Home / Berita

Kamis, 13 Januari 2022 - 04:01 WIB

Disdikbud beri lampu hijau pelaksanaan PBM Tatap Muka seratus persen

Masohi, GLOBALMALUKU.ID | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah Askam Tuasikal membolehkan penyelenggaraan proses belajar mengajar tatap muka seratus persen pada semua sekolah di tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Maluku Tengah.

Alasannya, Wilayah Kabupaten Maluku Tengah sudah ada pada zona hijau penyebaran Covid-19. Dan, mayoritas penyelenggara pendidikan sudah divaksin.

“Silahkan saja bila ada sekolah yang ingin melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka seratus persen. Maluku Tengah kan sudah ada pada zona hijau covid-19, seluruh guru juga kan sudah menjalani vaksinasi, ” tandas Askam.

Baca Juga  Tim Pembina SAMSAT Provinsi Maluku hadiri Rapat Pembahasan Dana Hibah di Komisi III DPRD Provinsi Maluku

Meski membolehkan, PBM seratus persen diharapkan tetap memperhatikan penerapan protokol Kesehatan kepada seluruh warga pendidikan.

“Catatannya, bila ada guru atau siswa yang terpapar, maka sekolah harus tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menutup sementara aktifitas PBM dan penerapan protokol kesehatannya akan dievaluasi kembali,” katanya.

Kadis yang berlatar belakang pendidik ini menyatakan, pelaksanaan PBM Tatap muka seratus persen harus dipertimbangkan managemen sekolah. Sebab, saat ini, sekolah harus mempersiapkan siswanya menghadapi Ujian Nasional.

Baca Juga  JELANG HARI RAYA IDUL FITRI 1444 H, GUBERNUR MI INSTRUKSIKAN TPID SUKSESKAN GERAKAN PEDULI MALUKU

“Sangat disayangkan bila persiapan siswa menghadapi Ujian Nasional tidak dilakukan secara optimal,” katanya.

Pelaksanaan PBM Normal laksana sebelum pandemi covid-19 sejatinya sangat dirindukan para orang tua siswa. Apalagi dengan dinamika PBM yang saat ini sangat tinggi. Belum lagi soal ancang-ancang penerapan kurikulum prototipe pendidikan baru.

“Kemampuan orang tua kan terbatas. Jadi prinsipnya, kita mendukung pelaksanaan PBM tatap muka seratus persen,” kata Ita salahbsatu orang tua siswa.

“Kualitas proses belajar mengajar tentu berbeda,” nilainya. (MYX)

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkot Ambon dan Dubes Belanda Gelar Nobar Meriah, Ribuan Fans Oranje Padati Lapangan Merdeka

Berita

Maluku Tenggara Genjot Peningkatan SDM, ASN Didorong Tempuh Pendidikan Pascasarjana

Berita

SMSI Bidik HPN 2026, Firdaus Minta Dewan Pers Terapkan Prinsip Keadilan bagi Seluruh Konstituen

Berita

Ambon Bersiap Jadi Lautan Oranye, Dubes Belanda Hadir Nobar Piala Dunia Bersama Warga di Lapangan Merdeka

Berita

Sekolah Laboratorium Unpatti Genap 5 Tahun, Rektor Dorong Lahirnya Generasi Kreatif dan Berdaya Saing Global

Berita

Kejari Malteng Cetak Sejarah, Plea Bargain Pertama di Maluku Disetujui Kejaksaan Agung

Berita

Ambon Perkuat Transisi Energi Berkeadilan, Kolaborasi Internasional Bidik Solusi Sampah dari Akar Masalah

Berita

Mahasiswa Maluku Turun ke Jalan, Ancam Gelombang Perlawanan Besar Jika Ketimpangan Pendidikan Terus Diabaikan