa Sidang II Tahun 2024-2025

Ia menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, Unpatti telah mempersiapkan berbagai langkah sejak mahasiswa masih berada di bangku kuliah. Salah satunya dengan memperluas program studi pascasarjana, memperkuat kerja sama dengan dunia usaha, dunia industri, dan BUMN dalam rekrutmen tenaga kerja, serta membina mahasiswa melalui program-program kewirausahaan.

“Semua itu sudah dipersiapkan agar ketika mereka lulus memiliki banyak pilihan, baik menjadi tenaga profesional, melanjutkan studi, maupun membuka usaha sendiri,” katanya.

Selain fokus pada kualitas lulusan, Unpatti juga terus meningkatkan mutu akademik melalui akreditasi internasional. Saat ini, sebanyak 18 program studi tengah dipersiapkan untuk memperoleh akreditasi internasional.

Rektor mengungkapkan, dokumen akreditasi dijadwalkan diunggah pada September 2026 dan diharapkan proses asesmen dapat dimulai pada Oktober mendatang.

“Dari 18 program studi itu, lima berasal dari bidang perencanaan, sedangkan 13 lainnya berasal dari rumpun humaniora, sosial, hukum, kependidikan, dan eksakta,” jelasnya.

Baca Juga  Saiful Chaniago: LK III HMI Harus Lahirkan Pemimpin Visioner untuk Kemajuan Maluku

Dalam kesempatan itu, Leiwakabessy juga menyinggung peran Unpatti dalam mendukung berbagai kajian strategis daerah, termasuk kajian terkait pengembangan Blok Masela. Menurutnya, sebagai perguruan tinggi, Unpatti menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan menyediakan tenaga ahli yang melakukan kajian berdasarkan metodologi ilmiah.

Ia menegaskan, Unpatti terbuka untuk berkolaborasi dengan pemerintah maupun pihak swasta dalam penyusunan berbagai kajian ilmiah yang dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan.

“Ketika kami menyatakan sebuah kajian dilakukan oleh para ahli, maka seluruh prosesnya menggunakan metodologi ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga menghasilkan data yang akurat bagi pengembangan daerah ke depan,” tegasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Bangunan Ilegal Ancam Tata Ruang Ambon, Hursepunny Siapkan SIKOPRU untuk Perketat Pengawasan

Berita

Tanpa Bebani APBD, Hendrik Lewerissa Bawa Pesona Maluku ke Panggung Pariwisata Dunia Lewat Bali

Berita

Jusuf Kalla kepada Wisudawan Unpatti: Jangan Hanya Jadi Pencari Kerja, Generasi Muda Harus Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

Berita

Wisuda 1.713 Lulusan Unpatti, Pemprov Maluku Tantang Sarjana Hadirkan Inovasi dan Perubahan

Berita

Vanath Ungkap Tantangan Ekonomi Maluku di Hadapan Jusuf Kalla, Investasi dan Lapangan Kerja Jadi Sorotan

Berita

βMAPAN Hadir di Wisuda Unpatti, Disnaker Ambon Buka Akses Kerja bagi Fresh Graduate

Berita

HPN Bukan Milik PWI, Petrus Oratmangun dan Hamdi Jempot Desak Kesetaraan Seluruh Insan Pers

Berita

Wagub Maluku Buka Sahari Dilahasuang di Negeri Laha, UMKM dan Kuliner Lokal Didorong Jadi Penggerak Ekonomi