AMBON, GlobalMaluku.ID – Semangat menjaga lingkungan, memperkuat persaudaraan dan mendorong peran aktif generasi muda menjadi pesan utama dalam pembukaan Adventure Race of Amboina “Soya for Ambon” yang berlangsung di Jalan Pattimura, Kota Ambon, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-91 Gereja Protestan Maluku (GPM), HUT ke-451 Kota Ambon, serta HUT ke-31 KMPM Daerah Pulau Ambon.
Wali Kota Ambon dalam sambutannya menegaskan, Adventure Race of Amboina bukan sekadar kegiatan olahraga atau perlombaan, melainkan bagian dari upaya membangun kolaborasi antara pemerintah, gereja, organisasi kepemudaan dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan kualitas kehidupan di Kota Ambon.
Menurutnya, berbagai momentum peringatan tersebut memiliki satu pesan yang sama, yakni pentingnya membangun kebersamaan dan memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Ini seolah menjadi pesan bahwa kita memiliki kesamaan visi dan tujuan, serta harus terus membangun sinergi dan kolaborasi untuk membangun Kota Ambon yang kita cintai,” ujar Wali Kota.
Memasuki usia ke-451 tahun, Pemerintah Kota Ambon mengusung tema “Ambon Bersih, Menuju Maluku Sehat Indonesia”.
Tema tersebut, kata Wali Kota, bukan sekadar slogan, tetapi mengandung tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan ikut merawat alam. Sebab, lingkungan yang bersih akan memberikan dampak langsung terhadap kesehatan masyarakat.
“Kalau Ambon bersih, maka akan berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat Kota Ambon. Ambon yang sehat tentu akan memberikan kontribusi bagi Maluku, dan Maluku yang sehat akan memberikan kontribusi bagi Indonesia,” katanya.
Bukan Sekadar Perlombaan
Wali Kota berharap Adventure Race of Amboina “Soya for Ambon” tidak berhenti sebagai ajang perlombaan. Para peserta justru diharapkan mendapatkan pengalaman langsung tentang pentingnya mencintai dan menjaga alam.
Ia bahkan mengajak peserta untuk melakukan tindakan sederhana selama mengikuti kegiatan.
“Kalau kita melihat ada sampah, mari kita pungut dan buang pada tempatnya. Jika ada kesempatan untuk menanam pohon, mari kita lakukan,” ajaknya.
Menurutnya, tindakan sederhana tersebut apabila dilakukan secara bersama-sama akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan.
Selain kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini juga dinilai menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda. Peserta dituntut untuk disiplin mengikuti aturan, mengatur waktu, menjaga kekompakan dan memperhatikan keselamatan selama perjalanan.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, tetapi tetap mengutamakan keselamatan. Berjalan dengan hati-hati, saling memperhatikan, dan saling membantu apabila ada peserta yang membutuhkan pertolongan,” pesannya.
GPM dan Pemkot Dorong Peran Generasi Muda
Pemerintah Kota Ambon, lanjut Wali Kota, akan terus memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan potensi melalui berbagai kegiatan positif.
Organisasi kepemudaan gereja diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk belajar, berkarya, berkreasi dan terlibat dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
“Setiap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana untuk terus meningkatkan kualitas diri generasi muda. Mereka belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat untuk memberikan kontribusi bagi daerah,” ujarnya.
Pemerintah Kota Ambon juga telah menetapkan Adventure Race of Amboina sebagai salah satu event unggulan Kota Ambon. Ke depan, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga mampu menarik perhatian masyarakat luas maupun wisatawan.
Sementara itu, Ketua Klasis Pulau Ambon, Pdt. W.A. Beresaby, S.Th., dalam sambutannya mengingatkan bahwa alam harus dipandang sebagai bagian penting dari kehidupan manusia.
Menurutnya, Kota Ambon merupakan rumah bersama sehingga seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga kualitas tanah, air dan udara.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga, memelihara dan merawat bumi sebagai rumah bersama,” katanya.
Ia menilai lingkungan yang sehat akan melahirkan masyarakat yang sehat, kehidupan yang berkualitas serta pembangunan yang berkelanjutan.
Karena itu, Adventure Race of Amboina diharapkan tidak hanya menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga ruang untuk membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Pdt. Beresaby juga mengaitkan kepedulian terhadap alam dengan refleksi iman.
“Iman tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam menjaga kehidupan dan ciptaan Tuhan,” tegasnya.
Kolaborasi Jadi Kunci
Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kota Ambon, Pemerintah Provinsi Maluku, organisasi kepemudaan gereja, Pemerintah Negeri Soya, panitia pelaksana dan para peserta Adventure Race of Amboina.
Baik pemerintah maupun gereja memberikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.
Pdt. Beresaby menyampaikan penghargaan kepada Pengurus Besar Angkatan Muda GPM beserta seluruh jajaran, Pemerintah Kota Ambon, para pimpinan OPD, Pemerintah Negeri Soya, pihak yang memberikan dukungan dan donasi serta seluruh panitia.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk membangun persaudaraan, menjaga alam dan menghadirkan kualitas kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.
Wali Kota Ambon juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, organisasi kepemudaan gereja, pemerintah negeri dan seluruh pihak yang terlibat.
“Jaga kesehatan, jaga keselamatan, jaga kebersamaan, dan yang paling penting, jaga alam kita bersama,” pesan Wali Kota.
Dengan semangat “Soya for Ambon”, Adventure Race of Amboina diharapkan tidak hanya meninggalkan pengalaman bagi para peserta, tetapi juga membawa pesan yang lebih luas: bahwa membangun Ambon tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik, tetapi membutuhkan kepedulian bersama untuk menjaga lingkungan, memperkuat persaudaraan dan menyiapkan generasi muda yang disiplin, kreatif serta bertanggung jawab.
(GM.ID)




































