Home / Berita

Kamis, 22 Juni 2023 - 22:07 WIB

Tidak Berikan Gaji Selama 3 Bulan ,Andi Chandra As’addudin Tidak Punya Hati Nurani

GlobalMaluku.ID,PIRU-Negara Indonesia mempunyai aturan,baik itu dalam perudang-undangan maupun dalam peraturan kepegawaian yang berlaku di Negara ini,tapi apa yang di lakukan Penjabat Bupati Andi Chandra As”addudin bagaikan pejabat yang tidak punya perikemanusiaan.

“Mirisnya,pemberhentian tenaga honorer khususnya para cleaning service di Bagian Umum Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB)oleh Pj Bupati SBB Andi Chandra As’adudin ,dengan tidak memberikan upah selama 3 bulan dinilai sangat tidak pantas.

“Adapun pemberhentian tersebut ,dilakukan tanpa ada pemberitahuan kepada para tenaga honorer tersebut.

Hal ini seperti yang dijelaskan oleh beberapa tenaga honorer yang sehari-hari bekerja sebagai cleaning service di Bagian Umum Pemda Kabupaten SBB. Saat ditemui awak media, salah satu tenaga honorer yang enggan namanya disebutkan mengatakan selama tiga bulan terakhir yang terhitung dari bulan April, Mei hingga Juni upah mereka belum terbayarkan.

Dipaparkan , selama ini mereka bekerja di bawah tekanan dengan terus di paksa kerja dan kerja. Namun mereka bekerja tanpa diberi upah, sementara itu uang harusnya digunakan untuk belanja keperluan rumah tangga, harus digunakan untuk membayar ongkos ojek ataupun membeli minyak untuk kendaraan yang digunakan.

Baca Juga  Gubernur : Festival Hadrat Potensial Jadi Ikon Wisata Budaya Daerah

Diakuinya, untuk tenaga honorer khususnya di bagian cleaning service yang di rumahkan ada beberapa yang sudah menjadi tenaga honor sejak tahun 2007 hingga sekarang. “Sudah 16 tahun mengabdi untuk Pemda tapi beta (saya) rasa katong (kami) punya keringat tidak dihargai, kalau mau rumahkan katong harusnya bilang tiga bulan yang lalu supaya katong juga tau, ini suruh katong kerja dengan waktu yang sama dengan PNS ke kantor pagi-pagi pulang sudah soreh hari dengan tekan untuk harus kerja. Tapi kerja di bawah penekanan selama 3 bulan, malahan upah kerja selama 3 bulan tidak diberikan”, cetus nya.

Baca Juga  Jelang HUT Kemerdekaan RI dan Provinsi Maluku ke-77,Gubernur Maluku Ikuti Jalan Santai Bersama Ribuan Peserta

Setelah ditanyakan hal ini ,pihak BKD sudah mengetahui, lelaki separuh bayah ini menjawab kalau pihak BKD sendiri telah melepas tangan dari para tenaga honorer dan kembalikan ke Dinas dan Bagian masing-masing.

Ia berharap agar pemerintah pusat dapat melihat hal ini, karena dengan dirumahkannya para tenaga honorer tanpa membayar upah mereka, tidak tahu apa yang akan mereka buat untuk menafkahi keluarga mereka. Apalagi mengingat selama pemerintahan Andi Chandra As’adudin tidak ada perputaran ekonomi yang terjadi di dalam Kabupaten SBB sehingga membuat para pedagang kesulitan dalam menjual dagangan mereka, selain itu semua masyarakat juga mengeluh dengan kesusahan saat ini.

“Sampai saat ini Kepala Bagian Umum Pemda Kabupaten SBB Azis Silouw sulit untuk dihubungi karena sengaja menolak panggilan awak media lewat telpon biasa setelah berulang kali mencoba melakukan panggilan.

Share :

Baca Juga

Berita

Bridge & Engine Simulator dan 16 Klinik Halal Resmi Diluncurkan di BPPP Ambon

Berita

Kejati Maluku Raih Sejumlah Prestasi dalam Evaluasi Kinerja Semester I 2026

Berita

Pemkot Ambon dan FST Unpatti Perkuat Kolaborasi, Fokus Lingkungan, Transportasi dan Pendidikan

Berita

Dikukuhkan sebagai Bunda Guru Kota Ambon, Lisa Wattimena Dorong Pendidikan Ramah Anak

Berita

Unpatti dan UNIKA Soegijapranata Bahas Transformasi Birokrasi Digital Menuju Ambon Smart City

Berita

Direktur PDAM Tirta Yapono Pastikan Bantuan Stunting dan Perluasan Akses Air Bersih di Ambon

Berita

FST Unpatti dan Pemkot Ambon Perkuat Kolaborasi Sains, Pendidikan dan Solusi Persoalan Kota

Berita

Benhur Watubun: Maluku Tak Bisa Dibangun dengan Kebijakan Biasa