AMBON, GLOBALMALUKU.ID | Universitas Pattimura (Unpatti) membekali ribuan mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan LIII Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027. Sebanyak 2.555 mahasiswa dipersiapkan untuk melaksanakan pengabdian dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat.
Pembekalan tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi KKN. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Desa Melalui KKN Berdampak” dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unpatti.
Pembekalan menjadi tahapan penting agar mahasiswa memahami tugas, tanggung jawab, etika bermasyarakat, serta program yang harus dilaksanakan selama berada di lokasi. KKN Unpatti sendiri merupakan bagian dari kurikulum pendidikan yang menghubungkan pengetahuan akademik mahasiswa dengan kondisi nyata di masyarakat.
KKN Dimulai 14 Oktober 2026
Berdasarkan jadwal resmi pengelola KKN Unpatti, mahasiswa akan mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari pendaftaran, pemberkasan, pemeriksaan kesehatan, pembekalan, hingga coaching clinic.
Setelah seluruh tahapan persiapan selesai, mahasiswa dijadwalkan mulai diturunkan ke lokasi pada 12–14 Oktober 2026, kemudian pelaksanaan KKN berlangsung selama satu bulan, yakni 14 Oktober hingga 14 November 2026.
Lokasi KKN mencakup desa, kelurahan, dusun serta lembaga atau instansi terkait sesuai dengan penempatan masing-masing mahasiswa.
Program ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan akademik, tetapi mampu menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pelayanan, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, peningkatan kapasitas serta pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah pemerintah daerah di Maluku juga telah mempersiapkan penerimaan mahasiswa KKN. Di Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, misalnya, lima desa telah menyatakan kesiapan menerima mahasiswa KKN Unpatti dan mendorong agar kehadiran mahasiswa dimanfaatkan untuk membantu penguatan administrasi serta pengembangan potensi desa.
Dengan pembekalan tersebut, 2.555 mahasiswa KKN Angkatan LIII diharapkan mampu membawa pengetahuan dari kampus untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa di Maluku.



































