AMBON – Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku melakukan verifikasi dan validasi (verval) aktivitas pelayanan Gereja Sungai Yordan (GSY) Jemaat Jobel Ambon, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di GSY Jemaat Jobel Ambon tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenag Maluku memastikan tertib administrasi sekaligus memperkuat pembinaan kelembagaan gereja.

Verval dipimpin langsung Kepala Bidang Bimas Kristen Kanwil Kemenag Maluku, Stepanus Tia, SE, didampingi Ketua Tim Kerja Kelembagaan dan Sistem Informasi Keagamaan Kristen, Jermias Maruanaya.
Keduanya diterima pimpinan GSY Jemaat Jobel Ambon, Pdt. Alexander Kapressy, bersama jajaran pengurus gereja.
Bukan Sekadar Pemeriksaan Data
Stepanus mengatakan, kegiatan verval tidak semata-mata merupakan proses pemeriksaan data administrasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi dan dialog langsung antara pemerintah dengan pimpinan serta pengurus gereja untuk memahami kondisi pelayanan dan kelembagaan secara faktual.
“Melalui kegiatan ini, kami dari Bidang Bimas Kristen dapat berdiskusi langsung dengan pimpinan gereja dan pengurus. Jadi, kita bisa melihat sekaligus memahami kondisi pelayanan dan kelembagaan gereja secara langsung,” ujar Stepanus.
Ia menjelaskan, proses verval merupakan salah satu tahapan penting dalam mendukung penerbitan Surat Tanda Lapor (STL) bagi lembaga keagamaan Kristen.
Karena itu, data dan informasi yang disampaikan oleh lembaga keagamaan harus benar, lengkap serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Verval ini merupakan langkah untuk penerbitan Surat Tanda Lapor. Karena itu, data dan informasi yang disampaikan harus benar, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Data Kepengurusan dan Jemaat Diverifikasi
Dalam proses tersebut, Jermias Maruanaya menggali sejumlah informasi teknis dari pihak GSY Jemaat Jobel Ambon. Di antaranya berkaitan dengan data kepengurusan, struktur organisasi, serta jumlah dan data anggota jemaat.
Dialog berlangsung terbuka. Pihak gereja diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai informasi sekaligus menjelaskan aktivitas pelayanan dan kondisi kelembagaan GSY Jemaat Jobel Ambon.
Pdt. Alexander Kapressy menyambut baik pelaksanaan verval tersebut. Ia mengapresiasi kehadiran langsung jajaran Bidang Bimas Kristen Kanwil Kemenag Maluku yang dinilai membuka ruang komunikasi dan koordinasi lebih dekat antara gereja dan pemerintah.
Pelaksanaan verval ini sekaligus menunjukkan bahwa proses penataan administrasi kelembagaan dapat berjalan beriringan dengan semangat pembinaan dan kemitraan antara pemerintah dengan lembaga keagamaan.
Perkuat Kemitraan Pemerintah dan Gereja
Kemenag Maluku menegaskan, verval menjadi salah satu instrumen untuk memastikan keberadaan serta aktivitas pelayanan lembaga keagamaan tercatat dan terverifikasi dengan baik.
Namun, proses tersebut tidak berhenti pada aspek administratif. Di balik data kelembagaan terdapat aktivitas pelayanan dan kehidupan umat yang perlu dipahami, dibina dan dilayani secara baik.
Melalui kegiatan ini, Bidang Bimas Kristen Kanwil Kemenag Maluku kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan yang mengedepankan tertib administrasi, komunikasi, pembinaan dan kemitraan dengan gereja serta masyarakat. (Red-Kemenag)





































