Home / Berita

Jumat, 19 Desember 2025 - 08:02 WIB

Pemkot Ambon Perkuat Sistem Keamanan Siber dan Pengawasan Wajib Pajak dengan Teknologi Digital

AMBON–Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus memperkuat sistem keamanan siber sekaligus mengoptimalkan pengawasan terhadap wajib pajak melalui pemanfaatan teknologi digital. Kepala Dinas Komunikasi Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) Kota Ambon, Ronald Lekransy mengatakan, langkah ini menjadi bagian dari pengembangan sistem aplikasi di lingkungan Pemkot Ambon.

Menurut Ronald, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Ambon telah menambah 227 perangkat perekaman digital atau Online Transaction Monitoring (OTM) yang dipasang di sejumlah lokasi wajib pajak.

“Dari total 227 perangkat, Online POS 161 buah, Client Reader 50 buah, Interceptor Box 16 buah,” ujar Lekransy, di Balai Kota Ambon, Jumat (24/10/25).

Baca Juga  28 April Tidak Ada Kompromi bagi Pedagang,Wali Kota Ambon Turun Langsung Penertiban

Dijelaskan, OTM merupakan sistem pemantauan pajak digital yang dipasang di lokasi wajib pajak tertentu, seperti hotel, restoran, dan tempat hiburan. Sistem ini berfungsi merekam serta melaporkan data transaksi secara otomatis dan real time kepada Pemkot Ambon.

“Dengan sistem ini, setiap transaksi wajib pajak dapat terpantau secara transparan dan akurat oleh pemerintah daerah. Evaluasi dan pengawasan pajak serta retribusi bisa dilakukan lebih efektif,” jelasnya.

Ia menambahkan, Command Center yang dikelola Diskominfosandi juga memiliki fungsi tambahan dalam pengawasan digital terhadap sektor pajak dan retribusi daerah.

Baca Juga  Wakil Gubernur Maluku Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Salawaku 2025

“Harapannya, dengan sistem ini pemerintah dapat lebih mudah melakukan pengawasan terhadap wajib pajak. Ini berbeda dibandingkan sistem manual sebelumnya,” katanya.

Lekransy menyebutkan, penggunaan perangkat digital ini menjadi bagian dari strategi transformasi digital Pemkot Ambon yang mencakup berbagai sektor pelayanan publik, mulai dari perizinan, kesehatan, hingga pengelolaan pajak dan retribusi daerah.

“Pemanfaatan teknologi digital diharapkan bisa memberikan dampak positif terhadap optimalisasi pendapatan daerah. Komitmen kami adalah bagaimana pendapatan daerah meningkat agar pembangunan kota bisa terus ditingkatkan,” tutup dia.

 

Share :

Baca Juga

Berita

Lewerissa Usulkan Hilirisasi Sagu SBT Masuk PSN 2027, Maluku Bidik Industri Pangan Bernilai Tinggi

Berita

PA’KOP BACARITA, Inovasi Digital Pemkot Ambon untuk Deteksi Dini Risiko dan Benahi Tata Kelola Koperasi

Berita

Wali Kota Bodewin Dukung Inovasi BAKU DAPA dan SIRIP IKAN, TPI Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan

Berita

Perkuat Jejaring Akademik Global, Magister Hukum Unpatti Gandeng Universitas Debrecen Hungaria

Berita

Soroti Kasus Perbankan, Alhidayat Wajo Minta OJK dan BI Perketat Pengawasan di Maluku

Berita

Saiful Chaniago Dukung Kapolri Berantas Pinjol Ilegal dan Judol: Sikat Bandar hingga Backing!

Berita

Brigjen TNI Nainggolan Tegaskan TMMD Harus Berdampak Nyata, Enam Poin Jadi Penekanan Evaluasi di Ambon

Berita

Lindungi Masa Depan PPPK, Pemkab SBB Gandeng Taspen: Iuran Pensiun Bisa Disesuaikan Kemampuan