GlobalMaluku.ID,Piru-Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB)Provinsi Maluku, semenjak di pimpin oleh Pj Bupati SBB, Brigjen TNI Andi Chandra As’adudin , kabupaten ini terkesan dalam tahapan penurunan angka APBD pada tahun 2024 mendatang, selain itu juga, di kabarkan kalau Andi Chandra adalah kepala daerah dengan rekor pemborosan anggaran terbesar di SBB.
Bolak- balik ke Jakarta beserta keluarga, dengan mengunakan uang daerah demi kepentingan pribadi, hampir setiap minggunya,membuat utang di mana -mana, hal ini telah di bukakan oleh salah satu pegawai kantoran di kantor Bupati SBB.
Pegawai yang namanya tak mau untuk di sebutkan, telah membeberkan lewat GlobalMaluku.id ,edisi beberapa Minggu kemarin.
Dalam penjelasannya, perjalanan dinas Pj Bupati dan keluarganya, dengan menggunakan uang daerah, merupakan suatu paksaan sehingga membuat pinjaman terjadi di mana-mana,
Lewat pemberitaan itu, Ditreskrimsus Polda Maluku telah memeriksa sejumlah saksi termasuk Sekda SBB,Leverne Tuasuun.
Menanggapi langkah cepat yang di lakukan oleh krimdsus Polda Maluku, salah satu Tokoh Muda asal SBB, Mozes Rutumalessy,kepada GlobalMaluku.id,Kamis(21/12/2023), saya minta kepada pihak Ditreskrimsus Polda Maluku segerah menangkap Pj Bupati SBB Brigjen TNI Andi Chandra as’adudin, apabila Andi Chandra terbukti terlibat dalam kasus dugaan perjalanan dinas yang berpotensi merugikan keuangan daerah, tegas Mozes.
“Saya berpendapat, korupsi adalah salah satu kejahatan yang dapat menyusahkan banyak orang, untuk itu apabila dalam kasus ini, ada keterlibatan Andi Chandra maka yang bersangkutan harus di tangkap, sekali lagi saya katakan, atas nama pemuda SBB, kami sangat mendukung langka Ditreskrimsus Polda Maluku dalam penanganan kasus ini.
Selain itu, kami juga selalu siap untuk terus bersama-sama dengan krimdsus Polda Maluku bila ada pihak-pihak yang ingin memperhambat proses hukum terhadap siapa saja yang terlibat dalam kasus dugaan perjalanan dinas Pj Bupati yang berpotensi merugikan keuangan daerah, termasuk Pj bupati Andi Chandra as’adudin, mereka semua akan kita hadapi,tandasnya.
Untuk itu, saya himbau kepada seluruh masyarakat SBB, marilah kita bersama-sama mengawal kasus ini dengan baik, selain kasus ini, kami juga meminta kepada pihak Ditreskrimsus Polda Maluku agar kasus dugaan korupsi uang makan minum tamu di pendopo Pj bupati, jika sudah ada tersangkanya, langsung saja di tahan, pinta Mozes .




































