Home / Berita

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:55 WIB

Wali Kota Ambon Dorong Kolaborasi dengan Unpatti, Perkuat Pendidikan dan Siapkan Uji Emisi Kendaraan

AMBON, GlobalMalukuID – Pemerintah Kota Ambon terus memperkuat sinergi dengan dunia akademik dalam mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menginstruksikan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera menindaklanjuti kerja sama strategis dengan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura guna meningkatkan kualitas pendidikan serta mendukung program pengendalian pencemaran udara di Kota Ambon.

Instruksi tersebut disampaikan Wali Kota saat menerima audiensi pimpinan FST Unpatti di Balai Kota Ambon, Rabu (3/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bodewin menegaskan bahwa hasil audiensi tidak boleh berhenti pada tahap diskusi semata, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk kerja sama konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kita ingin kerja sama ini segera ditindaklanjuti melalui program yang nyata dan terukur. Perguruan tinggi memiliki kapasitas akademik yang sangat dibutuhkan dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah,” tegasnya.

Tingkatkan Kompetensi Guru dan Transformasi Pendidikan

Khusus di sektor pendidikan, Wali Kota meminta Dinas Pendidikan Kota Ambon segera menyusun langkah kolaboratif bersama FST Unpatti melalui perjanjian kerja sama yang berfokus pada peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan pengembangan sistem pembelajaran berbasis teknologi.

Baca Juga  Bupati SBB Perkuat Sinergi dengan Kemendagri, Penataan Batas Desa dan Tata Kelola Jadi Prioritas

Menurutnya, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru sebagai ujung tombak proses belajar mengajar. Guru yang profesional dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi akan melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, kritis, dan memiliki daya saing tinggi.

Ia juga menilai FST Unpatti memiliki sumber daya dan keunggulan akademik yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung transformasi pendidikan di Kota Ambon, terutama dalam penguatan literasi digital, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta pengembangan model pembelajaran berbasis sains yang lebih kontekstual.

“Dukungan dari perguruan tinggi sangat penting untuk memperkuat kapasitas guru sekaligus menghadirkan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Uji Emisi Jadi Langkah Strategis Kendalikan Pencemaran Udara

Selain sektor pendidikan, perhatian serius juga diberikan Pemerintah Kota Ambon terhadap isu lingkungan hidup. Salah satu program yang akan segera didorong adalah penerapan uji emisi kendaraan bermotor sebagai bagian dari upaya pengendalian pencemaran udara di kawasan perkotaan.

Untuk itu, Wali Kota menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon agar segera membangun kemitraan dengan FST Unpatti guna memperoleh dukungan ilmiah, data, dan asistensi teknis dalam pelaksanaan program tersebut.

Baca Juga  Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Serukan Persatuan, Terbuka Kritik dan ASN Jadi Solusi

“Saya menginstruksikan Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala DLHP untuk segera menindaklanjuti kolaborasi ini. Pendekatan ilmiah dan dukungan akademik sangat diperlukan dalam pengukuran kualitas udara, pemetaan tingkat pencemaran, hingga penyusunan kebijakan pengendalian yang tepat sasaran,” kata Bodewin.

Menurutnya, pelaksanaan uji emisi bukan hanya untuk mengetahui tingkat pencemaran yang dihasilkan kendaraan bermotor, tetapi juga menjadi dasar penyusunan kebijakan lingkungan yang lebih akurat dan berbasis data.

Bangun Kebijakan Berbasis Riset

Wali Kota berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dapat menjadi model pembangunan yang didukung oleh hasil penelitian dan kajian ilmiah. Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil akan lebih efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kolaborasi dengan perguruan tinggi harus memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu seluruh perangkat daerah terkait wajib segera membangun kemitraan dan menindaklanjuti hasil pertemuan ini dalam bentuk program kerja yang konkret,” tandasnya.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi pendidikan sekaligus memperkuat upaya pelestarian lingkungan di Kota Ambon melalui kebijakan yang berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan data yang akurat.

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua DPRD Maluku Minta Patahuwe-Lisabata Akhiri Konflik, Jangan Ada Lagi Aksi Balasan

Berita

Penyerahan STL GSY Jobel Paso dan Pondok Daud Tepa, Kemenag Maluku Tekankan Tertib Administrasi dan Persaudaraan

Berita

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Berita

16.498 Keluarga di Kepulauan Aru Terima Bantuan Beras, Pemerintah Pastikan Tepat Sasaran

Berita

Sambutan Hangat di Semarang, Gubernur Maluku Apresiasi Dedikasi LO Jateng Dampingi Kafilah MTQ

Berita

Energizing Maluku 2026: Maluku Mulai Menatap Masa Depan dengan SDM Unggul, Ekonomi Berkelanjutan dan Teknologi AI

Berita

PLN Energi Gas Siapkan Infrastruktur Gas di 11 Kabupaten/Kota Maluku, Serap hingga 1.000 Tenaga Kerja per Unit

Berita

Gubernur Lewerissa Suntik Semangat Kafilah Maluku Jelang MTQ Nasional XXXI di Semarang