Home / Berita

Kamis, 4 Agustus 2022 - 13:34 WIB

Salah Satu Oknum ASN Di Kabupaten SBB Tidak Mau Bertanggungjawab Pada FS Yang Di Hamilinya

Piru,GLOBALMALUKU.ID |  Oknum ASN yang bertugas sebagai seorang guru di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB)menghamili salah satu warga yang sekampung dengan dirinya. Oknum ASN tersebut mempunyai nama lengkap Willy Maerel Glorya Maitale,S.PD , yang bertugas di SD Impres Batu Lubang Kabupaten SBB .

Baca Juga  Tokoh Pemuda SBB,Kejari Di Sedot Angin Merah Biru, Penggeledagan Pada Dinas Pendidikan Ada unsur Kepentingan

Setelah di konfirmasi oleh media ini Kamis(05/8/2022) ,kepada pihak keluarga korban FS lewat telepon seluler, mereka meminta Maitale untuk bertanggungjawab atas gadis yang di hamilinya , tapi dirinya bersih tegas tidak mau bertanggungjawab terhadap korban yang di hamilinya.

“Dari pihak keluarga bahkan FS sendiri, sudah mengupayakan untuk sang pelaku untuk mempertanggungjawabkan hasil dari perbuatannya , tapi upaya mereka gagal.

Baca Juga  KPK Ingatkan Pentingnya Perencanaan dan Tata Kelola Keuangan

“Pihak kelurga FS meminta agar carateker Bupati SBB Andi Chandra dan Kepala Dinas Pendidikan Jhon Tahya , untuk bertindak tegas kepada sang oknum ASN tersebut .
(AB)

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua Pansus DPRD Kepulauan Aru Sidak SMP Negeri Wokam, Gedung Rp1,4 Miliar dari APBN 2025 Delapan Bulan Terbengkalai

Berita

Api Berhasil Dipadamkan, Damkar Pastikan Kebakaran di Kelurahan Uritetu Dipicu Arus Pendek

Berita

Rumah di Kelurahan Uritetu Terbakar, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Berita

Gubernur Maluku Buka LK III HMI Nasional, Tegaskan Kader HMI Harus Jadi Solusi Krisis dan Penggerak Pembangunan

Berita

PLTS Puskesmas Ambon Disorot, Dinkes Buka Fakta: Anggaran Bukan Rp7 Miliar, Kerusakan Murni Persoalan Teknis

Berita

Wali Kota Ambon: LK III HMI Harus Cetak Pemimpin Bangsa yang Visioner dan Berkualitas

Berita

Saiful Chaniago: LK III HMI Harus Lahirkan Pemimpin Visioner untuk Kemajuan Maluku

Berita

Komisi III DPRD Maluku Soroti Utang Subsidi Perumda Panca Karya, Minta Evaluasi Menyeluruh Kinerja Perusahaan