Home / Berita

Selasa, 18 Maret 2025 - 09:06 WIB

Gubernur Dan Wakil Gubernur Maluku Ikuti Rakor Secara Virtual, Ini Yang Dikatakan Lewerissa

AMBON-Dalam rangka Rapat Koordinasi (RAKOR) Penyelenggaaan Pemerintahan Daerah yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Sinergi Tugas dan Fungsi di Bidang Agraria / Pertanahan, Tata Ruang, Pemerintahan Dalam Negeri, Kehutanan, Transmigrasi dan Informasi Geospasial, serta Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Implementasi Program Tiga Juta Rumah, maka Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, mengikuti rapat secara virtual dari Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Gubernur Maluku, Senin (17/3/2025).

Rapat tersebut dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang dihadiri oleh Menteri transmigrasi, Kepala Badan Informasi Geospasial, Plt Sekjen Kementerian Kehutanan, Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Menteri Kesehatan, Para Wakil Menteri beserta jajaran, serta Gubernur, Bupati, Walikota se-Indonesia secara virtual.

Baca Juga  Walikota Dan Wakil Walikota Ambon Bersilaturahmi Bersama Kapolda Maluku

Acara diawali dengan pembacaan nota kesepahaman, sebagai dasar pelaksanaan kerja sama bagi para pihak untuk menyinergikan tugas dan fungsi, serta bertujuan untuk mengoptimalkan sinergi di bidang Agraria / Pertanahan, Tata Ruang, Pemerintahan Dalam Negeri, Kehutanan, Transmigrasi dan Informasi Geospasial, yang dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Menteri Dalam Negeri.

Setelah pemaparan materi, masing-masing Gubernur, Bupati maupun Walikota diberikan kesempatan untuk menyampaikan tanggapan dan pertanyaannya, di mana pada kesempatan ini Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyampaikan bahwa, dirinya sempat bertemu dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk membahas persoalan perumahan bagi rakyat di Maluku, dan ada gagasan tanah negara rumah rakyat, dimana hal itu sangat menarik, tapi selain daripada itu eksisting kondisi rumah yang ada di Maluku juga dalam kondisi yang memang membutuhkan perhatian atau sentuhan dari Kementerian PKP, sementara untuk data yang ada sudah siap, dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak Kementerian.

Baca Juga  Dorong Pengelolaan Tambang Berbasis Lingkungan & Hak Masyarakat Adat, Ini Yang dikatakan Alhidayat Wadjo

Sementara itu mengenai transmigrasi, Lewerissa menjelaskan bahwa Maluku terdiri dari pulau-pulau kecil, dan telah menjadi tuan rumah untuk transmigrasi nasional selama 60 tahun, dan sudah puluhan ribu kepala keluarga transmigran yang masuk ke Maluku, menggerakan ekonomi di Maluku, serta memberikan dampak positif yang sangat besar dan bermanfaat bagi daerah Maluku.

“Tetapi karena kami pulau kecil dan kami punya kepadatan penduduk asli di kampung-kampung maupun negeri juga padat, maka dari itu kami lebih cenderung agar program transmigrasi lokal itu digalakkan di Provinsi Maluku,” ujar Gubernur.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkot Ambon dan Dubes Belanda Gelar Nobar Meriah, Ribuan Fans Oranje Padati Lapangan Merdeka

Berita

Maluku Tenggara Genjot Peningkatan SDM, ASN Didorong Tempuh Pendidikan Pascasarjana

Berita

SMSI Bidik HPN 2026, Firdaus Minta Dewan Pers Terapkan Prinsip Keadilan bagi Seluruh Konstituen

Berita

Ambon Bersiap Jadi Lautan Oranye, Dubes Belanda Hadir Nobar Piala Dunia Bersama Warga di Lapangan Merdeka

Berita

Sekolah Laboratorium Unpatti Genap 5 Tahun, Rektor Dorong Lahirnya Generasi Kreatif dan Berdaya Saing Global

Berita

Kejari Malteng Cetak Sejarah, Plea Bargain Pertama di Maluku Disetujui Kejaksaan Agung

Berita

Ambon Perkuat Transisi Energi Berkeadilan, Kolaborasi Internasional Bidik Solusi Sampah dari Akar Masalah

Berita

Mahasiswa Maluku Turun ke Jalan, Ancam Gelombang Perlawanan Besar Jika Ketimpangan Pendidikan Terus Diabaikan