Home / Berita

Rabu, 17 April 2024 - 23:31 WIB

Tradisi Pukul Sapu Di Negeri Mamala Di Banjiri Ribuan Warga

GlobalMaluku.ID,Mamala-Ribuan orang menyaksikan Tradisi Pukul Sapu yang berlangsung di Stadion Mini Hatusela Mamala, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (17/4/2024).

Acara pukul sapu lidi merupakan atraksi unik dari Provinsi Maluku yang biasanya dipentaskan di Desa Mamala dan Desa Morella Maluku Tengah setiap tahun pada 7 syawal setelah Idul Fitri yang sudah dilestarikan sejak dulu kala dari abad XVII. Tradisi pukul sapu ini berawal dari sejarah masyarakat setempat pada saat penjajahan dimana perjuangan Kapitan Telukabessy beserta pasukannya pada masa penjajahan Portugis dan VOC pada abad ke – 16 di tanah Maluku bertempur untuk mempertahankan Benteng Kapahaha dari serbuan penjajah meskipun pada akhirnya perjuangan mereka gagal dan benteng Kapahaha akhirnya jatuh ketangan penjajah. Untuk menandai kekalahan tersebut pasukan telukabessy mengambil lidi enau dan saling mencambuk hingga berdarah.

Baca Juga  Kontingen UDG Tingkat Nasional Ke XV Provinsi MALUKU Resmi Dilepas Pj Gubernur Maluku

Untuk mengenang sejarah maka tradisi pukul sapu setiap tahun tetap dilaksanakan dalam mengenang perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan Negeri mereka dari para penjajah serta acara adat ini juga dipandang sebagai alat untuk mempererat tali persaudaraan masyarakat Desa Mamala dan Desa Morella.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Maluku,Irjen.Pol.Purn.,Murad Ismail serta ditandai dengan pemukulan tifa.

Turut hadir, Gubernur Maluku Murad Ismail bersama Ina Latu Maluku, Sekda bersama istri,Pj Bupati Maluku Tengah bersama istri, Danlantamal XI Ambon, Danlanut, Kapolresta Ambon, dan sejumlah pejabat lainya.

Sebelum atraksi itu dimulai, ada beberapa tarian dipertunjukan langsung dalam acara pukul sapu tersebut, diantaranya Tarian Manusia dan atraksi Alifuru atau tarian Hu’ul.

Baca Juga  10 Kapal Penangkap Ikan Dan 1 Kapal Pengangkut Ikan Dibekukan Izinnya Oleh Ditjen KKP

Dalam sambutannya,Gubernur Maluku menyampaikan,bahwa atraksi Pukul Sapu di Mamala masuk dalam agenda dan kalender Pariwisata Provinsi Maluku .

Kata dia”ini atraksi budaya yang unik. Mari kita dukung serta sukseskan event ini sebagai upaya kita menjaga dan melastarikan budaya di bumi raja raja,” ujarnya. Marilah kita menjaga adat dan Tradisi kita ini dengan sebaik-baiknya. Pukul Manyapu sudah menjadi agenda tahunan dan sudah masuk dalam kalender Vestifal Pariwisata tahunan di Provinsi Maluku,” jelas Gubernur.

Ia juga mengajak semua pihak untuk menjaga serta melestarikan tradisi dan kebuayaan di bumi Raja-raja.

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Ambon: Paduan Suara Bukan Sekadar Kompetisi, tetapi Wadah Membangun Harmoni

Berita

Perubahan APBD 2026, Pendapatan Kota Ambon Naik 5,44 Persen

Berita

Unpatti Dorong Perluasan Akses Pendidikan Berkualitas bagi Generasi Muda Maluku

Berita

DPRD Maluku Soroti Eksploitasi Perempuan dan Anak, Polda Diminta Beri Perhatian Khusus

Berita

Auditorium Unpatti Jadi Arena Pattimura Shorinji Kempo Champions V 2026

Berita

Peletakan Batu Pertama Pastori Sekretaris Klasis GPM Masohi, Bupati Malteng Tekankan Semangat Gotong Royong dan Pelayanan

Berita

Sekkot Ambon Apresiasi Kolaborasi Pentahelix Tangani Korban Kebakaran Batu Merah

Berita

DPRD Ambon Dorong Sirkuit Permanen, Target Jadi Ikon Otomotif dan Penggerak Ekonomi Baru