Home / Berita

Jumat, 19 Desember 2025 - 07:27 WIB

Pemkot Ambon Luncurkan Aplikasi SI LAPARD untuk Tingkatkan Transparansi dan Efisiensi Keuangan Daerah

AMBON–Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bekerja sama dengan Bank Maluku-Malut resmi meluncurkan Aplikasi SI LAPARD (Sistem Informasi Laporan Penerimaan Daerah) sebagai inovasi untuk memperkuat transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah berbasis digital. Peluncuran berlangsung di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Selasa (14/10/25).

Dalam sambutan, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa peluncuran SI LAPARD merupakan langkah penting menuju transformasi digital tata kelola keuangan di Kota Ambon.

“Kita sementara ada dalam sebuah era yang menuntut kita untuk melakukan penyesuaian terhadap tuntutan di era digitalisasi. Kalau kita ingin tetap eksis dan terus memastikan kemajuan menjadi milik kita, maka penyesuaian itu mesti segera dilakukan, yaitu beralih dari sistem manual ke sistem digital,” ujar Wali Kota.

Baca Juga  Kejati Maluku Dalami Dugaan Korupsi Jalan Tunguwatu–Gorar, Ahli Teknik PUPR Aru Diperiksa Penyidik

Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan bahwa kehadiran SI LAPARD akan membantu pemerintah memantau penerimaan daerah secara langsung sehingga proses evaluasi dan perbaikan dapat dilakukan dengan cepat.

“Aplikasi SI LAPARD ini menjadi salah satu inovasi yang turut membantu kita dalam meningkatkan indeks digital di Kota Ambon, sekaligus memastikan penerimaan daerah dapat dipantau setiap waktu. Dengan demikian, evaluasi dan perbaikan bisa segera dilakukan agar tata kelola keuangan semakin efektif dan akuntabel,” jelasnya.

Kepala Cabang Bank Maluku-Malut, Abidin, menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh upaya digitalisasi yang dilakukan Pemerintah Kota Ambon.

“Kehadiran SI LAPARD merupakan langkah strategis dalam upaya elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, mentransformasi penerimaan dan pembayaran daerah dari sistem manual menjadi digital,” ujarnya.

Baca Juga  Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Maluku Menggelar Seminar Publik Dan Skirining Mata Minus

Melalui SI LAPARD, seluruh transaksi penerimaan daerah kini dapat tercatat secara real time, dengan dukungan kanal pembayaran digital seperti QRIS, M-Banking, ATM, dan M-POS. Hal ini memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak dan retribusi di mana pun berada, sekaligus mempercepat penerapan Smart Governance di Kota Ambon.

Kegiatan peluncuran turut dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Kepala OJK Provinsi Maluku, Direktur Kepatuhan Bank Maluku-Malut, serta jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Ambon.

Melalui kerja sama ini, Pemkot Ambon menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan memperkuat sistem pemerintahan berbasis digital, dengan tujuan mewujudkan Ambon sebagai Kota Cerdas yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua Pansus DPRD Kepulauan Aru Sidak SMP Negeri Wokam, Gedung Rp1,4 Miliar dari APBN 2025 Delapan Bulan Terbengkalai

Berita

Api Berhasil Dipadamkan, Damkar Pastikan Kebakaran di Kelurahan Uritetu Dipicu Arus Pendek

Berita

Rumah di Kelurahan Uritetu Terbakar, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Berita

Gubernur Maluku Buka LK III HMI Nasional, Tegaskan Kader HMI Harus Jadi Solusi Krisis dan Penggerak Pembangunan

Berita

PLTS Puskesmas Ambon Disorot, Dinkes Buka Fakta: Anggaran Bukan Rp7 Miliar, Kerusakan Murni Persoalan Teknis

Berita

Wali Kota Ambon: LK III HMI Harus Cetak Pemimpin Bangsa yang Visioner dan Berkualitas

Berita

Saiful Chaniago: LK III HMI Harus Lahirkan Pemimpin Visioner untuk Kemajuan Maluku

Berita

Komisi III DPRD Maluku Soroti Utang Subsidi Perumda Panca Karya, Minta Evaluasi Menyeluruh Kinerja Perusahaan