Home / Berita

Selasa, 1 Juli 2025 - 22:31 WIB

Hal Ini Yang Di Sampaikan Walikota Ambon Pada HUT Bhayangkara Ke-97 Di Polresta Ambon

AMBON-Walikota Ambon Bodewin Wattimena hadiri menjadi inspektur upacara HUT Bhayangkara ke – 79 dan menjadi Inspektur,yang digelar Polresta Ambon di Polsek Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, pada Selasa (1/7/2025).

Turut hadir dalam acara tersebut Forkopimda Kota Ambon, Sekertaris Kota Ambon, Pimpinan OPD, tokoh masyarakat, personil Polresta Ambon.

Bodewin Wattimena dalam sambutannya mengatakan, upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 dan dilanjutkan dengan pemusnahan minuman keras jenis sopi. Pemerintah Kota terus mengikuti perkembangan situasi Kamtibmas di Kota Ambon. Lewat Pak Kapolresta dan seluruh jajaran, kami terus diberikan informasi terkait dengan kondisi Kamtibmas di Kota Ambon dan faktor-faktor yang menyebabkan atau memicu terjadinya tindakan-tindakan kekerasan, kejahatan, kriminalitas di Kota Ambon, salah satu yang menjadi penyebab atau pemicu dari gangguan Kamtibmas di Kota Ambon adalah minuman keras,urainya.

Wattimena mengatakan, dalam tugas dan tanggung jawab Polresta Ambon dan Forkopimda berupaya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban, serta memastikan bahwa pemicu-pemicu atau faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindakan-tindakan kriminal bisa diminimalisir.

Ia juga menyampaikan“hari ini kita melihat ada minuman keras jenis Sopi yang akan dimusnahkan. Saya mau bilang begini kepada kita semua, pemerintah dan Kepolisian berupaya untuk terus menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kami juga berharap masyarakat bisa menjaga diri masing-masing supaya kita tidak menyebabkan kerugian bagi orang lain”, tegasnya.

Menurutnya, Sopi menjadi salah satu faktor pemicu utama, kami tentu berharap masyarakat tidak mengonsumsi sopi dengan cara yang tidak tepat, karena pada akhirnya bisa menimbulkan tindakan- tindakan kriminal. Dan pemerintah terus mendukung apa yang dilakukan oleh Polri,pungkasnya.

Baca Juga  Kenang Jasa Para Pahlawan ,Kopolres SBB Bersama Jajaran Bersiaran Ke-TMP Neniari

Ia berharap ,kedepan pemerintah akan mencari solusi yang terbaik terkait dengan minuman tradisional sopi di Maluku dan di Kota Ambon. Semua itu harus kita bisa memfasilitasi agar paling tidak sopi ini tidak menjadi sumber pemicu kriminalitas, tetapi justru bisa membawa dampak baik bagi kehidupan masyarakat, khususnya mereka-mereka yang selama ini membuat dan menjualnya.

Lebih lanjut Wattimena juga mengatakan, “kedepan, kita akan buat hal-hal yang bisa menjamin bahwa kita bisa mengarahkan mereka agar minuman ini tidak menjadi penyebab gangguan kriminal, tetapi justru bisa membawa pendapatan bagi masyarakat”,tuturnya.

Wattimena menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Kapolresta Ambon, dan semua yang hadir. Kita berharap Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan kepada Polri untuk menjaga Kota ini, memastikan bahwa Kota ini aman dan tenteram, supaya kita bisa bersama-sama membangun Kota Ambon ke arah yang lebih baik.

Ditempat yang sama,Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau – Pulau Lease, AKBP Dr. Yoga Putra Prima Setya ,juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Ambon, Bapak Dandim Kota Ambon, tokoh masyarakat, TNI-Polri, atas lancarnya kegiatan upacara HUT Bhayangkara ke -97 1 Juli 2025, di mana tema utamanya adalah “Polri Untuk Masyarakat”.

Baca Juga  Tamaela,Tidak Tercapainya PAD Jadi Beban Hutang Di Tahun 2025,OPD Harus Di Evaluasi Dan Diganti

Sesuai dengan harapan dari Bapak Walikota selaku Inspektur Upacara pada pagi hari ini, diharapkan Polresta Ambon kedepannya bisa lebih aktif, lebih adaptif, lebih fleksibel, dan lebih berdedikasi di dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam mengamankan masyarakat bersama TNI-Polri.

Kapolres berharap,sinergitas, kerja sama, dan kolaborasi kedepannya bisa berjalan dengan lancar.

Selain itu Kapolresta juga menyampaikan, Pemusnahan minuman keras jenis sopi tadi, kita pahami bahwa salah satu akar masalah ketika masyarakat mengonsumsi miras ilegal secara berlebihan adalah terganggunya fungsi pikiran.”Dan mereka akan melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak sesuai dengan aturan yang ada. “Semalam Bapak Dandim bersama kami, dan Bapak Walikota, kami di Kudamati untuk memisahkan warga masyarakat yang sedang tawuran.

Untuk diketahui tercatat, dari Januari hingga Juni 2025 ada 83 kasus terkait penganiayaan yang salah satu penyebabnya adalah karena miras, termasuk KDRT. Kemudian, lakalantas juga ada kurang lebih hampir 42 kasus. Termasuk konflik-konflik yang terjadi, salah satu penyebabnya adalah miras, beber Kapolresta Ambon.

Ia juga mengatakan,kedepannya, mudah-mudahan pengendalian dan pengawasan terhadap penggunaan miras, terutama miras ilegal, bisa lebih baik lagi sesuai dengan aturan yang berlaku. Sesuai dengan arahan bapak Walikota, beliau akan mencari solusi terbaik sehingga tidak merugikan semua pihak”,pintanya.

Share :

Baca Juga

Berita

DWP Bagian Umum Setda Kota Ambon Bekali Orang Tua dengan Pola Asuh Holistik, Siapkan Generasi Tangguh di Era Digital

Berita

Hotumese Choir Unpatti Siap Harumkan Indonesia di World Choir Games 2026 Swedia, Jadi Satu-satunya Wakil Tanah Air

Berita

Wagub Maluku Buka Rakerda II IWAPI, Tekankan Sinergi Pemerintah, Swasta dan Perbankan Dongkrak Ekonomi Daerah

Berita

Ketua IWAPI Maluku: Rakerda II Perkuat Peran Perempuan Pengusaha Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Berita

Hadiri Rakerda II IWAPI Maluku, Wakil Wali Kota Ambon Ajak Perkuat Kolaborasi Majukan UMKM

Berita

Wali Kota Ambon: Penataan Ruang Harus Jadi Fondasi Pembangunan Kota, Jangan Biarkan Ambon Tumbuh Tanpa Arah

Berita

Wali Kota Ambon Ajak Masyarakat Bangun Kesadaran Hidup Sehat dan Siapkan Perlindungan Finansial

Berita

Lurah Rijali Ajak Warga Aktif Melapor, Jaga Kebersihan dan Dukung Penataan Lingkungan