Home / Berita

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:50 WIB

FST Unpatti dan Pemkot Ambon Perkuat Kolaborasi Sains, Pendidikan dan Solusi Persoalan Kota

AMBON, GLOBALMALUKU.ID – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Pattimura (Unpatti) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Ambon melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pendidikan.

Kerja sama tersebut dirangkaikan dengan Apel Pagi Pemerintah Kota Ambon yang berlangsung di Lapangan Upacara Balai Kota Ambon, Kamis (20/8/2026).

Dekan FST Unpatti, Prof. Dr. Henry Junus Wattimanela, S.Si., M.Si., mengatakan kerja sama ini diarahkan untuk menjadikan ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan kampus semakin bermanfaat dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat dan pemerintah daerah.

Menurutnya, salah satu fokus kerja sama dengan Dinas Pendidikan adalah meningkatkan kualitas siswa dan guru, terutama dalam pemanfaatan fasilitas laboratorium serta pemahaman ilmu-ilmu dasar dan terapan.

“Yang pertama, misalnya untuk Dinas Pendidikan, kita mau meningkatkan kualitas bukan saja siswa, tetapi juga para guru. Dalam hal penggunaan alat-alat lab dan bagaimana ilmu-ilmu dasar maupun terapan bisa dipahami,” kata Wattimanela dalam wawancara usai kegiatan.

Ia menjelaskan, FST Unpatti memiliki sejumlah fasilitas laboratorium dengan peralatan yang dinilai cukup memadai. Karena itu, fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya digunakan untuk kepentingan internal kampus, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan wawasan dan kompetensi guru maupun siswa.

“Kami punya lab dan alat-alat yang cukup bagus. Itu tidak mau kami gunakan sendiri, tetapi kami membuka ruang melalui Dinas Pendidikan Kota agar siswa maupun guru dapat menggunakan alat-alat tersebut,” ujarnya.

Wattimanela menilai pengenalan ilmu pengetahuan sejak jenjang pendidikan dasar dan menengah menjadi penting. Khususnya bagi siswa SD dan SMP di Kota Ambon, penguatan ilmu-ilmu dasar sejak dini diharapkan dapat membangun ketertarikan terhadap bidang sains dan teknologi.

Kolaborasi Atasi Persoalan Lingkungan dan Transportasi

Sementara itu, kerja sama dengan Dinas Perhubungan serta Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan akan diarahkan pada pembahasan dan penyelesaian berbagai persoalan perkotaan yang membutuhkan pendekatan berbasis sains.

Baca Juga  Mantan Kadishub Dan Mantan PPK Dishub Serta Pihak Kontraktor Harus bertanggungjawab Atas Kasus Kapal Cepat SBB

Salah satu isu yang disebut Wattimanela adalah persoalan polusi udara, termasuk yang berkaitan dengan kendaraan bermotor.

Menurutnya, pemerintah kota bersama dinas terkait dapat memanfaatkan dukungan keilmuan FST Unpatti untuk mengidentifikasi dan mengkaji persoalan tersebut secara lebih ilmiah.

“Misalnya terkait dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup, ada satu isu terkait dengan polusi udara. Nanti pemerintah kota, dinas perhubungan dan dinas terkait akan melakukan kerja sama untuk melihat kendaraan-kendaraan yang sudah memiliki batas tertentu sehingga menimbulkan polusi udara yang berbahaya bagi masyarakat,” jelasnya.

Buka Peluang Magang Mahasiswa

Lebih lanjut, PKS tersebut juga membuka peluang yang lebih luas bagi mahasiswa FST Unpatti untuk melakukan program magang di lingkungan pemerintah kota dan OPD terkait.

Wattimanela mengatakan, program magang merupakan bagian dari kurikulum mahasiswa sehingga kerja sama dengan pemerintah daerah dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.

“Dengan demikian pasti akan semakin membuka ruang untuk kami melakukan magang mahasiswa. Mahasiswa kami di dalam kurikulumnya memang ada program magang,” katanya.

Ia menambahkan, kompetensi mahasiswa FST dapat diarahkan untuk membantu pemerintah kota menangani berbagai persoalan secara bertahap, termasuk bidang teknologi informasi, digitalisasi data dan informasi, inovasi layanan, serta pengelolaan data.

