FOKUS GM

Home / Berita

Selasa, 11 Maret 2025 - 09:17 WIB

SMA PGRI 1 Ambon Laksanakan Ujian Sekolah Dengan Jumlah Siswa 126 Siswa

Ambon-Ujian Sekolah Tingkat SMA tahun 2025 yang digelar SMA PGRI Ambon,diikuti oleh 126 siswa.

Demikian penjelasan Kepala Sekolah SMA PGRI Ambon, Laurens Makatipu, S.Pd., M.Pd,kepada media Ini diruang kerjanya, pada Senin (10/3/2025).

Dirinya menjelaskan, SMA PGRI 1 Ambon melaksanakan ujian sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 126 siswa, terdiri dari 71 laki-laki dan 55 perempuan. Untuk memastikan kenyamanan dan efektivitas ujian, siswa dibagi ke dalam tujuh ruang ujian, dengan lima ruang berisi 20 peserta dan dua ruang lainnya masing-masing 13 peserta.

Ujian ini berlangsung selama enam hari, dengan pengecualian hari Kamis dan Jumat karena mempertimbangkan waktu ibadah bagi siswa muslim. Oleh karena itu, jadwal ujian dilanjutkan pada hari Sabtu.

Baca Juga  Menyambut Bulan Suci Ramadhan Swiss-Belhotel Ambon Ada Berbagai Promo Spesial

Pelaksanaan ujian ini diawasi oleh 14 pengawas yang berasal dari sekolah lain, sesuai dengan program Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Ambon. Pengawasan silang murni ini bertujuan menjaga transparansi dan integritas ujian.

Kepala Sekolah SMA PGRI 1 Ambon menyatakan bahwa ujian merupakan bagian penting dalam proses pendidikan sebagai syarat kelulusan. Soal-soal ujian telah disiapkan berdasarkan kisi-kisi yang disusun bersama oleh MKKS, sementara pengembangannya dilakukan oleh masing-masing sekolah. Hingga hari pertama ujian, pelaksanaan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Pembukaan ujian,dilakukan secara serentak di seluruh Maluku oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku. Di SMA PGRI 1 Ambon, seluruh siswa hadir mengikuti ujian berbasis kertas dan pensil. Kepala sekolah berharap bahwa ke depan ujian dapat dilakukan secara digital agar lebih sesuai dengan perkembangan zaman.

Baca Juga  Pemda SBB Dan DPRD Tandatangani Nota Kepakatan KUA Dan PPA Tahun Anggaran 2024

Selain memastikan suksesnya penyelenggaraan ujian, pihaknya juga menargetkan hasil yang baik dari para siswa. Standar minimal kelulusan adalah 65, tetapi pihak sekolah berharap siswa bisa mencapai nilai lebih tinggi, yakni di atas 85, agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja dengan kompetensi yang baik.

Share :

Baca Juga

Berita

Musyawarah Adat Kabupaten Kepulauan Aru Serukan Perlindungan Alam dan Pelestarian Identitas Budaya

Berita

Sayangi Anak, Bangun Masa Depan: LPKA Ambon Perkuat Pendidikan dan Pembinaan Keagamaan Anak Binaan

Berita

Semarak HUT ke-451, Pemkot Ambon Gelar Kerja Bakti Massal dan Tanam Ribuan Gadihu di Area Publik

Berita

Hari Anak Nasional di LPKA Ambon, Wali Kota Bodewin: Setiap Anak Berhak Mendapat Kesempatan Kedua

Berita

Jambore Kader Posyandu Amalatu Perkuat Implementasi Pelayanan 6 SPM di Seram Bagian Barat

Berita

Mahasiswi Kedokteran Unpatti Raih Terbaik I Duta Bahasa Maluku 2026, Buktikan Prestasi dan Kepedulian Budaya Berjalan Beriringan

Berita

DPRD Maluku Hadiri Rapat Pansus DPR RI dan Tim Kerja DPD RI, Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan

Berita

Wakil Ketua DPRD Maluku Dorong Raperda Investasi Lahir dari Sinergi Semua Pihak