Home / Berita

Senin, 13 November 2023 - 09:32 WIB

GUBERNUR DAN DUTA PARENTING KUNKER DI BANDA

GlobalMaluku.ID,Banda-Gubernur Maluku Drs. Murad Ismail didampingi istri Widya Pratiwi Murad, melaksanakan kunjungan kerjanya di Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah, pada Senin (13/11/2023).

Gubernur dan rombongan tiba di Banda dengan menggunakan KMP Bahtera Nusantara 02, dan disambut dengan Tari Lenso dan Marching Band dari SMA Negeri 1 Maluku Tengah dan SMP Negeri 34 Maluku Tengah.

Setelah tiba di Banda, Gubernur dan rombongan menuju Istana Mini, untuk menghadiri acara Tatap Muka, sekaligus melantik 8 Kepala Pemerintah Negeri Administratif.

Hadir juga pada kesempatan itu Ina Latu Maluku yang juga Duta Perangi Stunting Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad, Sekretaris Daerah Maluku didampingi Ketua DWP Provinsi Maluku, Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda Maluku, Penjabat Bupati Maluku Tengah, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah, Camat Banda, Forkopimcam Banda, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, dan unsur terkait lainnya.

Widya dalam kesempatan itu juga menjelaskan tentang stunting yang merupakan gagal tumbuh pada bayi atau balita, akibat kekurangan gizi kronis secara terus-menerus di seribu hari pertama kehidupan yakni dari ibu hamil hingga anak usia 2 tahun.

“Stunting ini harus diperangi karena sangat mengancam, dan dapat menganggu kecerdasan anak-anak kita, jika di Maluku dan khususnya di Banda banyak anak-anak yang stunting, bagaimana kita bisa mempersiapkan anak-anak generasi kedepan yang cerdas, pintar, dan mampu bersaing.” Ujarnya.

Baca Juga  Wattimena,Pemkot Ambon Siap Dalam Penyegaran Meteorollogi Legal

Widya juga menegaskan agar stunting ini tidak dianggap remeh, karena selaku Duta Parenting, dirinya sudah turun di 11 kabupaten kota, ke lokus desa stunting, dan banyak yang memprihatinkan.

“Stunting ini merupakan program prioritas Presiden dimana diharapkan 2024 prevalensi stunting nasional sebesar 14%, dan Maluku saat ini mencapai 26,1%, saya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, yang sudah bisa menurunkan prevalensi stunting menjadi sekitar 27%, karena luar biasa inovasi dan program yang telah dibuat Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah melalui GEMA (Gerakan Bersama Ina Latu Maluku).” Jelasnya.

Ia juga menjelaskan untuk mencegah stunting, maka remaja putri harus dipersiapkan dari sekarang, terkhususnya untuk remaja putri dimana wajib minum tablet tambah darah di puskesmas atau di klinik, hal ini dikarenakan agar tidak kekurangan zat besi, guna menghindari penyakit anemia, selain itu saat 1000 hari pertama kehidupan dimasa seorang ibu hamil harus rajin ke posyandu memeriksakan diri, agar bisa melihat secara terus menerus setiap bulannya tumbuh kembang janin, dan setelah melahirkan ibu harus memberikan asi eksklusif selama 6 bulan.

Baca Juga  Unpatti Perkuat Jejaring Global, Duta Besar Prancis Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Riset di Maluku

“Hal ini harus dijaga agar tidak mengakibatkan kekurangan gizi dan menjadi stunting pada anak, karena jika tergolong stunting berat agak sulit untuk diperbaiki gizinya, dan ini adalah tanggung jawab kita bersama, bagaimana kita bisa mempersiapkan Sumber Daya Manusia di Maluku yang memiliki kemampuan berpikir, IQ yang tinggi, sehat jasmani dan Rohani, sehingga anak-anak Maluku menjadi putra putri kebanggan bangsa.”Terangnya.

Selain itu, salah satu penyebab adanya stunting yakni perlu diperhatikan dari faktor kemiskinan dan kekurangan air bersih.

“Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan di hari ini, bisa dipahami dan menjadi pegangan untuk mempersiapkan generasi muda kedepan yang sehat jasmani rohani, dan cerdas sehingga membawa nama baik Maluku, Maluku Tengah, khususnya di Kecamatan Banda ini.” Tutupnya.

Sementara itu Gubernur Maluku, menyampaikan bahwa kehadirannya membawa harapan untuk orang Banda semua, dan sampai saat ini dirinya masih berjuang di Jakarta untuk menjadikan Banda sebagai destinasi pariwisata Maluku yang nomor 1, dan akan memekarkan kecamatan di Banda.

Pada sesi tanya jawab juga, Gubernur berjanji akan memerintahkan Penjabat Bupati Maluku Tengah untuk merehabilitasi alun-alun lapangan segitiga, dikarenakan banyak nilai-nilai sejarah di sana, selain itu juga dirinya mengatakan bahwa akan diusahakan agar Banda dimekarkan.

Share :

Baca Juga

Berita

Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan, Unpatti dan PT Hatfield Indonesia Bahas Pembentukan Center of Excellence Maluku

Berita

Dirjen Gakkum ESDM RI Sambangi Unpatti, Soroti Penegakan Hukum Tambang dan Masa Depan Gunung Botak

Berita

DPRD Maluku Soroti Kisruh SPMB, Minta Pemerintah Benahi Sistem dan Perkuat Sosialisasi

Berita

Kasus Dana Desa Booi Naik Penyidikan, Kejaksaan Bidik Dugaan Korupsi Rp1,4 Miliar

Berita

Mangkir Dua Kali dari Panggilan DPRD, Komisi I Ancam Laporkan Oknum TNI ke Mabes

Berita

Wali Kota Ambon Lantik 59 Kepala Sekolah, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar Aturan

Berita

Benhur Watubun Konsolidasikan Kader PDIP di Seram Selatan, Tekankan Militansi dan Kedekatan dengan Rakyat

Berita

Unpatti Buka Seleksi Mandiri UTBK 2026, Lebih dari 3.100 Calon Mahasiswa Perebutkan Ribuan Kursi Tersisa