FST Unpatti, kata dia, memiliki bidang keilmuan seperti ilmu komputer dan statistika yang dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pemerintah daerah.

“Apabila data itu tidak bagus, maka dalam pengambilan keputusan akan bermasalah. Ilmu statistik bisa membantu masalah-masalah seperti itu supaya data yang ada pada OPD-OPD dapat dikelola dengan baik,” ungkapnya.

Tak Hanya Magang, Dorong Penelitian Kolaboratif

Wattimanela menegaskan, kerja sama FST Unpatti dengan Pemkot Ambon tidak berhenti pada program magang mahasiswa. Ke depan, peluang penelitian kolaboratif antara akademisi dan OPD juga terbuka luas.

Baca Juga  Pemkot Ambon Terima Penghargaan Alokasi Insentif Fiskal

Menurutnya, penelitian bersama dapat diarahkan untuk menghasilkan karya ilmiah maupun rekomendasi berbasis kajian yang dapat digunakan pemerintah kota dalam mendukung kebijakan dan pengembangan daerah.

“Penelitian kolaboratif artinya penelitian dalam PKS ini tidak terbatas hanya pada kegiatan-kegiatannya, tetapi terbuka juga untuk penelitian bersama dengan dinas-dinas yang terkait dengan kerja sama ini,” jelasnya.

Bahkan, hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menghasilkan karya ilmiah atau rekomendasi ilmiah yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan Pemerintah Kota Ambon.

Siapkan Lulusan yang Adaptif

Ke depan, FST Unpatti berharap kerja sama tersebut dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa sekaligus mendukung kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.

Wattimanela mengatakan, proses pembelajaran yang dipadukan dengan pengalaman lapangan, penelitian, dan kolaborasi dengan berbagai institusi akan membantu mahasiswa memenuhi profil lulusan yang telah ditetapkan.

“Harapan kami supaya nanti kita punya lulusan yang lulus sesuai dengan profil lulusan yang sudah kami lakukan. Sehingga ketika masuk dalam dunia kerja, mereka siap untuk bekerja,” katanya.

Ia menambahkan, FST Unpatti juga akan terus membangun kerja sama dengan berbagai pihak lainnya guna meningkatkan kompetensi keilmuan mahasiswa.

“Dengan adanya proses-proses kerja sama ini, kami juga akan melakukan kerja sama dengan pihak-pihak lainnya untuk meningkatkan kompetensi keilmuan mahasiswa, sehingga ketika lulus mereka mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman dan kondisi,” pungkas Wattimanela.

Kerja sama FST Unpatti dan Pemkot Ambon ini diharapkan menjadi jembatan yang mempertemukan kekuatan akademik dengan kebutuhan pemerintahan dan masyarakat, sehingga ilmu pengetahuan, penelitian, serta inovasi teknologi dapat semakin nyata memberi solusi bagi berbagai persoalan pembangunan di Kota Ambon.

Share :

Baca Juga

Berita

SK Kenaikan Pangkat Diduga Bodong, Pemprov Maluku Siapkan Langkah Hukum!

Berita

Buka Mubes IV Latupati Maluku, Lewerissa Tekankan Kerukunan Adat dan Penyelesaian Konflik Petuanan

Berita

Buka ICAST 2026, Lewerissa Dorong Sains dan Teknologi Jadi Penggerak Pembangunan Maluku

Berita

Wali Kota Ambon Perintahkan Inspektorat Usut Dugaan SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN

Berita

Bodewin Wattimena: Pembangunan Ambon Tak Cukup dengan Teknologi Canggih, Manfaatnya Harus Dirasakan Semua Warga

Berita

DPRD Maluku Soroti Keberlanjutan Irpom, 324 Unit Efektif dan Dua Lokasi Terkendala

Berita

Unpatti Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Sosial bagi Penerima Beasiswa Cahaya Pintar YBM PLN

Berita

Unpatti Kirim 17 Mahasiswa Hukum ke Bali, Siap Pertahankan Prestasi Emas di Kompetisi Peradilan Semu