Home / Berita

Selasa, 18 April 2023 - 23:02 WIB

Lampu bentuk Ketupat Hiasi Jalanan di Galala, Kota Ambon Layak Jadi Kota Toleransi

GlobalMaluku.ID,AMBON-Warga Galala menghiasi bibir jalan dengan lampu hias berbentuk ketupat dan berwarna hijau terang.Kemeriahan Ramadan pun begitu tampak saat melintasi sepanjang Jl. Wolter Monginsidi kawasan Galala di malam hari.

Semarak Ramadan di kawasan Galala itu menjadi gambaran suka cita Ramadan juga dirasakan warga non muslim di Kota Ambon

Desa Galala, adalah Desa dengan mayoritas warganya beragama Kristen ,Galala juga diketahui punya Pela Gandong dengan Hitu Lama yang notabennya beragama Muslim.

Ini tentu menjadi pemandangan yang menarik jelang Idul Fitri 2023. Paslanya ini menjadi yang pertama kali terjadi di Kota Ambon.

Menanggapi hal itu, Pj. Walikota Ambon, Bodewin Wattimena kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (18/4) mengaku senang dengan momen rasa kebersamaan yang dilakukan oleh warga Galala itu.

Baca Juga  Berbusana Adat Tanimbar, Presiden Jokowi Sampaikan Pidato di Gedung Nusantara

Dia bahkan berharap, Galala menjadi contoh bagi warga kota lainnya untuk turut memeriahkan perayaan Idul Fitri.

“Kita ingin membangun kota ini sebagai kota milik bersama, artinya masyarakat yang mendiami kota ini harus punya rasa toleransi yang tinggi saling menghargai yang tinggi saling menerima satu dengan yang lain jadi kalau hari ini muncul di wilayah komunitas Kristen ornamen-ornamen Idul Fitri itu bagian dari toleransi tinggi masyarakat Kota Ambon dalam memasuki hari besar keagamaan umat muslim,”ujar Wattimena.

Pihaknya meyakini ini terus terbangun maka secara otomatis kesadaran bagi kota ini milik bersama kota ini kota toleransi akan semakin baik.

Baca Juga  Polsek Taniwel Timur Kawal Ketat Distribusi Logistik Pilkada 2024 Dari KPU SBB

Momen ini sambungnya viral dimana-mana dan ini sungguh luar biasa. Semua orang mengapresiasi bahwa memang Kota Ambon layak jadi kota toleransi.

“Kita berharap mungkin nanti natal ada dikomunitas mulim juga lakukan hal yang sama.

Artinya, mari kita tunjukan pada dunia, bahwa Ambon ini kondusif Kalau selama ini kita kesulitan karena lebelisasi bahwa Ambon kurang kondusif stigma itu kita hapus dengan pembauran masyarakat.

Dikatakan bahwa jangan lagi dengan segergasi yang ada, lalu kemudian membuat Ambon seolah-olah sudah dikotak-kotakan. Dengan cara ini lanjutnya bisa membangun image keluar bahwa Ambon layak jadi kota toleransi.

Share :

Baca Juga

Berita

QRIS Jadi Penggerak Ekonomi Digital, Pemkot Ambon dan BI Maluku Dorong UMKM Naik Kelas

Berita

Komisi II DPRD Maluku Dorong Penguatan Ekosistem Pertanian, dari Penyuluh hingga Industri Kelapa

Berita

Karantina Maluku Perkuat Sinergi Ekspor Komoditas Unggulan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita

Ustad Pepen Suherman Dorong Gerakan Literasi Alquran untuk Atasi Krisis Buta Aksara di Indonesia

Berita

Habib Rifqi Alhamid Dorong Gerakan Literasi Alquran untuk Atasi Krisis Buta Aksara di Indonesia

Berita

Bukan Sekadar Seminar, “Catatan Hati Anak yang Runtuh” Hadirkan Ruang Pemulihan dan Harapan bagi Pemuda Maluku

Berita

Wawali Ely Toissuta: UMKM dan Kebersihan Jadi Kunci Pengembangan Wisata Pantai Galala

Berita

Fraksi Gerindra Dorong Pemerataan Layanan Publik dan Percepatan Pemekaran Kecamatan Teluk