Home / Berita

Kamis, 19 Juni 2025 - 18:47 WIB

Wagub Maluku Resmi Buka Rakor Pembangunan Pariwisata

AMBON-Rapat Koordinasi Pembangunan Pariwisata Provinsi Maluku Tahun 2025 dengan mengusung Sub Tema : “Penguatan Ekonomi Produktif dan Inklusif melalui Pariwisata berbasis Pangan Lokal,” resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath yang ditandai dengan pemukulan tifa, pada Kamis (19/6/2025) bertempat di Hotel Golden Palace Ambon.

Rakor ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Achmad Jais Ely, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota se-Maluku, GM PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Pattimura, Pimpinan Hotel Santika dan Swiss Bel Ambon, para narasumber, Pejabat Eselon III, IV dan Fungsional di lingkup Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Pelaku Ekonomi Kreatif, dan para peserta.

Dalam sambutannya Wagub menyampaikan bahwa melalui Rakor ini peserta yang ada bisa memberikan fundamental ekonomi yang kuat, dengan menciptakan produk potensial seperti pariwisata.

Baca Juga  Komisi I DPRD Kota Ambon Gelar Rapat Kerja Bahas Realisasi APBD 2025

Ia juga mengajak para peserta untuk bisa menghasilkan produk yang bermanfaat, meskipun kecil, tapi bisa merubah keadaan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Sebagai informasi dalam Laporan Pelaksanaan Kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, diketahui bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah percepatan pembangunan pariwisata melalui :
1. Penguatan destinasi unggulan berbasis budaya, bahari dan kuliner lokal, seperti Festival Pesona Meti Kei, Pesta Rakyat Banda, hingga branding “GEMPAR MALUKU” oleh PKK
2. Peningkatan SDM Pariwisata dan ekonomi kreatif, melalui pelatihan digitalisasi usaha dan pengembangan storytelling destinasi
3. Promosi pariwisata berbasis kolaborasi dengan diaspora dan media lokal
4. Kolaborasi lintas OPD dan Sektor, termasuk penguatan sinergid engan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Koperasi untuk ekosistem kuliner lokal.

Baca Juga  Prabowo Bakal Pangkas Jumlah BUMN 1.000 Jadi 200: Rasionalisasi Semua!

Lebih lanjut, Ely mengatakan Pariwisata sebagai sektor unggulan juga diharapkan memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui :
1. Retribusi jasa usaha wisata, perizinan event dan destinasi wisata daerah
2. Peningkatan transaksi wisatawan pada produk lokal : kuliner souvenir, jasa tour dan guide
3. Pembangunan kawasan wisata strategis dengan sistem ticketing dan kontribusi destinasi digital.

Dengan semangat “Sapta Cita Lawamena”, Ely mengajak peserta rakor untuk mewujudkan Maluku sebagai destinasi unggulan yang produktif dan berdaulat secara ekonomi.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkab Malteng Percepat Hilirisasi Kelapa dan Pala, Masyarakat Adat Nyatakan Dukungan

Berita

Wali Kota Ambon Tekankan Tiga Pilar Kepemimpinan Saat Buka PKJL AMGPM Dakota

Berita

Sekot Ambon Dorong Percepatan Penetapan Raja Definitif di 7 Negeri

Berita

Sekot Ambon: Nilai-Nilai Pancasila Harus Menjadi Ruh Pelayanan Aparatur Negara

Berita

Wali Kota Ambon Apresiasi Kehadiran Point Coffee Gedhe, Dorong Investasi dan Lapangan Kerja

Berita

Rp38 Miliar Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Maluku Disorot, DPRD Minta Data Segera Disinkronkan

Berita

Desy Hallauw: Damkar Hadir di Garis Depan, Warga Harus Dapat Rasa Aman

Berita

Noaf Rumauw Sentil Pelayanan BPJS: “Urus Nyawa Orang, Bukan Sekadar Administrasi”