Home / Berita

Jumat, 4 September 2026 - 21:35 WIB

Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Serukan Persatuan, Terbuka Kritik dan ASN Jadi Solusi

AMBON, GLOBALMALUKU.ID – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar doa bersama lintas agama, Jumat (4/9/2026).

Doa bersama berlangsung di dua lokasi. ASN beragama Kristen mengikuti ibadah di Gereja Maranatha, sementara ASN beragama Islam melaksanakan doa bersama di Islamic Center yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menyampaikan lima pesan penting yang menurutnya harus menjadi refleksi sekaligus pijakan dalam membangun Kota Ambon ke depan.

Wattimena menegaskan, berbagai harapan untuk masa depan Ambon harus diserahkan kepada Tuhan, namun pada saat yang sama seluruh elemen masyarakat harus mengambil bagian dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

“Harapan katong semua untuk kebaikan kota ini mesti katong serahkan sepenuhnya kepada Tuhan,” kata Wattimena.

Ia mengakui, pemerintah tidak mungkin menyelesaikan seluruh persoalan kota seorang diri. Dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Lima Pesan Wali Kota

Pesan pertama yang disampaikan Wattimena adalah pentingnya menyatukan hati dan pikiran.

Menurutnya, pembangunan Kota Ambon membutuhkan kesamaan visi dan tujuan, khususnya dalam menjalankan kepemimpinan bersama Wakil Wali Kota hingga masa jabatan yang masih tersisa.

“Katong butuh menyatukan semua hati dan pikiran kita supaya memiliki satu tujuan, satu visi yang sama untuk membangun kota ini,” ujarnya.

Pesan kedua adalah mensyukuri penyertaan Tuhan terhadap seluruh jajaran pemerintahan yang selama ini menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Mulai dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Sekretaris Kota, pimpinan dan anggota DPRD, pimpinan OPD hingga seluruh jajaran Pemkot Ambon, Wattimena mengajak seluruhnya melihat setiap tugas sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga  Mengikuti Tabliq Akbar Ribuan Masyarakat SBB Memadati Tugu Ina Ama

Pesan ketiga berkaitan dengan harapan agar Pemerintah Pusat memberikan perhatian lebih besar kepada Kota Ambon.

Wattimena berharap pemerintah pusat dapat melihat kebutuhan masyarakat serta berbagai keterbatasan yang dihadapi pemerintah daerah, termasuk dalam hal dukungan dan kemampuan keuangan daerah.

“Katong minta supaya Pemerintah Pusat melihat keberadaan Kota Ambon, melihat kepentingan masyarakat di daerah dan tugas pemerintah daerah,” katanya.

Pesan keempat adalah membangun pemerintahan yang terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat.

Wattimena meminta jajaran Pemkot Ambon tidak bersikap antikritik. Menurutnya, kritik masyarakat harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Semoga kita terbiasa menerima masukan dari masyarakat, tidak anti kritik, tidak menyalahkan masyarakat karena sesuatu kelalaian kita,” tegasnya.

Sementara pesan kelima ditujukan secara khusus kepada para ASN agar berdamai dengan diri sendiri dan menjaga hubungan dengan sesama rekan kerja.

Ia meminta setiap ASN tidak menjadi sumber konflik maupun batu sandungan bagi orang lain, tetapi justru hadir sebagai solusi di lingkungan kerja.

“Beta harap dalam diri-diri katong semua sebagai ASN, katong mampu berdamai dengan katong punya diri sendiri, berdamai dengan hati,” ujarnya.

Wattimena menekankan, tugas dan tanggung jawab yang dilakukan dengan ketulusan akan memberikan dampak bagi masyarakat dan kemajuan Kota Ambon.

Karena itu, ia kembali mengingatkan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat agar menjadikan semangat Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju” sebagai prioritas memasuki usia ke-451 Kota Ambon.

Pembangunan Harus Dimulai dari Integritas Manusia

Usai sambutan Wali Kota, kegiatan dilanjutkan dengan ibadah dan doa bersama yang dipimpin Ketua Majelis Pekerja Harian Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), Pdt. Sacharias Izak Sapulette.

Baca Juga  Pj. Bupati Optimis PPK Malteng Dapat Memberikan Kontribusi Nyata Dalam Tugas Dan Pengabdian

Dalam khotbahnya, Sapulette membawa pesan pembangunan ke ranah yang lebih fundamental: pembangunan kota harus dimulai dari manusia yang memiliki integritas.

Mengacu pada Kejadian 2:15, 3 Yohanes 1:2 dan Amsal 11:11, ia menegaskan bahwa manusia memiliki mandat untuk mengusahakan sekaligus memelihara ciptaan.

Karena itu, tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju” tidak boleh berhenti sebagai slogan pemerintah. Kebersihan kota, menurutnya, merupakan bagian dari panggilan iman sekaligus tanggung jawab seluruh masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa persoalan sampah, pencemaran laut dan kerusakan lingkungan pada akhirnya akan kembali berdampak terhadap kehidupan manusia.

Sapulette juga menegaskan bahwa pembangunan tidak sebatas berbicara tentang jalan, jembatan, gedung, pelabuhan, teknologi maupun investasi.

“Semua itu membutuhkan fondasi yang lebih mendasar, yakni manusia yang jujur, disiplin, bertanggung jawab dan berintegritas,” tegasnya.

Menurutnya, aparatur yang bekerja jujur, pejabat yang menolak korupsi, guru yang mendidik dengan baik, pelaku usaha yang tidak menipu, hingga masyarakat yang menyebarkan informasi benar, merupakan bagian dari upaya memberkati dan membangun kota.

Momentum menjelang HUT ke-451 Kota Ambon pun menjadi refleksi bahwa kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh karakter dan integritas manusia yang mengelolanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette, Ketua DPRD Kota Ambon Mourits L. Tamaela, Wakil Ketua I Gerald Mailoa, Wakil Ketua II Patrick Moenandar, Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, Ketua Dharma Wanita Persatuan Saartje Sapulette, Forkopimda Kota Ambon, ASN serta sejumlah undangan lainnya. (GM)

Share :

Baca Juga

Berita

Anak Muda Ambon Unjuk Nyali! Nusa Apono Road Race 2026 Gebrak HUT ke-451

Berita

HUT ke-451, 17 Program Prioritas Dipaparkan: Ekonomi Tumbuh 6,09%, Tapi Pengangguran Ambon Masih 11,37%

Berita

DPRD Expo 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp320 Juta, Tamaela Gagas Baileo Rakyat

Berita

Adventure Race of Amboina “Soya for Ambon” Resmi Dibuka, Wali Kota Ajak Generasi Muda Jaga Alam

Berita

DPRD-Pemda Malteng Sepakat Naikkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Jadi Rp2,5 Juta

Berita

HPN 2027 Belum Diputuskan, Dewan Pers Buka Ruang untuk Semua Konstituen

Berita

Jelang HUT Ambon ke-451, DPRD Expo Jadi Panggung Ekonomi Rakyat

Berita

Zulhas Buka Jalan Kolaborasi dengan Unpatti, Potensi Laut Maluku Dibidik Jadi Kekuatan Pangan Nasional